
Melihat sin liong tiba tiba berubah dan wajah yang murung membuat Thio bi lan menjadi tidak enak hati.
" Tuan mengapa kamu bersedih,apakah ada ucapan saya yg menyinggung perasaan tuan".
Sin liong menatap Thio Bu LAN,dia berusaha menutupi perasaannya walau senyuman yang menghiasi bibirnya tampak terpaksa
" Apakah nona ingin ke kota raja?"
" Begitulah tuan,saya ingin menyaksikan momen yg langka ini tuan,karena baru pertama kali kaisar Liu Li hok mengadakan sayembara seperti ini tuan."
" Saya usahakan saya akan hadir di sana."
" Benarkah itu tuan?"
Sin liong tersenyum membuat kembali wajah Thio bi lan,memerah
selama di tinggal mati oleh suaminya Thio bi lan kehilangan kasih sayang seorang laki laki dalam hidupnya.
Tetapi saat pertama kali berjumpa dengan Sin liong,hati yg selama ini merana kembali berbunga bunga.
Thio bi lan sendiri tak tau mengapa,apakah ini yg namanya cinta batin dirinya.
Begitu juga Sin liong,sejak kematian bi Hua orang yg di cintanya tetapi tak pernah dia ungkapkan dirinya selalu menutup untuk wanita.
selama 17 tahun dia meninggalkan dunia persilatan dan membesarkan Cia tong lay di pulau es tak sedikitpun dia memikirkan seorang wanita.
Tetapi kini di depannya ada wanita yang sangat mirip dengan almarhum Bi Hua membuat dirinya nyaman berada di samping Thio bi lan.
apa lagi Thio bi lan mudah bergaul dan pandai membuat suasana menjadi akrab.
__ADS_1
Ingin rasanya sin liong mengajak Thio bi lan ke kota Nanking,tetapi dengan situasi begini sin liong belum bisa mengajak wanita ini untuk pergi bersamanya.
karena dia harus cepat ke kota Nanking untuk memberi mengantar obat yg iya dapatkan.
suasana menjadi hening mereka tenggelam di pikiran mereka masing masing hingga seorang pelayan menyapa mereka.
" Maaf tuan dan nyonya.
resoran ini mau di tutup,karena hari sudah larut malam."
Sin liong dan Thio bi lan terkejut,karena hari begitu cepat berlalu sehingga malam telah sangat larut.
Mereka tersenyum malu pada pelayan dan setelah membayar makanan dan minuman akhirnya mereka meninggalkan restoran itu.
" Nona mau kemanakah nona sekarang?"
" Sepertinya saya akan mencari penginapan tuan.
" Baiklah nona,sebaiknya kita mencari penginapan bersama."
Mereka pun mencari penginapan bersama,dan akhirnya mereka menemukan penginapan yg sederhana dan memesan dua kamar.
Akibat lelah selama bebrapa hari sin liong pun merebahkan tubuhnya di kasur dan tertidur pulas.
tetapi tidak dengan Thio bi lan,dirinya sangat susah tidur karena dia selalu teringat senyuman sin liong yg selalu terbayang di pelupuk matanya.
Semakin dia pejamkan mata semakin bayangan senyuman sin liong munculembiat dia tidak dapat tidur.
saat ayam jantan berkokok Thio bi lan baru bisa memejamkan matanya.
__ADS_1
Saat Thio bi lan membuka matanya,matahari sudah di atas kepala.
membuat dirinya sangat terkejut,baru kali ini di bangun kesiangan.
Thio bi lan pu keluar dari kamarnya untuk membersihkan tubuhnya ke kamar mandi.
saat dia keluar dari kamarnya seorang pelayanberika sebuah surat padanya.
" Maaf nyonya,ini ada surat buat nyonya.
Thio bi lan lalu membacanya,dan tersenyum bahagia."
*Maaf nona,saya pergi tanpa pamit pada nona
jujur semenjak saya bertemu nona entah perasaan apa yg membuat hati saya bahagia
sebenarnya ingin rasanya dekat selalu dengan nona dan mengajak nona bersama saya ke kota Nanking.
tetapi karena saya harus segera tiba di kota Nanking saya harap nona memaklumi situasi saya ini selamat tinggal nona.
selamat bertemu kembali di kota raja*
~Sin liong.~
Thio bi lan walau sedikit kecewa dengan kepergian sin liong,tetapi hatinya sangat bahagia ketika perasaan sin liong sama dengan perasaan yg di alami.
Thio bi lan pun menyimpan surat itu dan membersihkan tubuhnya di kamar mandi.
Sin liong kini telah jauh meninggalkan kota gulyang.
__ADS_1
dengan kecepatan yg luar biasa di menuju kota Nanking untuk mengobati muridnya Cia tong lay.