Penghianatan

Penghianatan
Episode 56


__ADS_3

ayahnya Isabel dan suaminya Isabel terus berteriak diluar kediaman Sekar dan memaksa ingin menemui Isabel mereka membuat keributan diluar kediaman Sekar sehingga kepala pelayan pun keluar dan memberikan peringatan kepada mereka untuk tidak membuat keributan didepan gerbang kediaman Sekar.


"kalian jangan berani membuat keributan dikediaman Sekar presiden Sekar mengatakan tidak ada tamu yang akan dijamu dikediaman Sekar selama beberapa Minggu" ucap kepala pelayan dengan dingin mendengarkan ucapan kepala pelayan suaminya Isabel emosi dan turun dari mobil hendak memukul kepala pelayan tetapi ia tidak bisa memukul kepala pelayan karena terhalang gerbang besar kediaman Sekar.


"DASAR SIALAN KAU HANYA PELAYAN DIMANA TUAN MU SURUH DIKELUAR SEKARANG" teriak suaminya Isabel dengan marah saudara tiri Isabel dan ayahnya pun mencoba menghentikan suaminya Isabel karena jika sempat ia menyinggung Mira makan semuanya akan habis bukan hanya keluarganya nya saja tetapi keluarga Isabel juga akan musnah dibuat Mira.


"tenangkan dirimu menantuku" ucap ayahnya Isabel mencoba menenangkan suaminya Isabel "kamu tidak bisa menyinggung presiden Sekar ia akan membuat keluarga mu musnah dengan satu kata yang keluar dari mulutnya" lanjut ayahnya Isabel tetapi suaminya Isabel yang angkuh tidak mau mendengarkan nasihat dari ayahnya Isabel.


masih saja bersikap angkuh dan berdiri didepan pintu gerbang kediaman Sekar membuat keributan "dasar manusia bodoh kau hanya akan menghancurkan semuanya" guman saudara tiri Isabel dengan kesal "kenapa aku mendapatkan menantu bodoh yang tidak bisa diajarkan " guman ayahnya Isabel dalam hati dengan kesal.


kepala pelayan yang melihat mereka tidak mau pergi pun memerintahkan petugas keamanan yang menjaga gerbang kediaman Sekar untuk menembak kakinya suaminya Isabel petugas keamanan pun menjalankan perintah dari kepala pelayan ia menembak kearah suaminya Isabel dan mengenai kakinya.


suara tembakan pun terdengar dan suaminya Isabel pun menjerit kesakitan "AAAAAAHHHHHHH SIALAN SAKIT SEKALI BERANINYA KALIAN MENEMBAKKU" teriak suaminya Isabel kesakitan "AKU AKAN MEMASUKAN KALIAN SEMUA KEDALAM PENAJARA LIHAT SAJA" ancam suaminya Isabel kepala para petugas keamanan dan kepala pelayan.


petugas keamanan dan kepala pelayan hanya menatapnya dengan dingin lalu terdengar suara Mira dari speaker yang terpasang dipos petugas keamanan yang menjaga gerbang "KAU BERANINYA MEMBUAT KERIBUTAN DIDEPAN RUMAHKU" ucap Mira dengan nada dingin mendengar suara Mira ayahnya Isabel dan saudara tiri Isabel pun panik tetapi suaminya Isabel masih saja bersikap angkuh dan tidak tau kekuatan Mira.


"MEMANGNYA KENAPA AKU INGIN MEMBAWA ISTRIKU PULANG AKUTIDAK TAKUT PADAMU"teriak suaminya Isabel dengan keras dan angkuh mendengarkan perkataan angkuh dari suaminya Isabel Mira pun menjadi kesal dan emosi "DENGAR KAU AKAN KEHILANGAN SEGALANYA MULAI DETIK INI" ucap Mira kesal "DALAM WAKTU LIMA DETIK KAU AKAN MENDAPATKAN PANGGILAN KEHANCURAN MU" lanjut Mira lalu tidak terdengar suara Mira lagi dari speaker yang ada dipos petugas keamanan yang menjaga gerbang.


setelah suara Mira tidak terdengar lagi tiba tiba suaminya Isabel mendapatkan ponselnya berdering dan ia mendapatkan panggilan dari asistennya ia pun mengangkat panggilan itu dan menghidupkan speaker untuk membukti bahw mira hanya beromong kosong.

__ADS_1


"halo ada apa?" tanya suaminya Isabel dengan santai kepada asistennya.


"tuan perusahaan kita bangkrut tuan harga saham kita turun dan semua investor menarik kembali uangnya dan semua proyek kita juga dibatalkan sebelah pihak" jawab asistennya suaminya Isabel dengan panik.


"apa tidak mungkin" ucap suaminya Isabel tak percaya.


"dan tuan sekarang polisi sedang mencarimu dan ingin menangkap mu untuk kasus kriminal" ucap asistennya itu.


mendengar perkataan dari asistennya suaminya isabel segera mematikan panggilannya dengan cepat dan ingin kabur ia mendesak saudara tiri Isabel untuk segera mengemudi dan mencarikan tempat persembunyian untuknya ayahnya Isabel dan saudara tiri Isabel yang mendengar percakapan antara suaminya Isabel dan asistennya pun menjadi terpaku.


dan tanpa sadar menuruti perintah dari suaminya Isabel dan mencari tempat persembunyian untuknya tetapi mereka tidak memiliki tempat persembunyian untuk suaminya Isabel jadi sementara mereka diam diam menyembunyikan suaminya Isabel dirumah mereka terlebih dahulu.


"bodoh sekali dia mencari masalah dengan presiden Sekar" ucap ayahnya Isabel kesal sambil merokok.


"aku tak menyangka dia berani menentang presiden Sekar bahkan berbicara dengan angkuh" ucap saudara tiri Isabel kesal.


"sekarang kita harus menyingkirkan nya" ucap ayahnya Isabel.


"iya jika tidak kita akan terkena dampaknya juga" ucap saudara tiri Isabel setuju.

__ADS_1


"bagaimana kita harus menyingkirkan nya dia sudah menyinggung orang yang salah" ucap ayahnya Isabel.


"kita habisi saja dia lalu bakar semua jasadnya untuk menghilangkan jejak"ucap saudara tiri Isabel.


"tetapi bagaimana?" tanya ayahnya Isabel.


lalu saudara tiri Isabel pun menjelaskan rencana pembunuhan terhadap suaminya Isabel agar mereka tidak terkena dampak dari perbuatan suaminya Isabel yang angkuh dan sombong bahkan tidak tau siapa yang ada didepannya dan siapa lawanya.


setelah membahas rencana pembunuhan terhadap suaminya Isabel cukup lama mereka berdua pun kembali kekamar mereka dan yang mereka tidak tau adalah suaminya Isabel mendengarkan semua rencana mereka saat hendak turun dan mencari ayahnya Isabel untuk membantunya melarikan diri keluar negeri.


mendengarkan rencana pembunuhan terhadap dirinya suaminya Isabel sangat kesal dan marah ia pun kembali kekamarnya dan menyusun rencana agar bisa melarikan diri keluar negeri baru balik lagi kesini dan balas dendam kepada ayahnya Isabel dan saudara tiri Isabel yang berniat membunuhnya agar mereka tidak mengalami kerugian.


dan juga ingin balas dendam kepada Mira karena sudah membuatnya sampai tidak berdaya dan tersudutkan sampai seperti ini ia juga tidak melepaskan Isabel ia pun berencana melarikan diri dengan mencuri uang dari berankas ayahnya Isabel untuk biayanya kabur keluar negeri melalui jalur laut.


disisi lain Isabel yang melihat kejadian suaminya datang dan ayahnya dan juga saudara tiri nya Isabel pun ketakutan dan takut Mira berubah pikiran dan menyerahkannya kepada mereka ternyata Mira tidak melakukan nya Isabel juga melihat suaminya yang terluka akibat tembakan dari petugas keamanan yang diperintahkan oleh kepala pelayan.


Isabel tidak merasa sedih melihat suaminya tertembak dan terluka justru ia merasa senang karena selama ini suaminya lah yang melukainya dan memukulnya setiap hari bahkan tidak menganggap dirinya sebagai istri Isabel sangat senang melihat kehancuran dari suaminya dan ekspresi ketakutan dari ayahnya dan saudara tiri nya.


ia merasa sangat puas dan disisi lain Mira memerintahkan anak buahnya untuk berjaga dijalur udara laut maupun darat agar suaminya Isabel tidak bisa kabur dan mendapatkan hukuman atas perbuatannya selama ini yang angkuh dan kejam.

__ADS_1


__ADS_2