Penghianatan

Penghianatan
Episode 34


__ADS_3

“apa tidak pa” ucap ceo Aslan mencoba mengelak semua orang hanya melihat ceo Aslan dengan datar ceo Aslan yang malu pun berjalan pergi dengan alasan ia ingin kekamar mandi “aku pergi kekamar mandi dulu”kata ceo Aslan lalu berjalan pergi menjauh. “dasar anak ini” ucap ayahnya ceo Aslan saat berjalan dikamar mandi ceo Aslan terus memperhatikan Mira hingga ia hampir menabrak orang lain Sedangkan Mira hanya fokus bermain blu tangkis dengan kakeknyadan tidak memperhatikan ceo Aslan yang terus menatapnya .


Kakek Mira yang sudah mengetahui lamaran Deo terhadap Mira pun bertanya kapan Deo akan melamar secara resmi dikediaman Sekar “cucuku bocah ingusan itu sudah melamarmu bukan?” tanya kakeknya Mira


“emm iya kakek aku belum ingin menikah” jawab Mira “oh berarti kau menolak lamaran bocah ingusan itu?” tanya kakek Mira bersemangat “tidak kakek kami akan bertunangan dulu” jawab Mira kakeknya Mira pun sedikit kecewa mendenngarnya.


“kek istirahat dulu” ucap Mira “baiklah cucuku” jawab kakeknya Mira Mira pun beristirahat lalu pelayan membawakan air untuk Mira dan kakeknya Mira pun minum dengan cepay ia menghabiskan satu botol air dengan tiga tekukan “kau sangat haus ya” ucap kakeknya Mira “iya kakek” jawab Mira lalu mereka beristirahat dan makan pelayan menyajikan makanan untuk mereka.


Mereka pun makan siang dengan lahap setelah makan siang dan puas bermain mereka pun pulang kemabli kediaman Sekar melihat Mira yang sudah pulang ceo Aslan juga ingin kembali kekantor “ma aku ingin kembali kekantor ada pekerjaan” ucap ceo Aslan “heng dasar anak dajal karena sudah tidak ada presiden Sekar lagi kan” ucap ayahnya kesal mendengar perkataan putranya sulung.


“tidak apa apa suamiku biarkan dia pergi mengejar cintanya eh maksud mama mengejar karirnya” ucap ibunya ceo Aslan lalu ceo Aslan pun pergi selang tidak lama ceo Aslan pergi keluarganya juga pergi dan kembali kerumah karena cuaca yang sangat panas dan tidak ada tempat teduuh lagi.


Disisi lain ayahnya Mira yang kini menetap dipedesaan ia hidup dengan damai dipedesaan ia memelihara ayam dan bebek untuk dijual telurnya dan ia jugua menanam beberapa sayuran dan buah buahan sendiri dan sesekali saat sedang senggang ia menatap foto ibunnya Mira yang ia pajang di ruang tamu.


“Reina aku telah melakukan kesalahan besar sehingga putri kita sangat membenciku” “sangat menyesal aku tidak tau apakah aku masih pantas memanggilmu istriku” ucap ayahnya Mira sambil menangis dan foto ibu Mira dengan penuh perasaan bersalah dan menyesal. Setiap malamnya ayahnya Mira akan selalu berbicara kepada foto ibunya Mira.


Terkadang ia juga merasa rindu kepada putrinya Mira saat ia merindukan Mira ia akan melihat pencarian berita atau menonton televisi membaca koran berharap mendapat berita Mira ia juga sering menatap foto Mira saat ia masih duduk dibangku sekolah saat itu dia mengirim Mira bersekolah dijepang agar dia menjadi pewaris yang sempurna.

__ADS_1


Dipedesaan juga ada seorang pemuda yatim piatu yang sering sering membantunya saat pemuda itu masuk kedalam rumah Veer karena Veer mengundangnya untuk makan bersama pemuda itu melihat foto ibunnya Mira.



“cantik sekali” guman pemuda itu pelan mendengar pujian pemuda itu Veer pun berkata “itu istriku tetapi karena kesalahan yang aku lakukan aku kehilangan dia saat itu istriku masih sangat muda tapi ia sudah pergi untuk selamanya karena diriku”ucap Veer memasang senyum pahit pemuda yang peka pun tidak menanyakan lebih lanjut lagi lalu pemudaitu berjalan dan melihat lihat ia melihat foto Mira yang sedang memakai pakaian sekolah.



Pemuda itu bertanya kepada Veer siapa gadis yang ada difoto itu “paman siapa gadis difoto ini?” tanya pemuda itu Veer pun tersenyum “itu putriku” jawab Veer tersenyum pahit “cantikkan?” tanya Veer pemuda itu langsung menjawab dengan cepat “cantik banget” jawab pemuda itu cepat Veer pun tersenyum pemuda itu pun merasa canggung karena ia menjawab dengan begitu bersemangat.


Pemuda itu pun bertanya tanya kenapa putri Veer begitu membenci Veer dan apa yang telah Veer lakukan sehingga putrinya begitu membencinya tetapi ia tidak ingin menanyakan lebih lanjut lagi karena melihat Veer yang penuh dengan rasa bersalah dan penyesalan lalu setiap hari pemmuda itu pun datang kerumah Veer untuk membantunya dan Veer juga setiap hari menyuruh pemuda itu untuk menemaninya makan bersama.


Dan setiap masuk kedalam rumah Veer pemuda itu akan melihat foto Mira dan senyum senyum sendiri Veer yang melihat pemuda itu setiap harinya menatap foto Mira dan senyum senyum sendiri pun mengerti isi hati pemuda itu “nak apakah kau menyukai putriku?” tanya Veer iseng mendengar pertanyaan Veer pemuda itu langsung kaget “hah tidak kok paman”jawab pemuda itu canggung.


Veer pun tersenyum mendengar jawaban pemuda itu “menyukai seseorang tidak salah nak” ucap Veer “tapi putriku sudah memiliki kekasih” lanjut Veer mendengar hal itu pemuda itu langsung terlihat kecewa ia juga menjadi lesu “iya mana mungkin gadis secantik itu tidak memiliki kekasih” guman pemuda itu dalam hati.


Veer pun mencoba memberikan semangat kepada pemuda itu dan saat mereka sudah selesai makan mereka menonton televisi bersama dan Veer melihat berita ia melihat berita yang mengabarkan pertuangan antara Mira dan Deo “ perseden Mira Sekar bertungan dengan tuan muda Florensis pada tanggal tiga puluh agustus” “tuan muda Florensis juga melamar presiden Sekar saat acara ulang tahun tuan muada Aslan” “dan lamaran resmi nya dilakukan dikediaman Sekar ayah dari tuan muda Florensis datang sendiri bersama tuan muda Florensis dan membicarakan pertuangan dan pernikahan mereka” ucap pembawa berita ditelevisi.

__ADS_1


Melihat foto Mira dan Deo yang ditampilkan pemuda itu mengenali wajah Mira “paman itu putri paman?” tanya pemuda itu “iya itu putriku”jawab Veer mendengar hal itu hati pemuda itu seketika hancur karena wanita idamannya sudah bertunangan dan wanita idamannya juga berasal dari keluarga kelas atas “paman keluarga paman dari kelas atas?” tanya pemuda itu untuk memastikan “iya paman tinggal dipedesaan untuk menemukan kedamaian” jawab Veer seketika pemuda itu kaget.


Semetara Veer yang masih melihat Mira ditelevisi dengan bangga karena putrinya sudah menjadi presiden sekaligus pemimpin one grup menjadi sangat sukses dan Mira jugua mendapatkan pasangan yang baik Veer menjadi sangat bangga padanya sedangkan pemuda yang masih terbegong karena dihancurkan oleh kebenaran selama ini.


Ternyata ia memang tidak mungkin bisa bersama Mira karena dunia meraka sangat berbeda pemuda itu menjadi diam seribu bahasa setelah tidak lama Veer baru sadar akan pemuda yang sedang berada disampingnya dan termenung “nak kam kenapa?” tanya Veer khawatir pemua itu pun tersadar “aa tidak apa apa paman” jawabpemuda itu yang tersadar.


Veer mengerti pasti pemuda itu sangat kaget karena selama ini gadis yang disukainya akan segera bertunangan dan gadis itu juga berbeda kasta dengannya dan mereka juga adalah dua dunia yang sangat berbeda dan tidak mungkin bersama “nak jangan terlalu sedih kamu akan mendapatkan yang lebih baik” ucap Veer mencoba memberikan semangat.


Tidak lama kemudian setelah kejadian itu pemuda itu membawa seorang gadis datang kerumah Veer dan Veer menyambut kedatangan mereka dengan senang pemuda itu mengenalkan gadis yang ada


disampingnya belum sempat ia mengenalkan gadis itu ada klason mobil diluar dan mereka punn segera keluar untuk melihatt siapa itu.


Saat keluar Veer sangat terkejut ia melihat Mira disana datang bersama kakeknya ayahnya Deo dan Deo sendiri juga datang



“Mira” panggil Veer senang Veer langsung mempersilakan mereka masuk mereka semua pun duduk bersama termausk pemuda itu ayahnya Deo mengatakan maksud dari medatangan mereka dan mereka juga akan menetap disini selama satu minggu.

__ADS_1


__ADS_2