
" menyerang secara terbuka yang Mulya?
apakah itu tindakan yang sangat konyol,yang akan merugikan pihak kita?"
" jangan khawatir,saya sudah memperhitungkannya masak masak."
" bagaimana dengan kekuatan kita yang Mulya?"
" Hem..apakah kamu ragu dengan kekuatan kita Kasim mung?
" benar yang Mulya kekuatan kita sepertinya belum mampu menghadapi kekuatan kerajaan."
" hahahahahah.."
tawa yang di sertai tenaga dalam,sehingga membuat dinding dinding bergetar dan Kasim mung dan tuan Ling harus menutup telinga mereka saat mendengar tawa junjungannya.
" apa kalian lupa,kalau prajurit yang ada di sekitar istana berpihak kepada kita?"
" tetapi yang Mulya pangeran.."
plak...sebuah tamparan langsung mendarat di pipi Kasim mung membuat pipinya memerah bekas telapak tangan pria bertopeng itu.
" sudah berapa kali saya katakan,jangan sebut saya pangeran karena akan menimbulkan kecurigaan yang akan merugikan penyamaran saya.."
" maaf yang Mulya.."
" siapa itu?"
sebuah suara terdengar dari luar pintu ruangan tempat mereka berkumpul,mereka segera membuka pintu dan orang yang telah menguping mereka telah kabur.
" cari siapa yang berani mendengar pembicaraan kita,misi kita bisa gagal andai pembicaraan kita sampai kepada kaisar."
__ADS_1
mereka pun segera mengejar orang itu,tetapi mereka kehilangan jejak karena orang itu telah mengulang entah kemana.
dia adalah cia tong lay,yang berhasil menyusup menjadi pengawal tuan Ling.
saat Kasim mung tergesa gesa mendatangi kediaman tuan Ling,cia tong lay segera mengikuti Kasim mung tanpa di ketahui.
saat dia mendengarkan pembicaraan Kasim mung dan tuan Ling seseorang yang memiliki ilmu meringankan tubuh yang sangat tinggi muncul di hadapan Kasim mung dan tuan Ling.
cia tong lay semakin penasaran dan dia sangat terkejut saat dia mendengar mereka akan mengadakan perlawanan terbuka.
yang lebih membuat dia sangat terkejut ternyata orang bertopeng itu adalah seorang pangeran.
dan tanpa sengaja dia mengeluarkan suara tertahan dan terdengar oleh pria bertopeng itu,sebelum mereka keluar cia tong lay telah pergi dan menghilang dengan ilmu meringankan tubuhnya diapun berkelebat membuat para penjaga hanya merasakan angin tanpa melihat tubuh cia tong lay.
kini cia tong lay sudah berada di ruang rahasia,dan bertemu dangan jendral jei yang sedang sendirian.
" bagaimana pendekar cia,apakah kamu mendapatkan informasi yang berharga?"
" benar jendral jei,sepertinya kaisar harus tau."
cia tong lay mengangguk dan meminta jendral jei memerintahkan seorang penjaganya untuk memanggil kaisar.
setengah jam kemudian,kaisar bersama tabib Lin masuk keruang rahasia.
" Hem..ada informasi apa pendekar cia?"
" salam paduka?maaf sudah membuat paduka harus datang kemari karena informasi ini menyangkut dengan pemberontakan yang akan di lakukan beberapa hari lagi."
mereka yang hadir di pertemuan itu sungguh terkejut dan tak menyangka mendengar informasi dari Cia tong lay kalau beberapa hari lagi mereka akan melakukan pemberontakan secara terang terangan.
" apakah informasi itu sungguh benar pendekar cia?"
__ADS_1
" itulah yang saya dengar paduka?
dan yang membuat saya sangat terkejut bahwa pemimpin mereka adalah seorang pangeran.
hampir saja kaisar Liu Li hok meloncat kaget mendengar kalau pemimpin pemberontakan itu adalah seorang pangeran.
membuat kaisar Liu Li hok sampai berdiri memandang cia tong lay dengan sangat tajam.
" apakah kamu tidak salah mendengar pendekar cia?"
" maaf paduka,begitulah saat saya mendengar Kasim mung tanpa sadar menyebut pangeran."
Hem..kaisar Liu Li hok menari nafas dalam dalam,berita ini sungguh membuatnya sangat terpukul.
karena dalang semua ini adalah seorang pangeran yang tak lain adalah keponakanya sendiri.
beberapa puluh tahun lalu,bagaimana dia menghukum mati kakak dan keponakanya yang telah memberontak dan ingin merebut tahta dari dirinya.
dan dia berhasil menangkap semua para pemberontak itu dan menghukum mati pemberontak yang tak lain adalah kakak kandungnya dan keponakanya.
akibat pemberontakan puluhan tahun yang lalu,ketiga putranya harus tewas saat masih kecil.
kaisar memandang mereka dengan tatapan kosong,berita ini sungguh membuat hatinya terluka.
ingin rasanya dia berteriak melepaskan rasa sesak yang ada di dalam dadanya.
" jendral jei,kerajaan sedang genting sebaiknya lepaskan jendral sein dan jendral lainya."
" siap paduka,titah paduka akan saya laksanakan."
jendral jei yang selama ini terkurung di ruang rahasia,kini dia harus keluar demi menjaga keamanan istana.
__ADS_1
jendral jei lalu memerintahkan pengawal setianya untuk membebaskan para jendral yang di tuduh berhianat.
setelah para jendral bebas,mereka segera berkumpul di ruang rahasia dimana kaisar dan cia tong lay serta tabib Lin menunggu mereka.