
Sin liong dengan perasaan khawatir mengejar yg menculik muridnya.
sungguh perbuatan yg sangat pengecut,menculik muridnya yg sedang keaadaan terluka.
dengan kecepatan yg sulit di ukur tingkatannya,sin liong mengejar sampai kepulau neraka.
Hem..
dimanakah pulau neraka itu?pulau yg terpencil yg susah di cari keberadaanya.
untuk minta bantuan naga langit.apakah saya harus minta bantuan dari naga langit?
tidak..
sudah terlalu banyak dia meminta bantuan dari naga langit.saat hatinya sedang bimbang dia mendengar orang yg sedang bernyanyi atau pun bersajak.
*janganlah engkau menjadi murka.
karena Tuhan adalah sang pencipta.
bukankah kita diciptakan dari seonggok tanah.
dan akan kembali kedalam tanah.
kesaktian,keangkuhan hanyalah menjadi awal dari kehancuran.
siapa bilang orang lemah akan tertindas.justru orang kuatlah yang akan tertindas.
__ADS_1
buat apa kesaktian hanya untuk membunuh sesama makluk hidup.
cukup Tuhanlah sang pencipta yg menghukum umatnya yg bersalah*
sin liong mengerutkan dahinya,siapakah orang yang membuat syair yg begitu menyentuh perasaanya.suaranya bagaikan dari empat penjuru angin.
sin liong mencari asal dari suara itu.
sungguh membuatnya penasaran
jelas syair yang penuh makna itu di tujukan kepada dirinya.sin liong berusaha mencari orang itu,sungguh membuatnya menjadi terpana saat melihat kakek yg sangat tua sekali dengan rambut panjang yg sudah memutih di biarkan tergerai.
wajahnya yg membuat sin liong sangat kaget wajah itu.wajah yg sangat tidak asing baginya tetapi sin liong tidak mengenaliny sama sekali.
kakek misterius itu adalah Lung kian atau dewa segala ilmu di dalam dunia persilatan lung kian telah pengsiun dan sekarang telah menjadi seorang pertapa.
tetapi akibat pertarungan mereka membuat keduanya terluka dan mengakibatkan anak yang di perebutkan tewas kerena terkena pukulan hio pek ji yang salah sasaran.
sejak itu hio pek ji merasa bersalah dan tidak lagi mengangkat murid sampai ajal menjemputnya.
begitu juga lung kian,dia juga bersumpah tidak akan menjadi seorang murid,lalu dia mengasingkan diri di sebuah pulau tanpa nama hingga akhirnya dia mendengar manusia iblis dan keluar dari pulau itu untuk mencari manusia iblis.
tetapi saat dia menemukan manusia iblis yang lagi bertarung Lung kian sungguh sangat menyayangkan sin liong membunuh manusia iblis dengan sangat mengerikan.
sungguh membuat jantung sin liong menjadi berdebar debar.
siapakah kakek ini?apa hubungannya dengan kakek yg di temui di pulau es beberapa tahun lalu?
__ADS_1
akibat kemunculan manusia iblis,yg meresahkan dunia persilatan.banyak Datuk Datuk yg telah pensiun dan memilih mengasingkan diri keluar dari sarangnya.
" maaf locianpwe,apakah maksud sajak yg locianpwe buat tadi.
lung kiang,memandang sin liong dengan wajah dingin.
" Hem..seandainya saya mempunyai ilmu,seperti tuan mungkin saya akan lebih senang mengampuni lawan yg sudah menyerah.
" apa maksud locianpwe?
kenapa berkata demikian?
bukankah yg saya bunuh,para golongan sesat yg sudah banyak membunuh dan merugikan orang banyak."
kakek lung tian,tidak menjawab.di pergi begitu saja dan hanya meninggalkan angin dan harum kayu Cendana.
suatu saat kita akan berjumpa lagi pendekar.
sin liong hanya bisa diam membisu,dia hanya bisa merenung apa yg telah dia lakukan salah.
sudahlah,dia melanjutkan perjalananya ke pulau neraka untuk menyelamatkan muridnya cia tong lay.
akhirnya dengan kesabaranya,sin liong telah sampai di pulau neraka.
pulau yg sangat mengerikan,dengan jurang yg sangat terjal membuat sin liong yg dulu pernah terjatuh di jurang tanpa dasar bergidik.
sin liong sangat berhati hati,karena pulau neraka terkenal banyak jebakan yg sangat berbahaya.diapun menyisiri pulau neraka dengan sangat hati hati.
__ADS_1
sambil memikirkan apa yg di ucapkan oleh orang tua tadi.