
Sesampainya disana ayah Mira terkejut dengan luka Deo ia pun bertanya bagaimana Deo bisa terluka sampai seperti ini.
“bagaiamana Deo bisa terluka seperti ini?”tanya ayah Mira sambil melihat luka Deo
“dia berkelahi dengan karyawan kantor one grup ayah” jawab Mira.
“apa bagaimana bisa?”tanya ayah Mira terkejut.
“tanyakan saja padanya ayah jangan tanyakan pada ku aku tidak tau apapun”jawab Mira lagi.
“paman jangan bertanya dulu aku ingin istirahat dulu nanti akan kuceritakan saat kita bermain catur bagiamana” ucap Deo.
“baiklah pergi istirahatlah” ucap ayahnya Mira.
Lalu Deo pun naik keatas kamar untuk beristirahat meninggalkan Mira dan ayahnya sendiri.
Setelah Deo naik keatas Mira dan ayahnya membahas tentang hubungan kerja sama perusahan internasional grup. Internasional grup adalah perusahaan terbesar didunia lalu perusahaan jaya grup dan setelah itu one grup yang dipimpim oleh mira sekarang walaupun peminpin aslinya tetap ayahnya yang seorang presiden dione grup sebab itu dia berdiskusi dengan ayahnya tentang hal ini.
“ayah jadi bagimana menurutmu tentang kerja sama dengan Internasional grup ini?” tanya Mira kepada ayahnya.
“menurut ayah kita harus berhati hati saat menjalin kerja sama dengan grup terbesar didunia ini” jawan ayahnya Mira.
“aku tau ayah aku akan berhati hati” kata Mira.
“Mira saat kamu berhasil menangani proyek besar seperti ini maka ayah akan menyerahkan posisi presiden perusahaan kepadamu ayah juga sudah ingin pensiun” ucap ayahnya Mira.
“baik ayah,ayah tenang saja”kata Mira kepada ayahnya mencoba menyakinkan ayahnya.
Setelah selesai mebicara mengenai kerja sama dengan Internasional grup Mira pun naik keatas menuju kamarnya untuk beristirahat sedangkan ayahnya berjalan menuju taman dan minum teh disana.
Setelah Mira sampai dikamarnya ia langsung mandi lalu setelah selesai mandi ia memaikai kemeja dan mengeringkan rambutnya lalu ia pun berbarimg ditempat tidur tidak sampai dua menit Mira sudah tertidur karena kelelahan.
Saat Mira sedang tertidur pulas Deo pergi menemui ayahnya Mira untuk membahas kejadian dikantor tadi.
__ADS_1
“paman boleh mengobrol?”tannya Deo kepada ayahnya Mira.
“tentu saja kenapa tidak nak kemari lah” jawab ayahnya Mira.
“paman aku ingin menceritakan tentang kejadian dikantor tadi”ucap Deo.
“iya ceritakanlah kenapa kamu bisa dipukuli dikantor”kata ayahnya Mira.
“ada seorang kayrawan diperusahaan one grup yang mengejar Mira” ucap Deo dengan wajah serius.
“saat sedang memberi penjelasan dihadapan Mira dia menyebut nama Mira seolah dia sudah sangat mengenalnya” lanjut Deo dengan wajah yang serius.
“AAAPPPAAA” ayah Mira terkejut mendengar perkataan Deo tersebut.
“dikantor tidak ada lagi yang berani memanggil nama Mira dan mengenalnya dengan baik kecuali………” ayah Mira menghentikan ucapan nya sejenak.
“KECUALI SIAPA PAMAN” ucap Deo dengan nada tinggi dan wajah yang serius.
“itu mantan suami Mira orang itu bernama Velix Gunawan” lanjut ayah Mira.
“LAKI LAKI BANGSAT ITU TIDAK PANTAS HIDUP” ucap Deo dengan penuh amarah.
“TENANGKAN DIRIMU DEO FALENSI” ucap ayah Mira kepada Deo sambil meliriknya dengan tajam.
“aku tau orang itu tidak pantas hidup tapi aku tidak tahu bahwa ia masih berani muncul dihadapan Mira” lanjut ayah Mira sambil menahan kekesalannya.
“tapi kenapa Mira diam saja saat tau mantan suaminya kembali?” tanya Deo penasaran.
“hais gunakan otak mu Deo Falensi” kata ayah Mira.
“sudah nanti kita bahas ini lagi ayo makan dulu” lanjut ayah Mira.
Deo dan ayah Mira pun berjalan bersama menuju meja makan saat mereka berdua sudah duduk dimeja makan para pelayan pun segera menghidangkan makanan lezat.
__ADS_1
“dimana Mira?” tanya ayah Mira kepala para pelayan.
“nona sedang tidur dikamarnya tuan” jawan salah seorang pelayan.
“ooh baiiklah kalau begitu kita makan saja dulu paman” ucap Deo.
Saat mereka sedang makan tiba tiba seketaris Mira datang membawa dokumen penting saat seketaris tiba ada seorang pelayan Mira menghampirnya dan menyuruh sketaris itu untuk langsung naik keatas menemui Mira. Lalu seketaris itu pun naik keatas.
“TOK TOK TOK”
“permisi boleh saya masuk CEO”
“masuk” ucap Mira.
" CEO ini dokumen detail tentang proyek bersama grup asaslan" sekretaris menyerahkan dokumen tersebut.
"bagaimana menurut Anda CEO?" tanya sekretaris tersebut.
"ataurkan jadwal saya untuk pertemuan menandatangani kontrak ini"ucap Mira sambil menyerahkan dokumen itu kembali kepada sekretaris nya.
"oh ya CEO bagiamana pertemuan anda dengan ceo jaya grup?" tanya seketaris lagi.
"atur kan saja " jawab Mira singakat.
"baik CEO" ucap seketaris tersebut.
"oh ya CEO bagiaman dengan pak Velix?" tanya seketaris itu sekali lagi kepada Mira.
"skor dia selama dua hari" jawab Mira.
"baik CEO " jawab sekretaris tersebut.
Lalu seketaris Mira pun keluar ia berjalan menuju lantai bawah lalu menyapa Deo dan ayahnya Mira yang sedang makan lalu pergi dari kediaman sekar.
__ADS_1