
Cia tong lay yang terus berlatih di ruangan rahasia yang ada di pulau es,gurunya hanya sesekali datang untuk melihat perkembangannya dan membawa bekal makanan.
Cia tong lay juga sudah mendengar kalau subonya sedang hamiL dan membuatnya ikut merasakan kebahagian.
Cia tong lay yang kini sudah menguwasai jurus ke delapan dari ciptaan gurunya membuat tubuhnya menjadi seringan kertas.
apa lagi tenaga dalam yang di hasilkan dari bunga mawar hijau dan mustika batu merah membuat dirinya memiliki tenaga dalam yang susah mencari tandingannya.
Kini dia mencoba jurus kesembilan dari ciptaan gurunya,jurus siulan dewa kematian.
jurus yang membuat sipapun orang yang mehadapi jurus ini akan mengalami hal yang sangat buruk yang tak akan di sangkanya.
Jurus siulan dewa kematian sangatlah susah untuk di pelajari,jurus ini memiliki gerakan yg sangat tidak lajim.
dengan kepala di bawah serta kaki di atas membuat pengguna jurus ini harus menopang tubuhnya dengan kepalanya.
Walaupun jurus ini menggunakan siulan suara dari mulut tetapi dampaknya akan sangat mengerikan.
karena lawan akan terdiam kaku dan menikmati siulan yang di anggapnya sebuah alunan musik yang membuat lawan akan diam selamanya atau tewaS seketika dengan tubuh tanpa terluka sama sekali.
Tetapi untuk mempelajari jurus ini sangatlah sulit,lebih sulit dengan jurus kedelapan jurus tornado dewa.
jurus yang menciptakan angin berputar sehingga membuat sebuah angin tornado yang sangat besar.
__ADS_1
Cia tong lay mencoba jurus siulan dewa kematian entah sudah berapa kali selalu saja gagal membuat dirinya harus mengulang ulang berapa kali untuk mengusai jurus siulan dewa kematian.
" Lay er..istirahatlah.."
Sebuah suara dari belakang membuat dirinya menoleh kebelakang,dan melihat gurunya membawa makanan yang membuat perutnya tiba tiba menjadi lapar karena aroma makanan yang di bawa gurunya telah mengocok perutnya.
" Baik suhu."
Cia tong lay menghentikan latihanya,dan mendekati gururunya.
untuk mengambil makanan yang sudah di bawa gurunya.
" Lay er,bagaimana latihanmu?"
Sin liong tersenyum mendengar kejujuran dari muridnya yang sambil melahap makanan yang iya bawa.
Memang jurus siulan dewa kematian saat dia ciptakan membutuhkan waktu beberapa bulan.sin liong menciptakan jurus yang sangat mengerikan ini harus beberapa kali gagal,akhirnya dia menemukan cara untuk membalikan tubuhnya,sehingga jalan darahnya menjadi terbalik,dan membuat jurus siulan dewa kematian menjadi lebih dahsyat.
Jurus siulan dewa kematian,tidak seperti jurus lain yang menggunakan suling atau sejenis suara musik lainya.
jurus ini hanya bisa di dengar oleh lawan yang di tujuh,bukan untuk semua orang di sekitar.
Lawan akan merasa dirinya terdiam sementara orang yang di sampingnya atau di daerah sekitar tidak akan mengalami dampak sedikitpun.
__ADS_1
Inilah jurus siulan dewa kematian yang amat dahsayat,bahkan sin liong sendiri belum sekalipun mencoba jurus ini saat bertarung.
" Lay er,kamu harus berusaha mengusai jurus kesembilan ini,karena suhu mendapat surat dari jendral sein ji,bahwa keadaan istana sangat genting dan membutuhkan pendekar sepertimu."
Cia tong lay yang baru saja menyelesaikan makannya sangat terkejut.
" Apa yang telah terjadi di istana suhu?"
" Entahlah lay er,surat jendral sein ji tidak menerangkan secara jelas.
apa yang telah terjadi di dalam istana,isi surat itu hanya meminta bantuan dari suhu untuk pergi kesana."
" Sebegitu gentingkah keadaan istana sehingga jendral sein ji sampai meminta bantuan dari suhu?"
Sin liong menarik nafas dalam dalam.
" Sepertinya ini masalah yang serius lay er,saat ini jendral sein ji dan para jendral lainya masuk dalam penjara hanya jendral jei long lah yang masih selamat karena bukti palsu yang di tuduhkan dia tidak terlalu kuat.
tetapi bukan berarti jendral jei long aman,dia tetap di awasi oleh para prajurit khusus dan di tahan sementara di kediamanya."
" Penjara?apa yang mereka lakukan suhu,mengapa mereka sampai masuk penjara?"
" Para jendral yang selama ini mendukung kaisar,di fitnah membelot pada kerajaan oleh seorang pejabat .
__ADS_1
bahkan bukti bukti palsu yang di berikan kaisar dari seorang pejabat kerajaan dan di dukung oleh seorang Kasim baru yang berilmu tinggi."