Pendekar Pulau Es 1

Pendekar Pulau Es 1
KEKACAUAN ISTANA BAG IV


__ADS_3

Para jendral yang terluka segera di obati oleh tabib Lin.


mereka yang dekat dengan pertarungan segera di perintahkan untuk menjauh karena akan sangat membahayakan mereka yang hanya memiliki ilmu silat yang masih rendah.


Cia tong lay yang terlempar di udara salto beberapa kali dan akhirnya menjejakan tanah dengan sangat manis,walau pun masih ada sisa sisa darah yang mulai mengering di selah selah bibirnya.


Parode jotte bangkit dari dalam tanah,dia memandang Cia tong lay dengan sangat penasaran karena mampu menahan tenaga dalamnya hingga dia harus terbenam kedalam tanah.


Siapakah guru anak muda ini?


parode hanya bisa bertanya di dalam hati,karena dia belum pernah lawan setangguh anak muda ini.


Parode lalu memutar tongkatnya dengan perlahan dan semakin lama semakin cepat sehingga kini tongkat parode berubah menjadi seperti Bali g baling yang menimbulkan suara gemuruh.


Daun daun berterbangan semua benda yang ada di sekitar parode jotte mulai berterbangan.


tongkat parode jotte telah menciptakan angin yang sangat kencan dan mulai berputar.


Cia tong lay merasakan angin yang sangat kencang walau jarak mereka sepuluh meter.


semakin lama angin sangat terasa membuat cia tong lay tertarik hingga mendekati parode jotte.


" apa yang kamu lakukan orang tua aneh hentikan itu semua karena akan menghancurkan sagalanya!"


Cia tong lay berteriak pada parode jotte agar mau menghentikan ilmu yang dia gunakan,angin tornado yang di hasilkan dari putaran tongkat parode jotte semakin lama semakin membesar dan akan membuat bangunan istana akan Hancur oleh angin tornado itu.

__ADS_1


Cia tong lay juga memiliki ilmu yang dapat membuat angin tornado seperti apa yang di lakukan parode jotte.


ilmu ini sangat membahayakan karena ilmu itu memang untuk menghancurkan lawan yang banyak bukan untuk seorang saja.


" hentikan...


cia tong lay berteriak semakin kuat.


Angin tornado itu semakin lama semakin membesar dan membawa benda dan mayat mayat yang dekat menjadi terangkat dan berputar putar.


Baiklah cia tong lay berusaha menggunakan jurus mata dewa salju untuk menghentikan parode jotte.tetapi karena angin semakin kencang membuat konsentrasinya buyar dan tak dapat menggunakan jurus mata dewa salju.


Apa yang harus aku lakukan,tampak atap atap istana mulai terlepas dan berterbangan.


Cia tong lay pun menggabungkan jurus dewa merusak formasi dengan jurus tinju dewa.


kecepatanya sangat melambat akibat angin yang di ciptakan parode jotte sekan menahan tubuh cia tong lay untuk mendekatinya.


Cia tong lay berusaha dengan sekuat tenaganya untuk menghentikan parode jotte tetapi gerakannya semakin melambat dan akhirnya cia tong lay terbawa angin tornado sehingga dia harus berpusing pusing di udara.


Cia tong lay terbawa angin membuat kesadarannya mulai tak terkendali,rasa pusing akibat harus berputar putar di udara membuat cia tong lay tak bisa berbuat apa apa lagi.


Haruskah aku mati sekarang?


bagaimana dengan situasi dan kondisi di istana?

__ADS_1


siapa yang akan menghentikan kakek tua itu?


Pertanyaan yang membuat semangatnya bangkit kembali,masih dalam keadaan berputar putar cia tong lay kembali menggabungkan jurus dewa merusak formasi dan tinju dewa.


Dengan menciptakan balok balok es di udara sebagai pijakan pendorong.


cia tong lay meluncur kebawah dan semakin dekat dengan parode jotte dan ledakan yang sangat keras terjadi kembali.


Tongkat parode jotte patah terbelah dua sedangkan kedua kaki parode jotte terbenam hingga samapai lutut.


parode jotte memuntahkan darah segar untuk beberapa kali.


Cia tong lay juga tak jauh nasibnya dengan parode jotte.


tubuhnya terpelanting sangat jauh dan terbanting di tanah sangat keras.


membuat tanah itu membentuk tubuh cia tong lay karena tubuhnya tenggelam sampai separuh tubuh.


Angin torpedo yang di hasilkan oleh tongkat parode jotte menghilang.


benda benda dan mayat mayat prajurit yang berterbangan berjatuhan membuat suasana semakin porak poranda.


Cia tong lay merasa tubuhnya mati,dan sangat susah di gerakan.


luka dalamnya sangat terlalu parah membuat dia tak mampu untuk bangkit lagi.

__ADS_1


__ADS_2