Pengantin Pengganti Tersakiti

Pengantin Pengganti Tersakiti
40. Bukan wanita yang dicintai


__ADS_3

Diruangan kerja sang papa, Argian mengambil duduk disofa panjang yang tersedia. Matanya melirik pintu yang dibuka dari luar, Argian lantas berdiri.


“Katakan Gian apa yang mau kamu bicarakan. Waktu papa tidak banyak,” tukas Farhan meminta putranya cepat bicara, awas saja sampai istrinya tertidur gara-gara putranya yang mengajaknya bicara diwaktu yang tidak tepat.


“Sabar pa, duduk dulu,” ujar Argian menyuruh papa duduk.


Farhan lalu duduk di sofa single dengan menyilangkan kaki. Farhan hanya diam menunggu putranya bicara.


“Pah, aku ingin menikahi Gina,” ucap Argian to the point.


Farhan menatap nyalang putranya. Lelaki tua itu menahan emosinya untuk tidak melayangkan pukulan pada wajah putra semata wayangnya.


“Kamu gila hah! Berani sekali kau masih berhubungan dengan wanita yang membuat mu hancur, wanita murahan tidak tau diri,” ketus Farhan dalam mode kemarahan berada dipuncak.


“Cukup pa, jangan katakan Gina wanita murahan.. Gina sudah berubah pa, dia sudah menjelaskan alasan kepergian untuk mengejar cita-cita agar tidak malu jika bersanding denganku. Aku telah memaafkannya pa,” ujar Argian tak terima papanya mengatai kekasihnya.


“Papa tak habis pikir dengan mu Gian. Gampang sekali kau mempercayai wanita itu dan memaafkan. Kau sudah bodohi wanita murahan itu,” papar Farhan bicara keras.


“Kau ingin menikah dengan wanita itu. Papa tidak setuju dan tidak akan pernah merestuinya. Kau dengar itu baik-baik! Jika kau menikah diam-diam, bersiaplah namamu akan papa hapus dari ahli waris kekayaan Bramantio,” tegas Farhan, bukan sebuah ancaman. Karena Farhan tidak pernah main-main dengan perkataannya.


“Oke aku tidak akan menikahi Gina. Tapi dia tetap menjadi kekasih ku wanita yang aku cintai, sampai kapanpun aku tidak bisa mencintai Nari,” putus Argian mengungkapkannya.

__ADS_1


“Ouh ya pa, satu lagi yang mau aku sampaikan. Aku sudah membeli rumah, mungkin besok aku dan Nari akan pindah kesana,” sambung Argian memberitahu papanya.


“Papa setuju kalian pindah. Tapi ingat Gian perlakukanlah istri mu dengan baik. Walaupun kamu tida merasa menghamili Nari, semua itu belum terbukti. Jangan sampai kemudian hari kamu menyesal...” Farhan mengingatkan putranya.


Setelah itu Farhan melangkah keluar meninggalkan putranya seorang diri. Farhan memang cuek pada menantunya, bahkan terlihat tak menyukai menantunya. Tetapi bukan berarti Farhan tidak menerima Nari sebagai menantunya. Farhan hanya butuh waktu untuk menilai lebih jauh lagi tentang menantunya. Farhan tidak mau melihat putranya kembali hancur.


Sampai didalam kamar, senyuman Farhan mengembang menatap istrinya yang belum tidur dan masih duduk di meja rias, menyisir rambut panjang sebahunya.


Felly melihat pantulan suami dari cermin meja riasnya.


“Gian bicara apa tadi pa sama kamu?” Tanya Felly mendongak bersitatap dengan mata suaminya yang telah berada dekatnya, memegang bahunya dan memberikan pijatan pelan.


Felly mengelus tangan suaminya, lalu berdiri berhadapan dengan suaminya. Kedua pasutri tua itupun melakukan percintaan panas, mereka tidak mau kalah dengan yang masih muda.


***


Argian membaringkan tubuhnya diranjang dengan posisi telentang dan kedua tangan berada diatas kepala.


Kepala Argian menoleh kesamping kiri, menatap wanita yang menjadi istrinya tertidur memunggunginya.


Perlahan tangan Argian memegang lengan bahu Nari dan membuat wanita itu tidur menghadapnya. Nari tidak akan merasa sentuhan Argian, karena dia sudah sangat pulas tidurnya.

__ADS_1


Argian meneliti wajah Nari terdapat sisa-sisa air mata yang belum mengering.


“Saya belum bisa memperlakukan mu dengan baik. Itu karena kamu bukan wanita yang aku cintai..”


“Seluruh hati ku hanya untuk Ginara kekasihku. Sediktpun tidak tersisa untuk mu, tapi kadang sebentar saja aku merasa ingin memperlakukan mu dengan lembut dan dalam waktu bersamaan juga terbesit ingin menyakiti mu, agar kau meminta berpisah dari ku. Jika aku yang memintanya oma akan menolaknya...” Gumam Argian dengan suara kecil hampir tak terdengar.


...****************...


Guys! Ayo guys join grup chat antiloversn!!!


Guys baca karya baru aku yuk judulnya "YOU'RE MINE, SERRA"


Follow ig aku yuk guys : @dianti2609


Bersambung. . .


Follow juga ya!!


Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.


Terimakasih💓

__ADS_1


__ADS_2