
Dan tiba tiba pemuda itu tersadar dan ia terbangun dari tidurnya “hah aku masih dirumah paman Sekar” guman pemuda itu sambil melihat sekelilingnya “ternyata itu cuman mimpi” guman pemuda itu lagi setelah melihat sekelilingnya ia pun bangun dan mencuci wajahnya setelah selesai mencuci wajahnya ia pergi keteras rumah dan merokok disana ia duduk dan merokok disana dalam waktu yang lama pemuda itu merokok selama satu setengah jam pemuda itu menghabiskan lima batang rokok.
Ayahnya Mira yang terbangun dari tidurnya ia melihat pemuda itu sudah tidak ada dan ayahnya Mira melihat asap dan bau rokok diteras ayahnya Mira pun berjalan menuju teras rumah saat sudah sampai teras rumah ia melihat pemuda itu yang merokok dan sudah menghabiskan lima batang rokok lalu ayahnya Mira pun duduk dan mengambil satu batang rokok milik pemuda itu.
“marcus aku ambil satu batang rokokmu ya” ucap ayahnya Mira sambil mengambil satu batang rokok milik pemuda itu “emm ambil saja paman” ucap pemuda itu “paman kenapa paman belum tidur?” tanya pemuda itu “aku terbangun dan melihat asap rokok yanng banyak diteras” jawab ayahnya Mira “putriku tidak suka bau rokok dan orang yang merokok” lanjut ayahnya Mira mendengar hal itu pemuda itu pun langsung membuang rokoknya dengan cepat.
Pemuda itu langsung mengambil sapu dan menyapu puntung rokoknya dengan cepat ia juga ingin pergi ke gunung untuk memetik bunga yang bisa menetralkan kembali udara agar tidak berbau rokok tetapi dihentikan oleh ayahnya Mira “kamua mau kemana ini sudah malam?” tanya ayahnya Mira “aku akan pergi ke gunung paman” jawab pemuda itu “tidak perlu besok kamu bisa pergi sekarang bersihkan puntung rokokmu dan ganti bajumu dan bersihkan dirimu agar tidak berbau rokok” ucap ayahnya Mira kepada pemuda itu.
Pemuda itu pun segera melakukan apa yang dikatakan ayahnya Mira kepadanya setelah membersihkan puntung rokok ia membuang rokonya dan pergi mandi dan ganti baju ia memakai pakaian baru yang diberikan ayahnya Mira kepadanya “terima kasih paman” ucap pemuda itu kepada ayahnya Mira lalu ayahnya Mira pun bertanya untuk apa dia berterima kasih “untuk apa kamu berterima kasih?” tanya ayahnya Deo kepada pemuda itu.
“untuk semuanya paman” jawab pemuda itu “tidak usah berterima kasih nak akuyang seharusnya berterima kasih” ucap ayahnya Mira lalu ia menyuruh pemuda itu untuk kembali tidur lalu ayahnya Mira pun kembali kamarnya dan kembali tidur dan meninggalkan pemuda itu sendirian.
Pemuda itu pun kembali kesofa dan memikirkan semua kebaikkan ayahnya Mira kepadanya lalu ia pun tertidur keesokan paginya setelah sarapan Deo akan kembali kekota untuk beberapa karena ada urusan yang harus ia urus soal perusahaan.
Mira juga ikut kembali kekota karena masalah kemarin Mira dan Deo pergi bersama Deo mengantar Mira keperusahaan nya lalu kembali keperusahaan nya sendiri.
setelah seketaris Mira menyelidiki secara teliti akhirnya putra dari wanita simpanan ayah yang kedua pun ditemukan dan sudah diklasifikasi kebenarannya tetapi Mira memiliki rencananha sendiri ia tidak langsung membuka kedok dari putra wanita simpanan kedua ayahnya.
ia pun melakukan rapat melaku zoom karena ini rapat rahasia dan para anggotanya yang mengikuti rapat ini juga harus hanya ada dirinya seorang disana dan hanya orang orang kepercayaan Mira yang mengikuti rapat.
setelah pun dimulai dari pukul jam setengah delapan pagi sampai pukul dua belas siang rencana dari Mira dan para orang orang kepercayaannya adalah mereka akan memainkan drama dengan wanita simpanan ayahnya yang kedua bersama putra dari wanita simpanan ayahnya yang kedua.
mereka ingin mengumpulkan informasi data dan bukti kejahatan wanita simpanan kedua ayahnya bernama putranya itu setelah selesai rapat Mira pun kembali kepada pekerjaan dan melupakan makan siang.
untungnya Deo menelpon nya dan menyuruhnya untuk makan siang dulu
__ADS_1
"KRING......KRING......KRING" ponsel Mira mendengar ponselnya berdering Mira melihat ponselnya dan ternyata Deo lah yang meneleponnya Mira pun langsung mengangkatnya.
"halo de" ucap Mira.
"halo ra udah makan siang belum?" tanya Deo.
"emm belum lupa" jawab Mira singkat.
"CK jangan melupakan makan siang mu" ucap Deo kepada Mira.
"baiklah pak bos" ucap Mira.
"bagaimana dengan makan siang mu pak bos?" tanya Mira balik.
"aaa itu aku sudah makan"jawab Deo ragu.
"Deo kamu juga belum makan?" tanya Mira kesal.
"iya aku ini lagi makan" jawab Deo ketakutan.
"kamu juga harus makan ya ra " lanjut Deo.
"iya aku juga lagi mau makan" ucap Mira.
lalu mereka pun melakukan panggilan Vidio dan sambil makan setelah selesai makan dan mengobrol sebentar mereka pun menutup panggilannya dan kembali pada pekerjaan masing-masing.
__ADS_1
Mira sibuk bekerja rapat dan sibuk bertemu investor dan orang orang dari perusahaan lain untuk membicarakan kerja sama antara perusahaan.
setelah selesai berkerja Deo pergi menjemput Mira tetapi rupanya Mira sedang meeting bersama karyawannya Deo pun menunggu diruang tunggu sambil memainkan ponselnya Deo menunggu Mira selesai meeting dengan sabar selama dua jam pekerja disana juga memberikan secangkir kopi untuk dia.
setelah dua jam berlalu akhirnya Mira selesai meeting dan saat Mira keluar dari ruang meeting ia sudah melihat Deo yang menunggu dengan kantuk yang tak tertahankan.
Mira pun tersenyum lalu ia berjalan menghampiri Deo dan membangunkan nya pelan pelan dan Deo pun terbangun "udah bangun yuk pulang" ucap Mira sambil menggandeng tangan Deo.
lalu Deo pun tersenyum melihat Mira dan menggandeng tangan Mira dengan erat mereka pun mau pulang kembali kerumah ayahnya Mira dipedesaan tetapi ini sudah terlalu malam jadi Mira mengatakan untuk pergi kehotal saja.
ia akan memberitahu kepada kakeknya bahwa dia lembur di kantor karena ada pekerjaan penting Deo pun setuju dan ia juga akan mengatakan kepada ayahnya kalau ia punya pekerjaan penting dikantor.
mereka juga tidak lupa memerintah sekertaris mereka untuk berkerjasama jika mereka dihubungi oleh kakeknya Mira atau ayahnya Deo.
setelah sampai dihotel mereka pun mengambil satu kamar dan setelah masuk kekamar Mira menelpon kakeknya untuk memberitahu bahwa dia sedang lembur karena ada pekerjaan yang penting dan mendesak.
"BERDERING" Mira mencoba menghubungi kakeknya dan kakeknya pun menjawab panggilan tersebut.
"halo cucuku kenapa kamu belum pulang?" tanya Kakek Mira khawatir.
"ada pekerjaan mendesak dan penting kakek jadi aku harus lembur" jawab Mira kepada kakeknya.
"apa sangat mendesak cucuku?" tanya kakeknya Mira lagi.
"iya kakek jadi aku harus lembur di kantor" jawab Mira.
__ADS_1
lalu Mira pun menutup panggilannya kemudian Deo menelpon ayahnya dan mengatakan dia sedang dikantor dan harus menyelesaikan pekerjaannya secepatnya dan akan kembali besok.