Pendekar Pulau Es 1

Pendekar Pulau Es 1
THIO BI LAN HAMIL.


__ADS_3

Sudah hampir sepekan mereka di dalam ruang rahsia,tetapi belum juga mereka keluar dari ruang rahasia.


" Subo,apa yang suhu lakukan dengan Suheng?"


" Lay er,suhumu sedang menurunkan jurus ciptaannya pada suhengmu."


Thio bi lan terus melatih sein Bu,karena Sin liong belum juga keluar dari ruang rahasia.


membuat dirinya harus menggantikan suaminya untuk melatih sein Bu.


Sein Bu anak yang sangat cerdas dengan cepat mempelajari jurus jurus yang di ajarkan oleh sin liong.


Sein Bu harus mengeluarkan teknik teknik dari jurus jurus tapak dewa yang membuat dia harus menggunakan tenaga dalam yang telah di ajarkan sin liong kepadanya.


" Bu er..jangan terlalu cepat menggunakan tenaga dalamu Bu er..karena itu sangat berbahaya dengan tubuhmu."


" Baik subo.."Thio bi lan yang di tugaskan oleh suaminya untuk membimbing sein Bu setiap hari yang menemani sein Bu berlatih.


Hari demi hari sein Bu hanya berlatih di bimbing oleh thio bi lan,tetapi saat thio bi lan sedang serius membimbing thio bi lan mendadak matanya berkunang kunang


membuat pandangan thio bi lan seperti berputar.


Semakin lama semakin membuat tubuhnya tak seimbang dan thio bi lan pun ambruk ketanah dan tak sadarkan diri.


sein Bu yang melihat subonya jatuh ketanah langsung menjerit dan mendekati subonya.


" Subo apa yang terjadi padamu?..

__ADS_1


sein Bu begitu panik melihat subonya tak sadarkan diri.


Diapun mengguncang guncang tubuh thio bulan agar thio bi lan sadar.


bersamaan itu seseorang yang muncul dari istana juga terkejut,dengan kecepatan seperti kilat dia langsung mendekati mereka berdua.


" Bu er,apa yang terjadi pada subomu Bu er..?"


dia tak lain adalah sin liong,dia baru saja keluar dari ruang rahasia untuk mengambil perlengkapan yang iya butuhkan.


Tetapi saat melihat dalam istana di tidak menemukan istrinya.lalu sin liong pun mencari keluar tempat biasa sein Bu berlatih.


alangkah terkejutnya saat dia mendengar jeritan sein Bu dan melihat istrinya tergeletak.


sein Bu yang di tanya hanya bisa menggelengkan kepala.


" LAN moy..apa yang terjadi padamu?"


sin liong yang mengerti ilmu pengobatan mengerutkan dahinya.


lalu dia tersenyum.


" Bu er,cepat kamu masuk ke dapur dan hangatkan air buat subomu."


" Baik suhu."


Sin liong lalu membopong istrinya masuk kedalam istana pulau es,dan meletakan tubuh istrinya di tempat tidur.

__ADS_1


Setelah air sudah hangat sein Bu lalu menuangkan air itu kedalam sebuah baskom dan mengantarnya kedalam kamar suhunya.


" Apa yang terjadi dengan subo suhu?"


sein Bu dengan wajah cemas menatap suhunya.


" Subomu tidak apa apa Bu er,dia hanya kelelahan" Dengan senyum melebar pada sein Bu sambil mengompres kening istrinya dengan kain yang sudah di basahi dengan air hangat.


Tidak lama kemudian,suara rintihan dari bibir Thio bi lan dan perlahan matanya terbuka samar samar di lihatnya suami tercintanya memandang dia tersenyum.


" Liong Koko apa yang terjadi padaku?mengapa liong Koko memandangku seperti itu?"


Thio bi lan merasa sangat heran,saat di sadar suaminya telah berada di sisinya dan tersenyum nakal pada dirinya.


" Selamat LAN moy,kamu akan mempunyai seorang bayi yang ada di perutmu."


" apa..aku sedang hamil?" Thio bi lan sangat terkejut tetapi dia sangat senang sekali mendengar kabar itu.


" Benar lan moy,kamu sedang hamil.


kamu akan melahirkan bayi yang sehat."


" Liong Koko.."


Thio BI LAN berteriak sangat lirih karena terharu dan wajahnya menunjukan dia sangat bahagia.


Lalu thio bi lan bangkit dan langsung memeluk suaminya.

__ADS_1


sein Bu hanya bisa menggaruk kepala melihat suhu dan subonya saling berpelukan di depannya.


Sein Bu juga sangat senang mendengar subonya sedang hamil


__ADS_2