Pendekar Pulau Es 1

Pendekar Pulau Es 1
MENINGGALKAN PERTEMPURAN


__ADS_3

Kini Cia tong lay dan Muan Yo bertukar serangan hingga puluh jurus.muan Yo sangat puas karena menemukan lawan yang seimbang sudah lama dia sejak muncul di dunia persilatan tak satupun pendekar yang di hadapinya.


" Ternyata kamu boleh juga,terimalah ini.."


Muan Yo dengan lincah berputar putar yang membuat cia tong lay semakin waspada dengan jurus yang sangat aneh yang di gunakan oleh lawannya.


Cia tong lay pun lalu mengimbangi kecepatan Muan *** sehingga pertarungan semakin menarik,benturan benturan tenaga dalam membuat kerusakan di sekitar pertarungan.


tanah mulai berterbangan dan bergetar.


Des..Des...


Kedua pendekar yang beda aliran itu harus kembali mundur beberapa langkah.


Muan Yo sangat terkejut,dadanya begitu sesak dan panas dingin.


ilmu apa yang di gunakan orang ini pikirnya.


Sementara Cia tong lay tak jauh beda,dadanya juga terasa sesak,andai saja didalam tubuhnya tidak ada khasiat bunga mawar hijau dan mustika batu merah mungkin saat ini dia sudah terluka akibat pukulan dari lawannya.


Saat mereka ingin bertarung kembali suara mengelegar terdengar dari langit membuat keduanya sangat terkejut.


lalu hujan turun sangat lebat membuat kedua pendekar ini basah kuyup.


" Hem..sepertinya kamu sangat beruntung,suatu hari kita akan bertemu lagi."


setelah berkata begitu Muan Yo pergi meninggalkan cia tong lay yang tidak sempat menghentikan lawanya.


" Tunggu.."tetapi bayangan Muan Yo telah hilang di lebatnya hujan yang mengguyur tempat itu.


Akhirnya Cia tong lay pun kembali keruang kaisar dan melaporkan kalau dia belum menemukan bukti apa apa.


cia tong lay tidak menceritakan kalau dia bertemu dengan seorang pendekar yang kepandaiannya sangat lihay.


Sementara Muan Yo,yang sangat penasaran karena dadanya yang masih sangat terasa sesak akibat benturan tenaga dalam dengan pemuda misterius itu.


Hem..apakah dia pendekar dari pulau es yang terkenal itu?


sepertinya dari postur tubuhnya Muan Yo tidak yakin.


Karena yang dia mendengar pendekar dari pulau es wajahnya sangat tampan dan umurnya juga sangat muda.

__ADS_1


tetapi lawanya tadi tidak sedikitpun menunjukan wajah tampan,tetapi bisa di bilang wajahnya sangat buruk rupa dengan sebuah tahi lalat yang sangat besar di wajahnya.


Sepertinya aku harus menyembuhkan rasa sesak di dalam dadaku ini,Muan Yo lalu bersemedi di kamarnya setengah jam kemudian dirinya kembali segar kembali.


Saat dia membuka matanya Kokok ayam jantan telah berbunyi,dan keadaan yang sepi kini telah kembali berisik karena orang orang telah bangun dan melakukan aktifitas di pagi hari.


Lalu dia meletakan tubuhnya di tempat tidur dan akhirnya dia tertidur.


suara ketukan yang sangat kuat membuat Muan Yo terbangun,matanya terbuka dan dia sangat mengenal suara yang di kenalnya selama ini.


" Taun Muan.."


Fengan malas dia membukakan pintu kamarnya,tampak seorang wajah yang seperti wanita dengan riasan yang sangat mencolok.


" Hem..apa yang kamu lakukan tuan Muan,apakah pekerjaanmu untuk membunuh jendral jei telah selesai?"


wajah Kasim mung memerah,karena pendekar bayaranya hanya tidur di kamarnya.


" Sabar Kasim mung.


sepertinya pekerjaan saya terhambat sedikit."


" Apa terhambat,jangan mencari alasan tuan muan.jangan membuat posisiku menjadi sangat sulit."


" Maaf Kasim mung,sepertinya jendral jei di lindungi oleh orang berilmu tinggi.


tadi malam saya sempat bertarung dengan pendekar itu,tetapi karena hujan yang sangat lebat membuat saya memutuskan untuk meninggalkan pendekar itu dan kembali ke penginapan."


" Apa jadi kamu lari seperti pengecut?


hahahahahah ternyata murid dari adik seperguruan ku menjadi pengecut."


Ucapan yang sangat menyakitkan dari mulut Kasim mung,membuat tubuh Muan Yo bergetar menahan amarah.


tetapi Muan Yo hanya bisa menahan amarah yang terasa sesak di dadanya.


Kasim mung adalah kakak seperguruan dari gurunya.


Kasim mung dan gurunya liang Kun adalah murid seorang pertapa yang sangat sakti.


Setelah guru mereka meninggal Kasim mung mempelajari sebuah kitab yang berisikan ilmu yang sangat langka,liang Kun sudah melarang Kasim mung untuk mempelajari kitab itu tetapi Kasim mung tidak menghiraukan larangan adik seperguruanya.

__ADS_1


Akibatnya membuat sifat Kasim mung berubah menjadi wanita.


walau tubuhnya tidak berubah seperti wanita tetapi (maaf)alat kejantanan Kasim mung tidak berfungsi lagi.


membuat Kasim mung menyesal telah mempelajari kitab itu.


Tetapi walau pun Kasim mung tidak selesai mempelajari kitab itu,ilmu Kasim mung sungguh sangat sakti.


bahkan adik seperguruanya liang Kun tertinggal sangat jauh dalam hal tenaga dalam.


Walaupun ilmu mereka sangat tinggi,tetapi mereka lebih senang berada di gunung jauh dari keramaian.hingga beberapa tahun silam saat Kasim mung pergi ke sebuah desa untuk membeli beberapa bumbu bumbu masakan dia mendengar kalau istana sedang menerima beberapa Kasim.


Akhirnya Mung Xin peng yang sudah mulai bosan menemani adik seperguruanya pun pergi meniggalkan liang Kun sendiri di gunung.


Mung Xin peng pun di terima oleh pihak kerajaan dan menjadi Kasim setelah alat kejantanannya di kebiri.


hanya butuh beberapa tahun mung xi peng menjadi Kasim biasa dan akhirnya dia di angkat menjadi Kasim kepala karena memiliki ilmu silat dan mampu melindungi keluarga kerajaan.


Setelah menjadi Kasim kepala kini Kasim mung di angkat menjadi penasehat kaisar karena kepintarannya mencari muka di hadapan kaisar dan permaisuri.


Dan pertemanannya dengan tuan Ling bo membuat Kasim mung menjadi besar kepala dan ingin merebut tahta dari kaisar Liu Li hok.


Apa lagi mereka di dukung oleh seorang keluarga kaisar yang ilmunya di bilang jauh mengalahkan Kasim mung dan mereka akhirnya tunduk di bawah keluarga kaisar itu yang juga ingin merebut tahta dari kaisar Liu Li hok.


merekapun bekerja sama dan memfitnah para jendral kerajaan yang menjadi pilar kerajaan di bawah pimpinan kaiasr Liu Li hok.


" Hem..andai kamu bukan murid adik seperguruanku,mungkin kepalamu sudah remuk saya buat."


" maaf Kasim mung,saya akan berusaha untuk membunuh jendral jei."


Walaupun Kasim mung adalah kakak seperguruan dari gurunya tetapi Kasim mung melarang wuan Yo untuk memanggil Kasim mung dengan sebutan uwak guru.


karena untuk menutupi indetitas mereka.


" Baiklah saya berikan waktu malam nanti,bila gagal sebaiknya kamu pergi dan jangan nampak lagi di kota raja."


" Terima kasih Kasim mung,saya akan berusaha dan lebih baik saya mati dari pada gagal dalam menjalankan tugas saya."


Andai saja tidak hujan tadi malam,mungkin saya telah membunuh pendekar misterius itu.


karena sejak kecil wuan Yo sangat takut dengan hujan dan suara petir.

__ADS_1


itulah yang membuat dia harus meninggalkan pendekar misterius itu.


Kasim mung pun pergi meninggalkan wuan Yo dengan wajah yang tidak enak di pandang.


__ADS_2