Pengantin Pengganti Tersakiti

Pengantin Pengganti Tersakiti
49. Mengidam


__ADS_3

Azka melakukan meeting ditemani asisstennya Reyhan. Saat ini mereka berdua berada di kantor Bramantio dan berjalam masuk ke dalam lift. Asissten dan sekretaris Argian menunggu di depan lift untuk menyambut kedatangan Azka dan Reyhan.


"Selamat siang dan selamat datang pak Azka dan pak Rey di kantor Bramantio," sambut Malla ramah dan menundukkan kepalanya.


"Mari pak, kita ke ruang meeting sekarang," ucap Dino berjalan duluan menunjukkan ruang yang akan menjadi tempat meeting.


Dino membuka pintu begitu saja, tanpa melihat apa yang sedang di lakukan kedua orang dalam ruang meeting tersebut.


"Silahkan masuk pak..." Malla memelototi tindakan Dino, yang mempersilahkan rekan bisnis mereka masuk tapi tidak melihat kondisi di dalamnya seperi apa.


"Ekhem..." Azka berdeham sangat keras agar kedua orang yang sedang bermesraan menyadari kehadiran mereka.


Ginara seketika turun dari pangkuan Argian. Wajah wanita itu memerah karena malu kedapatan bermesraan diruang meeting. Begitu pula Argian berdiri dengan wajah datar dan malah terlihat dingin.


"Maaf saya permisi keluar." Ginara keluar dengan berjalan cepat melewati keempat orang tersebut.


"Yaampun gue enggak nyangka, jadi selama ini boss sama bu Gina itu mereka pacaran. Emang serasi sih, yang satu cantik, satunya lagi ganteng.. cocok banget, gue setuju," gumam Malla masih bisa di dengar oleh Dino.


"Hemm, diamlah suara mu kedengaran sampai ke telinga saya," dehem Dino berbisik dekat telinga Malla.

__ADS_1


Malla mamajukan bibir sebal dengan manusia es disampingnya, sifat lelaki itu hampir menyamai boss mereka yaitu pak Argian.


Mereka akhirnya melakukan meeting. Selama meeting berlangsung tangan Azka mengepal dibawah meja, ingin sekali pria itu membogem wajah Argian yang tidak punya rasa malu dan bersalah sedikitpun telah berbuat hal tak senonoh di kantor.


Apalagi status pria itu sudah beristri dan istrinya tengah terbaring lemah di rumah sakit. Azka menjadi enggan dan mengurungkan niatnya untuk memberitahu Argian tentang Nari.


"Bagaimana pak, apa kita bisa menjalin kerja sama ini?" Tanya Dino pada Azka.


Azka menatap Reyhan memberikan kode. Reyhan menangkap ekspresi atasannya.


"Begini pak Dino, kami belum bisa memutuskan sekarang. Bagaimana meeting ini kita lakukan kembali di lain hari," tukas Reyhan meminta ulang kembali meeting pada hari ini, diganti dilain hari.


Dino menatap bossnya, meminta persetujuan.


"Biar asissten saya Reyhan yang akan mengabari kapan meeting akan dilakukan," kata Azka.


Mereka saling berjabatan tangan sebagai bentuk mengakhir meeting. Lalu Dino dan Malla mengantar rekan bisnis mereka keluar dari ruang meeting.


...****************...

__ADS_1


Diruang rawat inap Nari tengah sendirian. Setelah ia mengatakan pada bunda Aisyah bahwa dirinya tidak apa-apa jika ditinggal sendirian. Ia merasa tidak enak pada bunda Aisyah, karena sudah merepotkan.


Nari mencoba menghubungi Argian tetapi tidak diangkat juga. Mengirimkam pesan lewat whatsapp sama saja tak ada balasan. Padahal ia mau memberitahu bahwa sekarang dirinya berada di rumah sakit. Wanita hamil itu berharap suaminya bisa menemaninya di rumah sakit.


Nari merasa sangat bosan pun memilih menyalakan tv dan menonton sebuah acara tv. Disana terlihat acara tv yang menayangkan orang sedang makan bakso mercon. Bumil yang melihatnya menjadi ngiler ingin makanan tersebut.


Nari mengambil poselnya dan mengetikan sesuatu dan mengirimkan chat pada Argian. Nari masih tetap berusaha supaya Argian bisa ke rumah sakit membawakan bakso untuk memenuhi ngidamnya.


...****************...


Guys! Ayo guys join grup chat antiloversn!!!


Guys baca karya baru aku yuk judulnya "YOU'RE MINE, SERRA dan ISTRI SIMPANAN”


Follow ig aku yuk guys : @dianti2609


Bersambung. . .


Follow juga ya!!

__ADS_1


Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.


Terimakasihđź’“


__ADS_2