Pendekar Pulau Es 1

Pendekar Pulau Es 1
KEKACAUAN ISTANA BAG III


__ADS_3

Apa yang terjadi cia tong lay sendiri hampir tidak percaya.


prajurit yang telah tewas kembali bangkit dan menyerangnya tanpa memiliki rasa takut sedikitpun.


Prajurit yang telah menjadi mayat hidup itu selalu saja bangkit dan terus menyerang cia tong lay.para mayat hidup itupun kemampuannya menjadi sangat meningkat mereka tanpa henti menyerang cia tong lay dari berbagai arah.


Cia tong lay tidak kehabisan akal dia mengambil sebuah pedang milik prajurit yang terjatuh ketanah.


di tebasnya kepala para prajurit yang menjadi mayat hidup itu sehingga mayat hidup itu tidak mampu bangkit lagi.


Tetapi cia tong lay hampir saja menjerit kaget,karena prajurit yang telah hilang kepalanya kembali bangkit dan menyerang cia tong lay.


Ilmu apa ini?cia tong lay kehabisan akal untuk menghadapi mayat hidup itu.


saat dia mulai putus asa menghadapi para mayat hidup itu,sebuah bisikan yang sangat jelas terdengar di telinganya membuat cia tong lay tersadar.


" lay er,yang kamu hadapi itu ilmu sihir lawanlah dengan ilmu sihir yang pernah kamu pelajari.


Suara yang sangat di kenalnya membuat cia tong lay baru ingat,kalau dia pernah mempelajari ilmu sihir dari gurunya.


" terima kasih guru.


Cia tong lay melompat jauh dari mayat hidup itu.


dia berdiri melipatkan kedua tanganya di dadanya


matanya di pejamkan dan mulutnya merapalkan mantra sihir.


Tiba tiba muncul sebuah bayangan cia tong lay yang semakin lama bayangan itu semakin membesar sehingga bayangan cia tong lay menjadi setinggi pohon kelapa.


Bayangan cia tong lay yang setinggi pohon kelapa mendekati para mayat hidup itu,yang mulai mundur ketakutan karena melihat bayangan cia tong lay yang sebesar raksasa.


Bayat hidup yang di gerakan para jin taklukan parode jotte mulai mundur ketakutan.

__ADS_1


parode jotte yang masih duduk bersila membaca mantra tubuhnya mulai bergetar keringat jagung mulai keluar dari keningnya.


Cia tong lay juga merasakan hal yang sama tubuhnya juga bergetar.


tetapi kedua pendekar itu masih diam sambil membacakan mantra mantra mereka.


duar...


Suara ledakan di udara membuat cia tong lay harus terlempar beberapa meter ke belakang.


wajah mereka pucat dan sama sama meneteskan darah segar dari sela sela bibir mereka.


Bayangan raksasa cia tong lay pun menghilang dan mayat para prajurit berjatuhan ke tanah.


Parode jotte tak percaya apa yang telah di alaminya.


karena baru pertama kali dirinya harus mengakui kehebatan lawannya.


Parode jotte memandang cia tong lay dengan sangat dingin.sudah sangat lama dia tidak menemukan lawan yang tangguh.


" ternyata kamu lumayan tangguh,tetapi ini masih awal sebaiknya kamu berhati hati.


Parode jotte dengan cepat mengejar cia tong lay masih dalam keadaan belum siap karena kepalanya masih pusing akibat benturan ilmu sihir dengan parode jotte.


Mendapat serangan sangat cepat cia tong lay sangat terkejut dia berusaha menghindar dari tongkat parode jotte tetapi tongkat jotte sepertinya mengetahui arah kemana cia tong lay bergerak sehingga dengan telak cia tong lay terkena tongkat parode jotte.


Sehingga tubuh cia tong lay harus terpelanting hingga beberapa meter membuat cia tong lay meringis kesakitan.


kepalanya yang masih pusing bertambah menjadi pusing.


Dadanya sangat sesak,tetapi penderitaan cia tong lay belum berakhir di situ.


kembali tongkat parode jotte menghantam tubuh cia tong lay membuat cia tong lay terlempar sangat jauh.

__ADS_1


Cia tong lay merasakan tubuhnya seperti di hantam oleh palu yang sangat besar membuat dia memuntahkan darah segar yang sangat banyak.


Kembali tongkat parode jotte menghantam perut Cia tong lay,membuat cia tong lay tak dapat menghindari tongkat parode jotte membuat tubuhnya terlempar sangat jauh.


hingga menabrak tembok istana.


para jendral yang menyaksikan cia tong lay di hajar habis habisan oleh parode jotte berusaha membantu Cia tong lay.


Tetapi sebuah angin yang sangat kencang langsung menghantam tubuh mereka membuat tubuh para jendral itu terlempar beberapa meter dan memuntahkan darah segar.


Walaupun cia tong lay merasakan tubuhnya terasa sakit cia tong lay masih mampu melihat para jendral terkena pukulan jarak jauh oleh parode jotte.


Cia tong lay berdiri dan memandang parode jotte,dia berusaha mencari titik kelemahan dari lawanya.


saat parode jotte kembali menyerang cia tong lay


Cia tong lay telah lenyap dari pandangan parode jotte dan membuat parode jotte sangat terkejut karena dia tidak merasakan gerakan cia tong lay yang melebihi kecepatanya.


Cia tong lay menggunakan jurus dewa merusak formasi,kini sudah berada di belakang parode jotte.


dan langsung menghantam tubuh parode jotte.


Tetapi parode jotte bukanlah anak kemarin sore atau pendekar biasa.


mendapat serangan berbahaya dari cia tong lay dia langsung menjatuhkan diri dan menangkis pukulan cia tong lay.


duar..


Ledakan yang sangat keras dan menimbulkan cahaya yang sangat menyilaukan mata.


tubuh cia tong lay terpelanting keudara hingga hampir sepuluh meter,sedangkan tubuh parode jotte tenggelam ke dalam tanah hingga satu meter.


Sungguh pertemuan tenaga dalam yang sangat dahsyat membuat tanah di sekitar istana menjadi retak.

__ADS_1


__ADS_2