Penghianatan

Penghianatan
Episode 47


__ADS_3

dan pembunuh bayaran itu pun melancarkan aksinya keesokan paginya ia menyamar sebagai petugas kebersihan dan mengantarkan kopi kepada Deo yang sedang berada di ruangannya dan dan ternyata yang meminum kopi itu bukan Deo melainkan Mira .


saat Mira meminum kopi itu ia langsung pingsan dan hampir kehilangan nyawanya jika telah satu detik saja Velix yang mendengarkan kejadian ini terkejut ia terduduk dan terkejut.


dan Velix pun terbangun dari tidurnya ternyata Velix bermimpi tentang Mira dan Deo yang berpisah karena Deo selingkuh dengan artis kecil yang tidak dikenal "ha ha sialan ternyata mimpi" umpat Velix terenggah engah dan berkeringat deras.


ia pun minum air dingin dan meminumnya ia pun bangkit dari tempat tidurnya dan mandi lalu berangkat menuju perusahaan one grup saat ia sampai ia melihat situasi yang masih seperti biasa dan saat ia melihat berita dari ponselnya masih tetap sama saja dan tidak ada berita tentang perpisahan Deo dan Mira.


dan perselingkuhan Deo dengan seorang artis kecil yang tidak terkenal " huff ternyata semua hanya mimp" guman Velix pelan lalu kembali ke tempatnya dan mulai bekerja dan saat jam makan siang ia melihat Mira yang datang kekantor dan baru selesai rapat.


ia pun sangat senang melihat Mira sudah kembali dan hendak menemui Mira tetapi langkahnya terhenti karena melihat Deo disampingnya Velix melihat mereka tertawa dan mengobrol bersama.


melihat hal itu terbesit dipikirannya untuk membunuh Deo dengan menyewa pembunuh bayaran seperti yang ada dimimpinya itu tetapi ia akan memastikan semuanya berjalan lancar dan berhasil membunuh Deo agar Mira menjadi miliknya.


dan hanya menatapnya seorang ia mulai menyusun rencana jahatnya dan mulai melihat berapa saldo yang ada di rekening nya dan melihat bayaran untuk pembunuh bayaran terhebat dan ternyata uang nya masih kurang cukup banyak.


lalu Velix pun memutar otak agar uangnya cukup untuk membayar pembunuh bayaran tersebut ia memutar otaknya tetapi tidak berhasil juga dan karena sibuk memikirkan cara untuk membunuh Deo dan mendapatkan uang untuk membayar pembunuh bayaran yang akan disuruh membunuh Deo.

__ADS_1


Velix pun dimarahi atasannya karena tidak bekerja seharian dan hanya duduk dan tidak melakukan apa apa sehingga semua pekerjaan nya tidak ada yang siap dan masih banyak menumpuk.


dan hasilnya kerjanya yang ia laporkan semua nya bersalahan dan tidak ada yang benar satu pun semuanya salah "APA YANG KAU LAKUKAN SEHARIAN SEMUA PEKERJAAN YANG KAU KERJAKAN SALAH" bentak atasannya Velix emosi karena dokumen dan berkas yang diperlihatkan Velix bersalahan semua dan tidak ada yang benar.


Velix terdiam sebentar dan kemudian minta maaf kepada atasannya "maafkan saya pak" ucap Velix sambil menundukkan kepalanya "SAYA INGIN KAMU SELESAIKAN SEMUANYA HARI INI" bentak atasannya Velix lagi kepada Velix dengan kesal.


Velix hanya bisa menyetujuinya dan bekerja lembur karena masih banyak pekerjaannya yang menumpuk dan dokumen dan berkas yang ia kumpul juga banyak yang salah jadi ia pun harus memperbaiki nya dan menyelesaikan pekerjaannya dan waktunya tidak cukup jadi ia harus terpaksa lembur agar bisa menyelesaikan semua pekerjaannya dan memperbaiki dokumen dan berkas yang bersalahan yang ia buat.


saat sudah pukul jam delapan belas malam Mira pun pulang dan Deo yang sudah menunggu Mira dilobi perusahaan one grup Mira puja pulang bersama Deo dan akhirnya mereka sampai dikediaman Sekar.


setelah sampai dikediaman Sekar Mira yang baru memasuki ruang tamu sudah disambut dengan hangat oleh ayahnya dan kakeknya Mira walaupun sebenarnya Mira masih tetap tidak bisa memaafkan ayahnya ia tetap membiarkan ayahnya kembali ke kediaman Sekar demi ayahnya Deo yang sangat menyayangi sahabatnya itu yaitu ayahnya Mira.


setelah selesai makan Mira langsung pergi kekamarnya dan membaca buku Deo juga ikut menyusul Mira yang sedang membaca buku dan Deo pun mengetuk pintu kamar Mira "TOK......TOK........TOK" " ra aku boleh masuk?" tanya Deo "masuk" jawab Mira singkat.


lalu Deo pun masuk kedalam dan melihat Mira yang sedang fokus membaca buku yang ada ditangannya Deo pun merasa cemburu karena Mira hanya fokus membaca buku ia pun memanggil Mira dengan wajah serius.


"ra coba lihat aku dulu deh" ucap Deo sambil cemberut dan wajahnya terlihat masam lalu Mira pun melihat kearah Deo.

__ADS_1



lalu Mira pun bertanya dengan wajah kebingungan " apa?" tanya Mira singkat "kenapa kamu hanya fokus pada buku itu?" tanya Deo balik "emm karena saat membaca buku harus fokus" jawab Mira santai mendengar jawaban Mira Deo menjadi sedikit kesal.


karena Mira masih saja tidak peka "aku ingin kamu perhatikan aku saja sudah cukup" ucap Deo sambil memegang wajah Mira dengan kedua tangannya Mira pun tersenyum melihat Deo yang cemburu pada sebuah buku.


Mira pun tersenyum dan mencoba menjahili Deo yang terlihat cemburu pada sebuah buku "emm tapi membaca buku itu sangat penting de" ucap Mira mendengar ucapan Mira Deo kesal "apakah membaca lebih penting daripada menghabiskan waktu bersama ku?" tanya Deo yang sedang kesal dengan wajah cemberut.


Mira pun tidak bisa menahan tawanya saat melihat ekspresi Deo yang masam dan cemburu serta pertanyaan Deo dan membuat Mira tidak tahan ingin menjahilinya lagi "iya dong membaca buku itukan penting" jawab Mira sambil tersenyum.


Deo semakin kesal dengan jawaban Mira dan ia pun langsung ngambek dan tidur ditempat tidur Mira tanpa mengatakan apapun melihat Deo yang sudah ngambek Mira pun berhenti menjahili Deo yang sudah ngambek itu.


ia pun menutup bukunya dan berhenti membaca buku lalu ia juga naik keatas tempat tidur dan memeluk Deo dengan lembut Deo yang merasakan pelukan Mira pun merasa senang dalam hati.


tetapi karena masih kesal ia ingin menjahili Mira kembali "sana pergi jangan tidur sama aku" ucap Deo sambil memasang wajah kesal " tapi ini tempat tidurku dan kamarku jadi siapa ya harus pergi?" tanya Mira sambil tersenyum kepada Deo.


mendengarkan perkataan Mira Deo pun tidak bisa berkutik dan akhirnya ia pun membuang gengsi dan rasa kesalnya dan langsung memeluk Mira dengan erat dan lembut.

__ADS_1


"huff aku beneran gak bisa lawan kamu" ucap Deo Mira pun hanya tersenyum bahagia mendengar perkataan Deo dan memeluk Deo dengan erat balik lalu mereka pun tidur sambil berpelukan Mira dan Deo tidur dengan sangat nyenyak sambil berpelukan.


__ADS_2