Penghianatan

Penghianatan
Episode 17


__ADS_3

keesokan paginya Mira terbangun dan dia melihat Deo yang sudah bangun dari tadi dan terus menatapnya dengan lembut.


"pagi ra" sapa Deo sambil tersenyum.


"pagi juga" balas Mira singkat.


setelah menjawab sapaan Deo Mira kembali menarik selimutnya dan ingin tidur kembali tapi Deo menghentikan nya.


"masa tidur lagi" ucap Deo.


"ngantuk banget lima menit lagi aja" ucap Mira sambil tidur kembali.


lalu Deo juga ikut tertidur kembali sambil memeluk Mira dan Mira juga membalas pelukan itu dengan memeluk Deo balik.


kemudian mereka pun melanjutkan tidur mereka tidak terasa sudah jam sebelas Mira terbangun lalu langsung mandi.


setelah Mira selesai mandi Deo baru bangun langsung bangkit dan memeluk Mira dari belakang yang sedang mengeringkan rambutnya.


"emm udah bangun, mau makan apa nih?" tanya Mira.


"emm apa aja" jawab Deo sayup karena baru bangun tidur.


"ya udah mandi dulu sana ngih" kata Mira sambil memberikan hantu mandi kepada Deo.


"emm ok " kata Deo sambil berjalan menuju kamar mandi.


setelah selesai mandi Deo terpesona melihat pesona Mira yang ada didepannya.



"cantik banget" guman Deo pelan.lalu Deo berjalan mendekat kekoper untuk mengambil baju nya lalu kembali berjalan menuju kamar mandi.


"de udah siap?" tanya Mira.


"bentar lagi ra" jawab Deo.


setelah dua menit Deo pun keluar dari kamar mandi.



" ganteng banget pacar gue" guman Mira pelan. sambil menatap Deo dengan dalam Deo yang melihat tatapan Mira pun tak tahan ingin menggodanya.


"kenapa ra?" tanya Deo iseng.


"hah gak apa apa" jawab Mira langsung memalingkan wajahnya.


"yang bener?" tanya Deo lagi.


"iya gak apa apa" jawab Mira lagi.


lalu Deo mendekatkan wajahnya kewajah Mira.


"gue ganteng kan?" tanya Deo dengan tatapan serius.


"ganteng poll" jawab Mira cepat.


mendengar jawaban Mira Deo tersenyum kemudian Deo melihat bibir Mira dan tidak tahan untuk tidak menciumnya.


Deo langsung mendekatkan bibirnya kebibir Mira lalu langsung mencumbuinya.

__ADS_1


"emmm apaan sih lu de" gerang Mira.


Deo tetap melanjutkan ciumannya tanpa memperdulikan perkataan Mira.


"eemmm aaaahhhh"


"deee gue lapar kita cari makan dulu" ucap Mira dengan nafas tersengal.


lalu Deo berhenti dan Mira langsung bangkit dan merapikan rambutnya.


"maaf bibir kamu menggoda banget" ucap Deo sambil menatap dalam Mira.


"ih apaan sih modus lu" kata Mira.


" kamu cuman boleh jadi punya aku gak boleh punya yang lain" ucap Deo tiba tiba dengan tatapan serius.


"hadeh" guman Mira pelan.


lalu setelah ciuman panas itu mereka keluar sambil bergandengan tangan dari penginapan mereka datang kesebuah kafe kecil didesa itu untuk makan disana.


setelah mereka duduk ada seorang pelayan yang datang untuk mencatat pesanan mereka.


"permisi tuan dan nyonya mau pesen apa?" tanya pelayan itu.


" kopi susu panas satu teh pahit panas satu roti bakar dua" jawab Mira.


"baiklah itu aja nyonya?" tanya pelayan itu lagi.


"iya itu aja" jawab Mira.


lalu pelayan itu pergi setelah mencatat pesanan mereka seraya menunggu makanan mereka Deo dan Mira bercanda tawa.


"baiklah ini pesanan anda tuan dan nyonya" ucap pelayan itu sambil menyajikan pesanan mereka.


"kopi susu panas satu teh pahit panas satu roti bakar dua" lanjut pelayan itu.


"sudah semua ya pesenannya nyonya?" tanya pelayan itu.


"ya sudah" jawab Mira.


"baiklah saya permisi dulu tuan dan nyonya selamat menikmati" kata pelayan itu seraya berjalan pergi.


lalu mereka berdua memakan makanan mereka setelah satu duduk dikafe itu Deo pun memanggil pelayan untuk membayar tagihan mereka.


"emm permisi mau bayar" ucap Deo sambil menaikkan tangan nya.


lalu salah satu pelayan kafe pun datang dengan membawa bill pembayaran.


"ini meja lima yang pesenannya kopi susu panas satu sepuluh ribu teh pahit panas satu delapan ribu dan dua roti bakar dua puluh empat ribu jadi totalnya empat puluh dua ribu semua " ucap pelayan tersebut sambil menyerahkan bill nya kepada Deo.


"oh baiklah" ucap Deo sambil mengeluarkan dompetnya.


"ini lima puluh ribu sisanya buat anda saja" ucap Deo sambil meletakkan uang lima puluh ribu didalam bill.


"baiklah terima kasih banyak tuan dan nyonya silakan datang kembali" kata pelayan tersebut lalu berjalan pergi.


setelah selesai makan Deo dan Mira berjalan jalan ditepi pantai menikmati angin pantai Mira bermain ayunan yang ada ditepi pantai dan Deo mendorongnya dengan hati hati.


"de ingat gak sih dulu waktu kita kecil kamu juga dorong aku kek gini" ucap Mira sambil tersenyum.

__ADS_1


"ingat kok aku bersyukur banget masih bisa dorong tuan putri main ayunan" jawab Deo sambil tersenyum menatap Mira.


Mira tertawa kecil melihat Deo yang masih terus memanggil nya tuan putri.


"de cari kulit kerang yok"ajak Mira.


" buat apa kulit kerang?" tanya Deo kebingungan.


"gak buat apa apa sih pengen cari aja" jawab Mira.


"ya udah yok kita cari" ucap Deo sambil menggandeng tangan Mira.


mereka pun mendapatkan banyak kulit kerang yang ada ditepi pantai mereka juga membuat banyak jejak kaki dipantai tidak terasa sudah sore Deo mengendong Mira dari belakang menuju penginapan.


sesampainya dipenginapan Deo membawa Mira membasuh kakinya lalu menurunkan nya.


"hari aku senang banget" ucap Mira sambil tersenyum manis kepada Deo.


" ya udah pergi mandi sana ngih" ucap Deo sambil mengelus lembut kepala Mira.


"siap pangeran" jawab Mira lalu bergegas kekamar mandi.


setelah Mira selesai mandi Deo pun mandi lalu keluar untuk membeli makan malam untuk mereka.


setelah tiga puluh menit Deo pun kembali sambil membawa makanan kesukaan Mira semuanya.


"nih makan dulu" ucap Deo.


"ok ini kamu makan ini deh enak banget" ucap Mira sambil menyuapi Deo.


"gimana enak?" tanya Mira.


"enak enak" jawab Deo.


"nih makan lagi" Mira menyuapi Deo lagi.


" yang ini juga" ucap Mira sambil menyuapi Deo.


"ya kamu juga makan ini" ucap Deo sambil menyuapi Mira balik.


setelah satu jam mereka pun sudah selesai makan lalu mereka duduk di balkon menikmati pemandangan malam hari.


"banyak banget bintang nya cantik banget" ucap Mira sambil tersenyum.


"iya sih tapi gak secantik kamu" balas Deo.


"idih ada buaya nih" goda Mira.


"tapi kamu sukakan?" tanya Deo menggoda Mira balik.


"iya hehehe" jawab Mira sambil terkekeh.


" dingin banget masuklah " kata Mira sambil berjalan masuk.


lalu Deo juga ikut masuk dan langsung memeluk Mira yang sudah ada dibalik selimut.


"dingin ya sini biar aku hangatin" ucap Deo sambil memeluk Mira.


"cari kesempatan dalam kesempitan" kata Mira sambil tersenyum.

__ADS_1


lalu mereka pun tertidur bahkan saat tidur pun Deo tidak melepaskan pelukannya dari Mira.


__ADS_2