Pendekar Pulau Es 1

Pendekar Pulau Es 1
PERTEMUAN YANG SELAMA INI DI NANTI.


__ADS_3

Sin liong dan Cia tong lay yang sudah berhari hari berlari menuju kota raja akhirnya mereka telah sampai di depan gerbang kota raja bagian selatan.


Para penjaga yang sudah siaga di gerbang kota raja menyambut setiap para pendekar datang harus menghormati mereka.


Tanpa pertanyaan dan pemeriksaan sin liong dan Cia tong lay melenggang masuk kedalam kota raja.


Cia tong lay yg baru pertam kali ke kota raja merasa kagum dengan bangunan bangunan yang menjulang tinggi serta taraf kehidupan di kota raja juga sangat makmur sangat beda jauh dengan kota kota yang selama ini di singgahinya.


" Suhu sebaiknya kita mencari penginapan?"


" Ya sebaiknya begitu lay er."


Mereka pun mencari penginapan yang ada di kota raja.


Akibat rambut Cia tong lay yang berwarna putih,Cia tong lay menjadi perhatian bagi yang melihatnya.


Walau cia tong lay tau dia menjadi pusat perhatian tetapi Cia tong lay tidak merasa risih dia hanya tersenyum apabila pandanganya terbentur pada orang yang menatapnya heran.


Mereka terus berjalan dari penginapan yang satu ke penginapan yang lain.tetapi tak satupun penginapan mempunyai kamar kosong,karena penginapan di kota raja sudah penuh semua.


" Suhu sepertinya kita tidak mendapatkan satupun kamar di penginapan.


semuanya sudah penuh."

__ADS_1


" sepertinya begitu lay er.


mungkin ini takdir yang kuasa,mari kita keistana lay er."


" istana?buat apa suhu?"


" Ada yg ingin suhu temui di istana."


Cia tong lay pun mengikuti gurunya,di gerbang istana mereka di berhentikan oleh para penjaga.


'' Berhenti..mau kemana kalian berdua?"


" Maaf kami hanya ingin berkunjung ke tempat tuan sein ji jawab sin liong."


Mendengar sin liong mengucapkan nama jendral sein ji para prajurit penjaga saling berpandangan.


Memang selama ini jendral sein ji sering mendapat tamu orang orang Asing dari dunia persilatan.


" Baiklah silakan tuan tunggu kami akan melaporkan pada jendral sein."


Salah satu prajurit segera ke kediaman jendral sein ji untuk melaporkan bahwa ada dua orang yang mencarinya.


Jendral sein ji yang lagi santai sambil menikmati teh hangat di kediamannya mengerutkan alisnya saat seorang prajurit menghadap kalau ada dua orang ingin berkunjung ke tempatnya.

__ADS_1


" Suruh mereka masuk,sambil bertanya siapakah kedua orang itu apakah dari perguruan Kun lun Pai?"


Jendral sein ji pun menunggu kedatangan tamunya,alahkah terkejutnya saat melihat salah satu tamunya orang yang selama ini di tunggu kedatangannya.


" Adik liong.."


" kakak ji.."


Sin liong dan jendral sein ji berpelukan melpaskan rasa kangen yg sudah bertahun tahun tidak bertemu.


Saat mereka sedang berpelukan,seorang wanita yang sedang membawa nampan berisi buah buahan yang ada di belakang sein ji histeris nampan yang ada di tangannya terjatuh,seakan tak percaya kalau di hadpanya telah berdiri orang yang selama ini di nantinya.


" Adik liong..."


Sin liong menoleh dan melpaskan pelukanya pada jendral sein ji,di lihatnya seorang wanita walau nampak sudah berumur tetapi masih tampak garis garis kecantikannya.


" kakak Li.."


Sin liong berlutut pada kakaknya sudah 20 tahun lebih sin liong tidak bertemu dengan kakak angkatnya itu.


Cong li langsung menubruk sin liong yang sedang berlutut di depannya,tangis haru bahagia membuat suasana menjadi diam.


Cong li,menangis di pelukan sin liong.

__ADS_1


sudah 20tahun dia tak bertemu sin liong,yang membuatnya menangis terharu lama Cong Li menangis akhirnya dia melepaskan pelukanya.


Cia tong lay yg berdiri di belakang sin liong hanya bisa menggaruk kepalanya.


__ADS_2