Penghianatan

Penghianatan
Episode 33


__ADS_3

mereka terus bercumbu sepanjang malam dan terus berhubungan intim sepanjang malam pelayan itu terus mengerang sepanjang malam.


dan gerangan ini didengar oleh Isabel yang melewati kamar saudara tiri isabel saat ia haus dan ingin mengambil air ia mendengar suara desah dari kamar saudara tiri nya.


ia pun menguping dikamar saudara tirinya itu ia ingin membuka pintu tapi ternyata pintunya dikunci "dasar pelacur mana yang ia bawa pulang" guman Isabel pelan.


lalu Isabel lanjut pergi mengambil air lalu kembali kekamarnya dan sisi lain ceo Aslan yang sedang patah hati setiap hari mengurung diri dikamar dan minum minuman keras setiap hari untuk melupakan semua tentang Mira.


"kakak kenapa kamu setiap hari dikamar terus?" " kamar mu penuh dengan bau alkohol bagaimana jika presiden Mira tau kalau kau menjadi pecandu alkohol" ucap adiknya ceo Aslan dari luar kamar.


ceo Aslan tetap tidak menjawab hingga lima menit kemudian ceo Aslan baru menjawab "tidak apa apa ini tidak ada kaitan dengan presiden Mira aku hanya lagi ingin minum" ucap ceo Aslan dari dalam kamar.


"hais orang yang sedang patah hati sangat rumit" guman adiknya ceo Aslan dalam hati lalu adiknya ceo Aslan turun dan saat ia turun ayah dan ibunya ceo Aslan bertanya penyebabnya.


"bagaimana nak ada apa dengan kakak mu?" tanya ibunya ceo Aslan"hais ma kakak nt" jawab adik nya ceo Aslan pusing "nt sama siapa?" tanya ayahnya ceo Aslan penasaran dan terkejut karena selama ini putra sulungnya tidak pernah jatuh cinta kepada seorang wanita.


"Mira Sekar presiden one grup" jawab adiknya ceo Aslan "APA" ayah dan ibunya ceo Aslan terkejut " ck kakak juga malah menyukai wanita yang gila kerja ditambah lagi sudah ada pawang nya pula" ucap adiknya ceo Aslan dengan ekspresi tidak berdaya.


ayah dan ibunya ceo Aslan masih terkejut karena putranya menyukai Mira "bagaimana dia bisa menyukai presiden Sekar?" tanya ayahnya ceo Aslan kepada adiknya ceo Aslan


"aku gak tau kakak terus menatapnya dengan dalam dan wajah tersipu malu saat berhadapan dengan presiden Sekar " jawab adiknya ceo Aslan.

__ADS_1


ayah ibu dan adiknya ceo Aslan pun mencoba untuk membantu ceo Aslan keluar dari fase patah hati nya semua orang sangat cemas ibunya pun karena sangat khawatir kepada putranya ia berpikir untuk membuat rencana tidak sengaja bertemu dengan Mira.


dan mendekati nya secara perlahan lalu mendekatkannya dengan putra sulungnya ia pun menyuruh pelayan kepercayaan untuk mencari tau kemana Mira akan pergi besok.


setelah mencari tau pelayan itu pun mendapatkan informasi dan langsung melaporkan kepada ibunya ceo Aslan "nyonya besok presiden Sekar akan pergi piknik berdua dengan kakeknya tuan besar Flores" lapor pelayan kepercayaan ibunya ceo Aslan.


mendengar informasi itu ibunya ceo Aslan pun menyusun rencana dan berencana untuk membawa keluarganya untuk pergi piknik juga "baiklah terima kasih atas kerja kerasmu" ucap ibunya ceo Aslan.


lalu pelayan itu pun izin pergi keesokan harinya ibunya ceo Aslan membujuk putra sulungnya itu dengan susah payah dan akhirnya ceo Aslan pun setuju ikut bersama.


mereka pun pergi piknik keluarga bersama ibunya ceo Aslan terus menanti kedatangan Mira dengan kakeknya " nak presiden Sekar itu bagaimana sih orangnya?" tanya ibunya ceo Aslan kepada ceo Aslan "hah kenapa mama tiba tiba nanya kek gitu?" ceo Aslan bertanya balik.


"haduh bilang aja kenapa sih mama pengen tau" jawab ibunya kesal "baiklah dia cantik manis mandiri kuat cerdas dan menarik intinya dia sempurna banget setiap dan segala hal tentang dia semuanya aku suka" ucap ceo Aslan dengan tatapan lembut.


"baiklah cucuku" jawab kakeknya Mira dengan senang lalu pelayan pun langsung membuka tikar sementara suara Mira menarik perhatian ceo Aslan dan keluarnya "Mira" ucap ceo Aslan terkejut melihat Mira juga ada disini.


"Mira?" " dia presiden Sekar?" tanya ibunya Aslan "iya ma" jawab ceo Aslan ibunya ceo Aslan terus menatap kearah Mira.



"emm wanita ini memang cantik" guman ibunya ceo Aslan dalam hati " tapi aku harus mengujinya dulu" guman ibunya ceo Aslan dalam hatinya ia pun langsung menyusun rencana.

__ADS_1


ia melihat putranya yang terus menatap Mira tanpa berkedip ayah ibu dan adiknya pun mengetahui bahwa ceo Aslan tidak bisa melepaskan pandangannya dari Mira.


ibunya berjalan mendekat kearah Mira yang sedang bermain bulu tangkis dengan kakeknya ia berjalan dan pura pura jatuh didepan Mira.


Mira yang melihatnya pun segera menolong dan bertanya apakah dia baik baik saja " apa anda baik baik saja Tante?" tanya Mira dan membantu ibunya ceo Aslan berdiri " aa iya terima kasih nak Tante baik baik saja" jawab ibunya ceo Aslan.


"kamu sangat baik nak" ucap ibunya ceo Aslan "hahaha tidak Tante" ucap Mira malu "baiklah Tante bisa jalan sendiri?" tanya Mira ibunya ceo Aslan pun langsung mengambil kesempatan emas ini.


"emm sepertinya tidak bisa" jawab ibunya ceo Aslan berpura pura lemah Mira pun langsung berinisiatif membawa ibunya ceo Aslan kembali.


saat sampai ceo Aslan kaget melihat Mira


"Mira" guman ceo Aslan pelan " terima kasih nak" ucap ibunya ceo Aslan ayahnya ceo Aslan yang sudah tau rencana istrinya pun ikut memainkan drama.


"istriku apa kau baik baik saja?" tanya ayahnya ceo Aslan "aku baik baik saja suamiku" jawab ibunya ceo Aslan "bagaimana kau bisa terjatuh?" tanya ayah ceo Aslan "aku tidak sengaja terjatuh tadi" jawab ibunya ceo Aslan.


"untuk anak muda ini menolong ku" lanjut ibunya ceo Aslan Mira pun menyapa dan tersenyum malu lalu ayahnya ceo Aslan pun berterima kasih dan ia juga menyuruh kedua putranya untuk berterima kasih.


"HEI CEPAT UCAPKAN TERIMA KASIH" perintah ayahnya ceo Aslan saat Mira melihat adiknya ceo Aslan ia pun langsung mengenali mereka "eh tuan muda Aslan?" "terima kasih presiden Sekar" ucap ceo Aslan.


"oh cwo Aslan juga disini ya " ucap Mira sedikit kaget "iya terima kasih sudah menolong ibu ku" ucap ceo Aslan "oh tidak masalah ceo Aslan" balas Mira lalu Mira izin pamit untuk pergi.

__ADS_1


Mira pun pergi dan lanjut bermain bulu tangkis dengan kakeknya ceo Aslan terus memperhatikan Mira dari kejauhan "nak kamu menyukai wanita kulkas berpintu seratus" ucap ayahnya ceo Aslan.


"hah? apa?" ucap ceo Aslan ceo Aslan terkejut mendengar ucapan ayahnya dan wajahnya langsung merah seperti tomat.


__ADS_2