Penghianatan

Penghianatan
Episode 70


__ADS_3

Setelah selesai makan Mira pun duduk disamping kakeknya ia mengeluarkan semua hadiah yang ia beli saat ia sedang bulan madu bersama Deo “kakek ayo lihat liontin ini” ucap Mira sambil menunjukan liontin yang ia tempa diturki didalam liontin itu terdapat foto ibunya Mira neneknya Mira kakeknya Mira dan Mira sendiri lalu dibagian lain dari liontin tepatnya dibelahan liontin yang lain terdapat foto neneknya Mira ibunya Mira kakeknya Mira dan Deo berserta dengan Mira melihat foto yang ada diliontin itu kakeknya Mira tidak bisa menahan air matanya dan menangis didepan Mira untuk petama kali bukan menangis seperti bermain drama tetapi tulus dari hatinya kakeknya Mira sendiri “kakek jangan menangis aku disini” ucap Mirasambil menghapus air mata kakeknya “iya cucuku” ucap kakeknya lalu Mira memeluk kakeknya dengan lembut dan hangat Deo juga ikut masuk kedalam pelukan tersebut.


Lalu Mira kembali menunjukan hadiah lainnya Mira memberikan jam tangan untuk kakeknya dimana saat kakeknya akan melihat jam maka kakeknya juga akan melihat foto neneknya Mira memakaikan jam tangan itu kepada kakeknya “kakek lihat jam ini dan buka seperti ini” ucap Mira sambil mengajari kakeknya menggunakan jam tangan tersebut melihat foto istrinya yang terpangpang disana kakeknya Mira sangat sedih dan senang “terima kasih nak” ucap kakeknya Mira terharu lalu Mira memakaikan gelang berkat yang ia dapat saat berbulan madu dengan Deo “gelang apa ini cucuku?” tanya kakeknya Mira dengan bigung saat Mira sedang memakaikannya gelang tersebut “ini gelang berkat yang akan melindungi kakek senantiasa” jawab Mira dengan serius “itu benar kakek aku juga memakainya” lanjut Deo sambil menunjukan gelang yang ada ditangannya.

__ADS_1


“ooh baiklah” ucap kakeknya Mira senang “tapi aku cucuku memakainya juga?” tanya kakenya Mira “tentu saja lihatlah” jawab Deo sambil menunjukan tangan Mira yang ikut memakai gelang tersebut “emm baguslah” ucap kakeknya Mira lalu Mira kembali mengbonglar hadiah untuk kakeknya dan mengiraukan keberadaan ayahnya sejak kepulanganya dibandara sampai sekarang setelah selesai MIra pun kembali kekamarnya bersama Deo sebelum ikut Mira naik keatas Deo memberikan hadiah dan gelang berkat yang mereka dapat dari korea selatan kepada ayahnya Mira “ayahnya mertua ini hadiah yang aku dan Mira siapkan untukmu dan ini gelang berkat anda” ucap Deo sambil menyerahkan haddiah dan gelang berkat itu kepada ayahnya Mira “oh benarkah terima kasih ya Deo” ucap ayahnya Mira dengan ekspresi senang “tadi Mira hanya terlalu merindukan kakek saja sebab itu sedikit melupakan ddan mengabaikan anda” lanjut Deo mencoba menghibur ayahnya Mira yang sejak tadi diabaikan oleh Mira.


“oh tenang saja aku tau kok Mira sangat dekat dengan kakeknya jadi dia pasti akan merindukan kakeknya sudah tidak bertemu selama sebulan” ucap ayahnya Mira mencoba menyembunnyikan kesedihannya karena diabaikan Mira sejak kepulangan Mira “baiklah kalau begitu saya akan naik kekamar dulu” kata Deo lalu berjalan mejauh dari ayahnya Mira dan kemabli kekamarnya untuk menghabiskan waktu bersama Mira kakeknya Mira juga kembali kekamarnya untuk bersitirahat ayahnya Mira membawa hadiah yang diberikan Deo padanya tadi kekamarnya ia membuka hadiah itu dan berisi sebuah miniatur anggur merah dan sebuah cicin berlian merah “ternyata putriku masih memikirkanku” guman ayahnya Deo dengan ekspresi senang bercampur dengan sedih disisi lain simpanan ayahnya Mira yang kedua sedang menyusun rencana untuk mendekati Mira ia berencana untuk mendekati Mira dengan berpura pura hampir tertabrak mobil didepan Mira agar Mira menolongnya lalu Mira dapat melihat wajahnya.

__ADS_1


Lalu simpanan kedua ayahnya Mira pun menjalankan rencana keduanya saat melihat ekspresi Mira ia pura pura bertanya kepada Mira apakah dia baik baik saja sambil memgang tangan Mira “apa anda baik baik saja nona kecil?” tanya simpanan kedua ayahnya Mira dengan ekspreis khawatir yang palsu “hah oh saya baik baik saja nyonya” jawab Mira yang tiba tiba sadar “saya permisi dulu” ucap Mira lalu berjalan pergi dan masuk kedalam mobil melihat hal itu simpanan kedua ayahnya Mira merasa rencananya kali ini sudah berhasil dan ia yakin sebentar lagi dia pasti bisa dekat dengan Mira yang dia anggap sebagai putri kandungnya dan ia juga merasa sebentar lagi ia akan menjadi nyonya besar keluarga Sekar dan menjadi nona besar Flores dan kehidupannya akan bahagia dan semua akan berada dalam kendalinya karena Mira yang sangat menyayangi ibunya dan mendengarkan dan patuh terhadap ibunya bahkan kakeknya Mira yang sangat sayang kepada ibunya Mira yaitu putrinya ia yang merasa ia yang sebenarnya hanya ibu kandungnya Mira tetapi ia masih bisa mendapatkan status sebagai nona beesar keluarga terpandang dan ditakuti oleh orang orang “ini sekali panah kena dua burung” guman simpanan kedua ayahnya Mira dalam hati dengan senang .


Lalu ia kembali keapartemennya dan merasa tindakannya hari ini sudah cukup dan ia bisa kembali pulang dan istirahat “baiklah sudah cukup untuk hari ini” ucap simpanan kedua ayahnya Mira lalu menghentikan taksi dan pulang keapartemennya disisi lain Mira yang didalam mobil tidak percaya dengan apa yang ia lihat tadi ia tidak percaya bahwa wanita yang ia tolong sangat mirip dengan ibunya sampai ia sangat kaget melihat hal itu “bagaimana mungkin ini terjadi?” guman Mira dalam hati bertanya tanya dan kebigungan MIra terus berfikir bagaiaman mungkin ada orang bisa begitu mirip dengan ibunya yang sudah meninggal dunia Mira merasa ini sangat tidak masuk akal jadi ia diam diam mengutus orang untuk menyelidikinya secara rahasia tetapii tidak terlihat seperti menyelidiki setelah beberapa hari bawahan Mira melaporkan bahawa kemungkinan wanita yang Mira tolong hari itu adalah ibunya Mira yanng belum meninggal dunia dan bisa saja kematian ibunya Mira hanya rekayasa belaka dan menurut informasi juga wanita yang mirip dengan ibuny Mira itu baru pulang dari luar negeri untuk pengobatan penyakitnya dan belum diketahui pasti penyakit apa tetapi wanita itu mengalami amnesia karena benturan yang keras di kepalanya.

__ADS_1


Mendengarkan laporan dari anak buahnnya Mira sama sekali tidak percaya dan sulit mempercayai hal ituia merasa hal itu tidak masuk akal karena saat ibunya menghembuskan nafas terakhirnya Mira ada disamping ibunya adi bagaimana mungkin hal ini terjadi itu sangat tidak masuk akal menurut Mira dan sangat diluar nalar.


__ADS_2