
Parode jetto memandang jendral Sein dengan tatapan dingin.
" Siapa kamu sehingga sangat berani mengacau istana?"
" Mana pendekar pulau es?"
Parode jotte bukan menjawab,malah berbalik bertanya pada jendral Sein.
membuat jendral Sein Ji sangat kesal.
dan memerintahkan prajuritnya untuk melepaskan anak panah.
" Lepaskan anak panah..!"
kembali ratusan anak panah di lepaskan dan langsung meluncur ke Parodde jotte.
Tetapi kembali para prajurit sangat terheran bahkan jendral sein juga sangat terkejut melihat anak panah itu tidak dapat mendekati Parode Jotte karena anak panah itu runtuh sendirinya saat sudah dua jengkal dari tubuh Parode jotte.
" Hem.."
sepertinya kalian semua ingin mati,baiklah saya akan mengabulkan permintaan kalian.
Ratusan anak panah yang jatuh ketanah tiba tiba melayang keudara dengan sendirinya.
dan langsung melesat kearah para prajurit
Ratusan anak panah itu langsung menembus tubuh para prajurit yang tidak dapat menghindari anak anak panah itu karena kecepatan anak panah itu sungguh sangat luar biasa.
Ratusan prajurit yang terkena anak panah mereka sendiri membuat jendral Sein Ji sangat tidak percaya apa yang dia saksikan ratusan anak panah itu menembus tubuh para prajuritnya.
Mahkluk apakah yang berada di hadapanya?
mungkin gurunya sendiri tidak mampu melakukan apa yang di lakukan manusia yang ada di hadapannya batin jendral Sein ji.
Sendral Sein Ji begitu terkesima melihat pemandangan yang sangat aneh dan baru pertama kali ini di lihatnya.
__ADS_1
Jendral Sein Ji yang sedang terkesima dengan kejadian yang sangat luar biasa dan tak menyadari kalau sebuah anak panah meluncur dengan kecepatan yang sangat luar biasa.
Hanya tinggal hitungan detik anak panah akan menembus jantung jendral sein.
tetapi saat anak panah tingga sejengkal alagi menembus jantung jendral Sein ji.
Anak panah itu runtuh ketanah sebelum menyentuh tubuh jendral Sein ji.
Jendral Sein ji tersadar dan sangat terkejut karena baru saja lolos dari maut yang mungkin akan merenggut nyawanya.
" Jendral sein apakah kamu baik baik saja?"
cia tong lay yang baru saja datang dan melihat anak panah yang meluncur dengan kecepatan yang sangat tinggi ketubuh jendral sein ji .
Cia tong lay yang melihat kejadian itu segera meruntuhkan anak panah itu dengan es ciptaanya.
sehingga nyawa jendral sein ji selamat dari maut.
" Terima kasih pendekar cia,kamu telah menyelamatkan nyawa saya."
mengapa dia mengacau di istana dan mencari saya?"
Cia tong lay mendengar keributan di luar istana pada saat dia sedang berbincang bincang dengan tabib Lin.
dan dia sangat terkejut saat seseorang sedang mencari dirinya.
Cia tong lay pun meminta ijin pada tabib Lin Dan langsung keluar istana mencari tau apa yang telah terjadi.
Saat dia telah sampai di luar istana,Dia sangat terkejut karena ratusan anak panah meluncur dengan sangat cepat dan menembus tubuh para prajurit.
Cia tong lay tidak dapat menghentikan ratusan anak panah itu karena kejadiannya sangat terlalu cepat.
Saat salah satu anak panah meluncur ketubuh jendral sein ji yang tidak berada jauh di depanya,cia tong lay berhasil meruntuhkan anak panah itu.
Melihat anak panah yang berhasil di runtuhkan oleh seorang anak muda yang berambut putih,parode jotte memandang cia tong lay seperti ingin menelan cia tong lay hidup hidup.
__ADS_1
" apakah kamu pendekar pulau es?
sepertinya parode jotte kurang yakin dari nada bicaranya."
" Ada apa tuan mencari saya?
dan mengapa tuan mengacau di sini?"
" Hem..ternyata kamulah yang telah membunuh muridku.*
" siapakah murid tuan?
cia tong lay penasaran karena di tuduh telah membunuh muridnya."
" terimalah ini.."Parode jotte langsung menyerang cia tong lay dengan cara yang sangat aneh.
Parode jottepun duduk bersila.
mulutnya komat Kamit membaca mantra sihir.
Cia tong lay sendiri hampir tidak percaya,karena para prajurit yang telah tewas akibat tubuhnya tertembus oleh anak panah tiba tiba bangun dan menyerang dirinya.
Apa yang telah terjadi?Cia tong lay sampai kebingungan sendiri.
puluhan prajurit menyerang cia tong lay yang seperti mayat hidup menyerangnya dengan membabi buta.
Walaupun cia tong lay berhasil memukul para prajurit itu,tetapi mereka seakan tidak merasakan sakit sama sekali.
mereka kembali bangkit da menyerang cia tong lay.
Jendral sein ji dan prajurit yang masih hidup menyaksikan kejadian ini juga sangat terkejut.
karena seumur hidup mereka baru kali ini menyaksikan kejadian yang sangat aneh seperti yang mereka saksikan.
Sungguh membuat mereka tak percaya,bahkan banyak mereka harus mengucek kedua matanya untuk memastikan apa yang mereka lihat adalah ilusi atau nyata.
__ADS_1