
Kasim mung meniggalkan penginapan dengan senyum yang sangat lebar.
dengan tenang di kembali ke istana dan dia sangat percaya akan kemampuan malaikat berhati iblis.
Setelah Kasim mung pergi,wuan Yo dengan santainya keluar dari penginapan.
tetapi yang melihat wuan berjalan sangat kaget,karena wuan yo seperti melayang saat berjalan walau tidak cepat tetapi gerakan wuan seperti melayang di udara.
Hanya hitungan menit wuan Yo telah sampai di atap istana,malam yang gelap membuat pergerakan wuan yo tidak di ketahui oleh pengawal istana yang sedang berpatroli.
Tetapi Cia tong lay yang baru saja kembali dari penyelidikannya dari rumah tuan Ling hanya bisa kecewa karena dia terlambat dan tidak dapat bukti apa apa karena tidak ada pertemuan sama sekali di rumah Kasim mung dan tuan Ling.
Tetapi saat dia akan kembali ke kediaman kaisar untuk melaporkan penyelidikannya seseorang yang memiliki ilmu meringankan tubuh yang sangat tinggi mungkin setara atau bahkan melewati ilmu meringankan tubuhnya membuat Cia tong lay sedikit tertegun..
Hem..siapa lagi dia?apakah orang itu suruhan dari Kasim mung?"
cia tong lay hanya bisa bertanya di dalam hati.
lalu Cia tong lay mengikuti wuan Yo yang dengan santainya berjalan di atas atap istana.
wuan Yo menghentikan langkahnya.
" Sepertinya hanya orang orang pengecut yang hanya bisa menguntit dari belakang.
__ADS_1
Cia tong lay mengerti apa yang di maksud oleh orang itu,walau dengan suara yang sangat lirih tetapi cia tong lay merasakan suara yang di aliri tenaga dalam yang sangat tinggi membuat tubuhnya bergetar.
Cia tong lay pun keluar dari persembunyiannya dan mereka sama sama berhadapan.
" Hem..ternyata hanya seorang bocah yang tak tau diri berani menguntit diriku."
dengan sombongnya wuan Yo menganggap cia tong lay sebagai seorang bocah.
Cia tong lay tersenyum,pada wuan Yo.
wuan Yo yang terkejut melihat cia tong lay sedikitpun tidak terpengaruh oleh tenaga dalamnya.
membuat dia sangat penasaran dengan anak muda di hadapanya.
Sedikitpun Cia tong lay tidak merasakan dampaknya.
kini matanya mulai terbuka ternyata pemuda di hadapnya adalah lawan yang tangguh.
Bila dia bertempur di atap istana,akan membuat kerusakan dan akan menggagalkan usahanya untuk membunuh jendral jei.
" mari ikuti aku."
wuan Yo mengajak cia tong lay untuk keluar dari istana.
__ADS_1
tubuh yang sangat ringan dengan mudah melewati gerbang setinggi lima meter sehingga wuan Yo kini berada di luar istana.
Cia tong lay,mengikuti wuan Yo hingga ke luar gerbang istana.
wuan Yo menunggu dengan tersenyum sudah lama dia tak menemukan lawan yang tangguh.
" Hem ternyata ilmu meringankan tubuhmu boleh juga jangan berbangga dulu anak muda,saya hanya baru mengeluarkan tenaga dalamku sepuluh persen saja."
Cia tong lay yang masih di anggap remeh oleh lawanya hanya bisa tersenyum sambil memasang kuda kuda layaknya dia baru belajar silat.
sebuah pukulan mengarah ke wajah cia tong lay membuat angin yang sangat kencang yang membuat rambut palsu cia tong lay hampir saja terlepas.
dengan menjatuhkan diri,pukulan dari wuan Yo hanya mengenai tempat yang kosong membuat wuan Yo semakin penasaran.
tidak di situ saja wuan Yo kembali menyerang dengan kecepatan yang sangat sulit di lihat oleh mata biasa.
lagi lagi serangannya hanya mengenai tempat yang kosong sehingga wajahnya kini merah padam akibat menahan marah.
" Sekarang giliran saya untuk menyerang."
dengan jurus tapak dewa cia tong lay menyerang dengan kedua tapak yang gerakanya sangat sulit untuk di tebak membuat wuan Yo harus berjibaku menghindar dari serangan cia tong lay.
Hingga akhirnya telapak tangan mereka harus bertemu dan menimbulkan guncangan yang sangat kuat di udara.
__ADS_1
tanah bergetar dan cia tong lay dan wuan Yo mundur beberapa langkah.