Penghianatan

Penghianatan
Episode 29


__ADS_3

Ceo presiden internasional grup mengundang Mira untuk datang ke acara ulang tahun adik laki lakinya saat sudah selesai membahas proyek mereka yang baru.


“senang bekerja sama dengan anda ceo Aslan” ucap Mira sambil berjabatan tangan dengan ceo grup Aslan sebagai senang berdikusi tentang proyek baru ini “iya senang bekerja sama dengan anda juga” “semoga proyek ini berhasil seperti proyek sebelumnya” ucap ceo Aslan dan terlihat wajahnya memerah saat berjabat tangan dengan Mira dan juga setelah selesai berjabat tangan dengan Mira.


Seketaris ceo Aslan yang melihat wajah atasannya memerah ia pun mengerti alasannya dan tetapi salah satu ketua tim berfikir ceo Aslan sedang deman atau terkena flu jadi ia pergi mennyiapkan secangkir the manis panas untuk ceo Aslan sebelum ia pergi.


“emm permisi ceo Aslan ini ada the madu untuk anda silahkan diminum” ucap kepala tim sambil menyerahkan secangkir teh manis panas kepada ceo Aslan. Ceo Aslan kebingungan kenapa krayawan Mira memberikan secangkir the manis panas kepada nya “hah? Untuk saya?” tanya ceo Aslan kebingungan.


“iya untuk anda ceo bukankah ceo sedang flu atau demam bukan?” “soalnya tadi saya melihat wajah ceo memerah seperti tomat” ketua tim menjelaskan alasan ia memberikan secangkir the manis panas kepada ceo Aslan Mira yang mendengar ceo internasional grup sedang sakit ia pun menanyakan keadaan ceo internalsional grup.


“apa anda baik baik saja ceo?” tanya Mira melihat Mira yang menanyakan keadaannya ceo Aslan wajah ceo Aslan seketika memerah seperti tomat “nah kan presiden ceo Aslan lagi sakit tuh” ucap ketua tim yang melihat wajah ceo Aslan yang memerah kembali “iya benar cepat antarkan ceo Aslan kerumah sakit” perintah Mira kepada ketua tim.


Lalu ketua tim langsung membawa ceo Aslan dengan paksa walaupun ceo Aslan mengatakan ia tidak apa apa dan tidak ingin kerumah sakit tetapi kepala tim tetap memaksa dan mebawa ceo Aslan kerumah sakit untuk diperiksa dokter sedangkan Mira kembali ruangannya dan ingin berbincang dengan Deo saat Mira akan menelpon Deo rupanya Deo sudah menelpon Mira .


Kemudian Mira segera mengangkat panggilan dari Deo dengan senang


“halo ra apa kabar sayang” sapa Deo dengan suara riang.


“lu kek bahagia banget ya berpisah dari gue” ucap Mira sambil cemberut.


“hah mana ada malah gue tersiksa banget tau gak” ucap Deo.


“affah iya dek jadi kok suara mu riang kali” ucap Mira sedikit kesal.

__ADS_1


“hehehe karena aku dah mau pulang bentar lagi” kata Deo dengan nada senang.


“beneran?” tanya Mira bersemangat.


“yoi gue juga ada beli sesuatu buat elu” ucap Deo bersemangat.


“beli apaan sih?” tanya Mira penasaran.


“ada deh” jawab Deo mengoda Mira.


Mereka terus mengobrol dengan penuh semangat dan mereka juga bercanda tawa lalu Mira mengakhiri panggilan dan melanjutkan pekerjaannya dan Deo juga melanjutkan perkerjaannya agar cepat pulang dan bisa berada disisi Mira.


Saat Mira sudah menyelesaikan pekerjaannya ia pulang kerumah pukul jam sembilan malam dan sampai rumah jam sepuluh malam sesampainya dia dirumah ia langsung mandi lalu turun kebawah dan makan dan ternyata kakeknya juga belum makan malam karena menunggunya.


“kakek makan iga asam manisnya ini ” ucap Mira sambil meletakan iga asam manis dipiring kakeknya “baiklah ini juga kamu makan lah lebih banyak” ucap kakeknya sambil meletakan lauk ke piring Mira mereka pun makan bersama dengan bahagia kepala pelayan dan pelayan lainnya juga ikut bahagia.


Mira memuji masakan koki dirumahnya saat makan malam tadi dan pujian itu disampaikan oleh salah satu pelayan yang merupakan istri dari koki tersebut kepala koki sangat senang karena Mira memuji masakannya setelah selesai makan Mira kembali kekamarnya dan berbaring.


Saat Mira baru berbaring ponselnya berdering “KRING KRING KRING” Mira melihat ponselnya dan melihat itu panggilan dari nomor ia tidak ia kenal ia pun mengangkat panggilan tersebut dan menghidupkan speakernya lalu terdengar suara yang mirip dengan ceo Aslan.


“halo presiden Sekar”


“ini siapa ya?” tanya Mira kebingungan.

__ADS_1


“ini ceo Aslan saya ingin mengundang anda untuk perayaan acara pesta ulang tahun adik laki laki saya besok malam?” jawab ceo Aslan.


“oh baiklah saya akan datang” jawab Mira.


“terima kasih saya akan mengirim undangan secaraa resmi besok pagi” ucap ceo Aslan.


“oh ya baiklah terima kasih atas undangan anda” ucap Mira lalu langsung menutup panggilanya


Disisi lain ceo Aslan masih ingin berbicara dengan Mira tetapi Mira sudah menutup panggilannya ia pun sedikit kesal karena Mira langsunng menutup panggilannya dan tidak menyimpan nomornya padahal mereka sudah bekerja sama satu proyek besar dan akan bekerja sama untuk proyek kedua tetapi Mira tidak menyimpan nomornya juga.


Dan Mira yang sudah menutup panggilan ceo Aslan langsung vidio dengan Deo dan meberitahunya bahwa dia diundang dipesta perayaan ulang tahun adiknya ceo internasional grup besok malam ia menceritakan semua aktivitasnya hari ini begitu pula dengan Deo yang menceritakan semuanya kepada Mira dengan penuh semangat bahkan mereka berbicara sampai


Mira tertidur saat Mira tertidur pun Deo tidak mematikan pangilan vidionya dengan Mira.


Ia tertidur dengan pangilan vidio call yang masih hidup keesokan paginya saat Mira bangun ia melihat panggilan vidio nya masih menyala ia terkejut ia heran kenapa Deo tidak mematikan panggilan tersebut.


Mira melihat wajah Deo yang masih tertidur pulas ia pun berbisik didekat ponselnya "pagi darling" bisik Mira pelan didekat ponselnya yang panggilan video nya masih menyala kemudian ia pun mematikan panggilan Vidio.


itu dan bergegas mandi dan bersiap siap untuk pergi bekerja dan disisi lain ternyata Deo sudah bangun dari tadi dan ia hanya pura pura tertidur pulas.


wajah Deo langsung memerah seperti tomat ia langsung salting parah dan lompat lompat kegirangan karena Mira memanggilnya darling.


"cewe gue manggil gue darling seneng banget" guman Deo senang " manis banget cewe gue" Deo terus bergumam sambil berjalan menuju kamar mandi dan bersiap siap untuk mandi dan pergi kebandar untuk segera pulang karena ia sudah sangat merindukan Mira.

__ADS_1


jadi ia pun bersiap siap dan akan memberikan Mira kejutan saat Mira saat Mira pulang kerumah nanti ia juga tidak lupa membeli bunga mawar dari Paris untuk diberikan kepada Mira.


__ADS_2