
Kini botol berputar dan berhenti kearah Deo “wah seru sekali sekarang botolnya berhenti kearah tuan muda Florensis” “iya baiklah sekarang true or dare?” “tentu saja dare” jawab Deo sambil nyengir. “baiklah push up sebanyak sepuluh kali tapi presiden duduk diatas tubuh anda ” ucap salah satu orang dan membuat semua orang bersemangat “mengertikan maksud kami tuan muda Florensis?” “tentu” jawab Deo percaya diri.
Lalu Deo pun mulai push up dan Mira duduk diatas punggungnya Deo dengan wajah semerah tomat semua orang menjadi sangat bersemangat melihat wajah Mira yang semerah tomat “hihihihi presiden yang berwajah data juga bisa berekpresi seperti itu benar benar fenomena yang jarang terlihat” “iya momen seperti ini harus diabadikan” iya iya”.
Wajah Velix semakin masam saat melihat kemesraan Deo dan Mira yang didukung oleh semua orang berbeda dengan dirinya yang dulu tidak mendapatkan dukungan dari siapa pun. Setelah selesai push up pun wajah Mira
masih saja semerah tomat “ presiden kenapa wajah anda memerah apa anda sakit?” tanya salah krayawan Mira mengejek sambil tertawa kecil “iya presiden hihihi” Mira pun sangat malu hingga bersembunyi dibahu Deo “ manis banget deh pacar gue” guman Deo dalam hati.
“pemalu banget ya cewe gue” bisik Deo kepada Mira sambil nyengir seolah olah mengejek Mira. Mira yang kesal pun mencubit pinggang Deo “ssshhhh” Deo seketika kesakitan ingin berteriak tapi tidak bisa “ra ampun salah lepasin cubitannya please” ucap Deo kesakitan kemudain Mira pun melepaskan cubitannya.
“makanya jangan macam macam” ucap Mira ngambek “iya ra maaf jangan marah ya pacar aku yang cantik” bujuk Deo. “ih apa sih sok asik” balas Mira sedikit senang karena dibujuk Deo hari pun semakin larut kemudian mereka mengakhiri acara makan bersama mereka “ TERIMA KASIH ATAS MAKANANYA PRESIDEN” ucap semua krayawan Mira “iya tidak apa apa hati diperjalanan ya” ucap Mira.
Setelah semua sudah pulang Mira dan Deo
pergi kekasir untuk membayar “berapa semua nya bu?” tanya Mira kepada pemilik warteg “satu juta lima ratus semuanya” jawab pemilik warteg lalu Mira mengambil dompet tapi ternyata Deo langsung membayar duluan.
“kok elu yang bayar kan gue yang traktir?” tanya Mira kebingungan “uang aku uang kamu juga uang kamu ya uang kamu” jawab Deo sambil tersenyum “beruntung banget kakaknya dapet pacar gak pelit” puji pemilik warteg itu. Mira hanya tersenyum malu atas pujian pemilik warteg tersebut lalu merekaberjalan keluar warteg dan diluar supir sudah menunggu mereka.
Lalu mereka pun pulang saat Mira pulang ia tak menyangka kakeknya belum tidur tapi malah bermain kartu dengan kepala pelayan dan pelayan lainnya dengan sangat seru dan terlihat banyak tempelan tisu diwajah mereka.
“ah nona sudah pulang” ucap kepala pelayan.
__ADS_1
“ah iya kalian belum tidur juga?” tanya Mira.
“belum cucuku kami bermain kartu mau bergabung?” tanya kakeknya Mira.
Kemudian saat melihat simpanan pertama Veer yang sudah pergi putra simpanan Veer yang kedua pun bertanya apakah mereka juga mempunya uang tabungan untuk menyewa rumah dipinggiran kota “ibu apakah kita juga punya sisa tabungan?” Tanya anaknya simpanan Veer “aku tidak tau kita harus mengecekny dulu di atm” jawab simpanan itu.
Kemudian ibu dan anak itu pergi ke atm dan mengecek sisa saldo mereka dan ternyata sisanya saldonya tinggal lima juta “saldo kita tinggal lima juta kau harus segera mencari pekerjaan untuk hidup kita” ucap simpanan itu kepada anaknya “heng itu wanita ****** itu merusak segalanya kalau bukan karena dia kita perlu hidup sudah seperti ini” kata putra simpanan itu kesal.
Kemudian mereka pergi kepinggiran kota dan berhasil menyewa sebuah apartemen sedangkan ayahnya Mira pergi keperdesaan untuk menjalani hidupnya beberapa bulan telah berlalu ada rentenir datang kerumah simpana pertama ayahnya Mira untuk menangih utang.
“TOK TOK TOK”
“…………………………………………………….” Tapi tidak ada yang menjawab dari dalam. “bos jangan jangan mereka kabur bos” ucap salah satu anak buah rentenir itu “ DOBRAK PINTUNYA” perintah rentenir itu “BAIK BOS” jawab anak buah rentenir lalu anak buah rentenir itu mendrobak pintu itu hingga pintunya hancur
“BRAK”
“DASAR JA*******LANG KELUAR BAYAR UTANGMU” TERIAK ANAK BAUH RENTENIR ITU.
“PERIKSA SEMUA TEMPAT” perintah rentenir itu.
“BAIK BOS” jawab anak buahnya.
__ADS_1
Kemudian anak buah rentenir itu pun menemukan Vivi dan ibunya yang bersembunyi dibawah tempat tidur anak buah rentenir itu menarik mereka keluar dan menghadap boa mereka Vivi dan ibunya pun ketakutan.
“PLAK” retenir itu menampar ibunya Mira dengan keras Vivi pun terkejut dan takur karena melihat ibunya ditampar keras oleh rentenir
“CEPET BAYAR UTANG KALIAN YANG delapan RATUS JUTA WANITA J******LANG” kata rentenir itu dengan keras “AAAPPPPPPA bukankah utang kamu seharusnya total sama bunga cuman seratus juta kenapa bisa naik delapan ratus juta” ibunya Vivi terkejut “karena putramu meminjam uang empat ratus juta kepada kami kau kan sudah tau bunga kami berapa” ucap rentenir itu lagi.
“taaappiii aku hanya memiliki seorang putri aku tidak memiliki putra” ucap ibunya Vivi gemetar “ AAAAHH SIALAN JANGAN COBA COBA BERBOHONG PADAKU” ucap rentenir itu marah Vivi dan ibunya pun ketakutan karena kemarahan rentenir itu tiba tiba Vivi teringat kepada anak simpanan Veer yang kedua “jadi sibreng***sek itu yang meminjam uang atas nama kami” guman Vivi pelan.
“APA YANG KAU GUMANKAN J*****LANG CEPAT BAYAR UTANGMU” ucap rentenir itu tiba tiba Vivi berdidri dan mencoba menggoda rentenir itu “kakak tampan jangan marah aku tau siapa yang meminjam uang darimu itu bukan saudaraku melainkan orang lain”
“aku pasti akan menemukannya untukmu tolong berikan kami waktu dan malam kamu ada jadwal kosong bukan” ucap Vivi mencoba merayu rentenir itu.
Rentenir yang mesum itu pun berubah sikapnya melihat badan Vivi yang bagus dan buah dada yang besar ia mememang pantat Vivi dengan mesum “ hehehehe tentu saja datanglah ketempatku malam ini” ucap rentenir itu dengan mesum.
Lalu pergi bersama anak buahnya setelah beberapa rayuan Vivi “dasar baji****ngan itu beraninya ia meminjam uang sebanyak itu dan kita yang harus menanggungnya” ucap Vivi kesal “mereka ibu dan anak sama saja berani beraninya mereka” lanjut ibunya Vivi.
“nak kamu bersiap siap lah nanti malam kamu harus pergi kerumah rentenir itu goda dia dan pikat dia jika kau berhasil memikatnya hidupku mungkin akan lebih baik” ucap ibunya Vivi “biar ibu yang mencari sepasang ibu dan anak ba***ngan itu” lanjut ibunya Vivi.
Disisi lain anak simpanan Veer yanng kedua membawa ibunya kabur bersama dan melakukan operasi plastik agar bisa bekerja dione grup perlahan lahan mengambil alih one grup saat sudah berhasil melakukan operasi plastik disebuah klinik anak simpanan itupun pergi melamar kerja dengan percaya dione grup.
Bahkan dia juga sudah menyusun rencana untuk mendekati Mira lalu menusuknya dari belakang tetapi diluar ekspetasinya dia hanya diterima sebagai ob saja karena dia hanya lulusan SMA. “aaappaa saya cuman diterima sebagai ob saja” “iya tuan karena anda hanya lulusan SMA” lalu mau tidak mau ia pun menerima pekerjaan itu dan keluar dengan kesal.
__ADS_1