
walaupun cia tong lay tidak memakai tenaga dalam tetapi pukulanya telak mengenai ulu hati dari pimpinan perampok itu sehingga pimpinan perampok itu terhuyung mundur beberapa langkah sambil memegang perutnya yg sangat mulas.
" dasar anak kurang ajar, matilah kau."
wanita itu kembali menyerang, tetapi sebelum dia bergerak menyerang
tiba tiba beberapa tamparan menghantam pipinya, yg membuatnya terhuyung beberapa langkah kebelakang.
bibirnya mengeluarkan darah, dan beberapa giginya tanggal.
dia memandang cia tong lay yg masih berdiri di tempatnya.
" kau..siapa kau sebenarnya, apakah kau siluman?"
cia tong lay hanya tersenyum.dia menggunakan jurus 9 langkah ajaib untuk menampar pimpinan perampok itu.
" pergilah sebelum aku merubah pikiranku, dan memusnahkan kalian semua."
dengan senyum masih melekat di bibirnya.
" tunggulah pembalasanku anak muda."
wanita itu lalu bersiul, memberi tanda agar anak buahnya segera mundur.
para anggota perampok yg sudah akan mendapat kemenangan, merasa kecewa.
tetapi tanda atau kode itu adalah sebuah perintah untuk mereka segera mundur.
__ADS_1
para perampok itupun segera meninggalkan desa itu dan menghilang di kejauhan.
akibat serangan dari para perampok itu, banyak korban yg yg terluka bahkan beberapa orang di nyatakan tewas karena nyawanya tidak tertolong lagi.
para penduduk pun segera menolong rekan rekanya yg terluka,dan mengumpulkan mayat mayat untuk segera di kuburkan.
koe lan sesepuh desa itu, segera menghentikan cia tong lay, yg hendak melangkah pergi meninggalkan desa itu.
" tunggu tuan pendekar."
cia tong lay menghentikan langkahnya, dan menoleh ke arah koe lan.
" ada apa tuan?"
" maaf tuan pendekar, saya mewakili para penduduk, ingin mengucapkan terima kasih karena telah menolong kami."
" tunggu.."
koe lan segera menghalangi cia tong lay untuk pergi.
" kenapa tuan menghalangi langkahku?"
" maaf tuan pendekar, saya hanya ingin tuan pendekar untuk sementara tinggal di desa kami karena kami khawatir para perampok itu akan datang kembali."
cia tong lay mengerutkan dahinya.
" bukankah tuan sendiri yg mengatakan, saya harus secepatnya untuk segera meninggalkan desa ini?"
__ADS_1
mendengar perkataan pemuda koe lan, hanya bisa terdiam wajahnya juga memerah menahan malu.
dia tidak mampu berkata apa apa lagi, karena dia sempat hampir mengusir cia tong lay
koe lan pun menjatuhkan diri di hadapan cia tong lay.
" maafkan saya tuan pendekar, saya tidak bermaksud untuk.."
" sudahlah tuan, berdirilah."
koe lan pun berdiri, dia memohon sekali lagi kepada cia tong lay, untuk sementara tinggal di desa ini karena melihat kondisi para penduduk yg banyak terluka dia khawatir para perampok itu datang kembali ke desa ini.
cia tong lay pun menyanggupi, untuk sementara tinggal di desa ini dia pun membantu para penduduk yg terluka dengan ilmu pengobatan yg dia pelajari dari pulau es.
sementara sin liong yg mengamati dari jauh, di balik pepohonan tersenyum puas akhirnya muridnya mempunyai jiwa pendekar yg sangat budiman dia pun berniat kembali ke pulau es untuk menyempurnakan ilmu ciptaanya.
karena suatu hari dia akan kembali ke dunia persilatan untuk membantu kaum yang lemah.
sin liong dengan kesaktianya.
segera menghilang dari tempat itu dan menuju ke pulau es.
cia tong lay pun sangat di hargai di desa itu, karena cia tong lay telah di anggap sebagai pahlawan.
cia tong lay menjadi perbincangan di desa itu apa lagi gadis gadis desa, yg sangat mengagumi ketampanan wajah cia tong lay.
banyak para orang tua, yg ingin menjodohkan anak gadisnya untuk di peristri cia tong lay. tetapi cia tong lay dengan halus menolaknya.
__ADS_1