Pendekar Pulau Es 1

Pendekar Pulau Es 1
ZAO MENDAPATKAN KEMBALI INGATANYA


__ADS_3

dengan kecepatan yg sangat luar biasa sin liong meninggalkan gunung kembar.


sin liong pun singgah ke kota suciang,tetapi dia sangat terkejut ketika para penduduk kota suciang berkumpul di tempat Zao di pasung.


Hem..


ada apa ini,sin liong yg penasaran mendekati kerumunan warga.


yg ternyata sedang mengerumuni Zao yg sedang terkapar tidak sadarkan diri.


" tuan apa yg telah terjadi,mengapa para penduduk ramai sekali?"


sin liong bertanya pada salah satu penduduk yg ada di situ.


" tuan Zao baru saja menjerit jerit,setelah itu dia tak sadarkan diri."


" tak sadarkan diri,apa yg telah terjadi dengan tuan Zao?"


" entahlah tuan mungkin telah terjadi dengan tuan Zao."


tak beberapa lama kemudian,tangan dari Zao mulai bergerak lalu dia membuka matanya.


dirinya sungguh terkejut saat melihat dia terbaring di tanah dan di ke rumuni banyak orang.


" apa yg terjadi padaku,dan dimanakah aku sekarang?"


" tuan Zao.."


Zao menoleh pada seseorang yg memanggil namanya.dia sangat mengenali orang itu dia adalah tuan Han zie yg memberikan sebuah rumah pada dia dan teman temanya.

__ADS_1


tuan Han zie lah yg selama ini,menjaga tuan Zao saat dia kehilangan kesadaran selama ini.


" tuan Han,apa yg terjadi mengapa orang begitu ramai di sini?"


" tuan Zao,panjang ceritanya sebaiknya tuan Zao beristirahat."


lalu Han zie membubarkan para penduduk,saat dia membubarkan para penduduk dia menemukan sin liong yg sedang berdiri di belakang para penduduk.


" tuan..


sedang apa tuan disini?


tuan silahkan mendekat tuan Zao sudah sadar.


sin liong mengerutkan dahinya,dia sedang berpikir apa yg terjadi dengan Zao,sehingga selama sepuluh tahun dia kehilangan ingatan kini Zao telah kembali dari ingatanya.


" Zao sudah sadar?


sin liong pun mendekati Zao yg masih kebingungan,kini di situ tinggal mereka bertiga karena para penduduk sudah membubarkan diri untuk melakukan kegiatan masing masing.


Han zie lalu mengajak mereka untuk kerumahnya.


Zao terpaksa di bantu oleh sin liong berjalan karena kakinya merasa sakit akibat selama ini


kakinya di pasung untuk menghindari kalau Zao tiba tiba mengamuk.


Zao yg merasa sangat asing dengan sin liong hanya bisa bertanya di dalam hati siapakah orang ini,Zao hanya diam seribu bahasa karena dia tak menyadari kalau dirinya selama sepuluh tahun kehilangan ingatan.


Zao hanya mengingat,bagaimana teman teman seperguruanya mati dengan sangat mengenaskan saat mencari bunga mawar hijau di gunung kembar.

__ADS_1


Zao berhasil menyelamatkan diri dari monster yg sangat menyeramkan yaitu prachande penunggu gunung kemabar.


tetapi dirinya menjadi hilang ingatan akibat pengaruh ilmu sihir yg di lepaskan prachande.


saat sin liong berhasil mengalahkan prachande,ilmu sihir yg mempengaruhi Zao pun ikut hilang sehingga Zao Lin telah mendapatkan kembali ingatanya.


dalam perjalanan Zao bertanya pada Han zie


" tuan Han zie,apa yg telah terjadi pada diriku?


kenapa tubuhku begitu kotor?


Han zie tak sanggup untuk memberitahukan apa yg telah terjadi,karena dia tega kepada Zao yg sebelum dia hilang ingatan begitu sangat baik pada keluarganya dan penduduk kota suciang.


tetapi Zao harus tau pikirnya,akhirnya dengan wajah yg sedih dia menceritakan apa yg terjadi pada dirinya selama ini.


Zao sangat terkejut mendengar apa yg telah terjadi pada dirinya selama sepuluh tahun.


dan dia tak bisa membayangkan bagaimana kondisinya pada saat itu.


Zao pun tertunduk sedih dia sangat malu pada Han zie dan penduduk kota,karena sudah sepuluh tahun dia kehilangan ingatan.


" tuan Han zie,saya sangat berterima kasih pada tuan dan para penduduk kota suciang yg telah merawat saya selama 10 tahun saat saya kehilangan ingatan."


Zao pun berjanji,akan membalas Budi kepada para penduduk kota suciang.


biarlah Zao yg dahulu telah mati,dan Takan kembali lagi ke perguruannya.


Zao sekarang hanya berniat mengabdikan diri pada kota suciang sampai akhir hidupnya.

__ADS_1


sin liong yg hanya bisa dim saja,kini tersenyum pada Zao.


__ADS_2