
Entah siapa yg mulai menyerang,kini wue yin di serang oleh dua prajurid itu.
dengan mudah kedua prajurid itu di lumpuhkan wue yin.
tapi keberuntungan tidak berpihak kepada wue yin.
salah seorng prajurit, membunyikan kode bahaya sehingga para prajurid berdatangan kearah lokasi suara itu.
kini wue yin di kepung oleh ratusan prajurid istana sehingga wue yin mulai kebingungan.
para prajurid yg tanpa memberi pertanyaan permasalahan yg terjadi, langsung menyerang wue yin dengan senjata.
wue yin yg masih dalam kebingunan, tidak mau mati konyol. dia paun terpaksa melawan dengan sekuat tenaganya.
ciat.. ciat..
selendang yg bagaikan ular itu, meliuk liuk di antara para prajurid dan membuat para prajurid yg menyerang wue yin kebingungan.
dan senjata mereka berhasil di rampas oleh seledang wue yin.
hantaman demi hantaman, yg di alami prajurid mereka terlempar dan menahan sakit ketika selendang gadis itu menghantam tubuh mereka.
sudah puluhan prajurid yg terluka,
" hentikan..!!!"
suara yg di sertai tenaga dalam yg sangat tinggi,membuat para prajurid yg mengepung wue yin segera menghentikan serangan mereka.
suara itu sangat mereka kenal, suara jendral sin ji, yg sangat mereka segani.
para prajurid itupun segera memberi jalan kepada jendral sinji.
" ada apa ini, tanya jendral sinji kepada salah satu prajuridnya."
" maaf jendral, ada pengacau yg berusaha masuk ke istana."
sambil menunjuk seorang gadis yg masih siaga memasang kuda kudanya.
jendral sin ji pun menoleh kearah wue yin, yg membuat wue yin bergetar akan wibawa seorang jendral sin ji.
" berani sekali kamu nona mengacau istana, apakah dirimu sudah tidak waras."
bentak jendral sin ji, karena merasa geram banyak anggotanya terluka.
" maaf tuan saya hanya membela diri."
__ADS_1
mendengar wue yin penjelasan wue yin, jendral sin ji menaikan alisnya kepada para prajuridnya, yg membuat para prajuridnya menunduk tidak berani melihat wajah jendral yg terkenal sngat tegas.
" hem..mau apakah kamu nona sehingga kamu membuat keributan di istana?"
kali ini suara jendral sin ji, tidak sekasar tadi.
" maaf tuan, saya adalah wue yin dari gunung thai san, dan saya hanya menjalankan perintah dari nenek saya. untuk mengantarkan obat buat kaisar."
" obat??"
" ia tuan."
" baiklah."
jendral sin ji pun, memanggil salah satu prajuridnya, untuk mengantarkan gadis itu ke kamar tamu.
dan dia memanggil para penjaga yg piket hari ini, untuk meminta keterangan siapa gadis itu.
serta memerintahkan kepada beberapa orang prajuridnya, untuk mengawasi gerak gerik gadis itu.
wue yin pun, merasa berterima kasih atas kebijakan sang jedral,yg telah menerimanya di istana.
wue yin pun membersihkan tubuhnya, dan mengganti pakaianya yg sudah lusuh.
sehingga prajurid yg mengawasi wue yin menelan ludah, dan mereka lupa kalau gadis ini yg telah banyak melukai teman temanya di depan gerbang istana tadi.
setelah itu wue yin meminta ijin kepada seorang parjurid untuk, bertemu kepada jendral sin ji untuk mempertemukannya dengan kaisar.
parajuridpun melaporkan kepada jendral sin ji yg membuat jendral sin ji, langsung mengawal wue yin kepada paduka liu li hok.
wue yin pun menyerahkan sebuah bungkusan kepada tabib istana, yg sedang pusing bagaimana menyembuhkan kaisar liu li hok.
saat membuka bungkusan dari wue yin, tabib itu sangat terkejut.
" bunga dewa naga..."
tabib itu memandang wue yin seakan tidak percaya.
" bahkan jendra sin ji pun terkejut saat tabib istana mengatakan bunga dewa naga.
karena dia pernah mendengar dari gurunya kalau bunga dewa naga dapat menyembuhkan segala penyakit di dunia ini.
" nona dari manakah kamu mendapat bunga dewa naga ini?tanya tabib istana."
" maaf tuan, saya tidak tau saya hanya di perintahkan nenek saya untuk memberikan obat ini kepada kaisar."
__ADS_1
" siapakah nenek nona?
" nenek saya adalah xie tea tuan.
tabib itu berusaha mengingat nama xie tea, tetapi dia belum pernah mendengar nama itu.
dia hanya merasa heran, bunga dewa naga " langka di jumpai.
karena bunga ini, hanya seratus tahun sekali berbunga.
tabib itu pun segera merebus bunga itu, dan meminumkan kepada kaisar.
sungguh bunga dewa naga sangat ajaib, wajah kaisar yg sudah sangat pucat.
perlahan wajahnya mulai memerah, dan akhirnya wajah kaisar seperti semula.
selama sakit kaisar, yg tidak mampu berbicara.
kini perlahan bibirnya bergerak.
" tabib, tolong bantu saya untu duduk."
" baik kaisar."
tabib itu pun, membantu kaisar untuk duduk.
" nona saya sangat berterima kasih kepadamu, karena telah memberika obat yg sangat berharga ini."
wue yin hanya tersenyum dan memberi hormat kepada kaisar.
dengan cepat kabar kalau kaisar liu li hok, telah sembuh dari penyakitnya.
para penduduk dan pendekar yg mendengar kabar kaisar telah sampai sembuh dari penyakitnya, sangat bergembira. karena selama pemerintahan kaisar liu li hok, berkuasa.
pemerintahan menjadi stabil baik itu dari kesehjahteraan masyarakat di kekaisaran han.
bahkan sin liong yg baru saja sampai di kota raja, sudah mendengar kaisar liu li hok telah sembuh dari penyakitnya.
hem..
baguslah, ternyata kaisar telah sembuh.
sin liong tersenyum di lalu mencari restoran untuk mengisi perutnya yg belum di isi sejak kemarin sungguh keadaan kota raja sekarang sudah sangat berkembang sangat maju batinya.
ternyata kaisar telah berhasil membangun kekaisaran han menjadi seperti ini.
__ADS_1