
Mira sangat terkejut mendengar perkataan tuan Hermes
"iya Mira jadi bisakah kamu membantu paman?" tanya tuan Hermes ragu ragu.
"iya katakanlah paman aku akan bantu sebisaku" jawab Mira.
"paman ingin kamu merawat Leo dan coba keluar kan dia dari bayangan masa lalu" ucap tuan Hermes kepada Mira dengan tatapan penuh harapan karena ia tau hanya Mira yang bisa menyembuhkan putranya dan mengembalikan putranya kepadanya
"APA ANDA MAU MIRA WANITA YANG SUDAH MENIKAH MERAWAT PUTRA ANDA?" tanya Deo dengan marah
"Deo tenang dulu" ucap Mira berusaha menenangkannya amarah Deo
"KAMU INGIN AKU TENANG DIA INGIN KAMU MERAWAT PUTRANYA" ucap Deo dengan marah
"aku tahu tenangkan dirimu dulu" ucap Mira kepada Deo
__ADS_1
"maaf tuan muda Florensis aku juga mengerti perasaan mu tetapi hanya ini satu satunya jalan agar putraku sembuh hanya Mira lah obatnya" ucap tuan Hermes kepada Deo
"AKU TIDAK PEDULI MIRA ISTRIKU HANYA BISA MERAWAT KU" ucap Deo dengan sangat marah.
Mira terus berusaha menenangkannya Deo yang sangat marah dengan permintaan dari tuan Hermes
"Deo tenanglah aku mengerti aku juga tidak menyetujuinya bukan" ucap Mira kepada Deo
"seharusnya aku tau bahwa ini tidak mungkin" ucap tuan Hermes terlihat sedih
"aku mengerti Mira aku juga tidak memaksa" ucap tuan Hermes
"paman sekarang dimana Leo?" tanya Mira kepada tuan Hermes
"untuk apa kamu bertanya tentangnya?" tanya Deo terlihat kesal
__ADS_1
"tenanglah Deo kamu percaya padaku kan?" tanya Mida balik
"emm aku percaya" jawab Deo
"Leo sedang ada dikamarnya" ucap tuan Hermes
lalu Mira bangkit dan berjalan menuju kamar Leo mantan tunangan nya itu sesampainya didepan pintu kamar Leo Mira pun mengetuk pintu kamar nya "TOK TOK TOK" "Leo ini aku Mira apa aku boleh masuk?" tanya Mida dari luar kamar Leo "apa Mira?" tanya Leo kaget karena ia tidak menyangka Mira akan datang ditambah lagi penampilan nya sekarang sangat kacau "tunggu sebentar Mira aku sedang tidak pakai apapun jadi jangan masuk dulu" ucap Leo panik "santai saja Leo" ucap Mira dari luar kamar Leo.
sedangkan didalam kamar Leo sibuk memperbaiki kamarnya yang berantakan dan dirinya yang terlihat sangat kacau lalu setelah semuanya selesai Leo membuka pintu kamarnya dan terlihat Mira yang berdiri diluar kamar nya dari tadi
Mira yang mendengar suara pintu terbuka pun menoleh kearah pintu kamar Leo yang sudah terbuka Leo pun menyapa Mira dengan hangat seolah olah tidak terjadi apa apa "hai ra tumben datang" ucap Leo kepada Mira yang terlihat senang dari ekspresi wajahnya "hihihi kebiasaan gak pakai apapun pas tidur nanti masuk angin baru tau lo" ucap Mira kepada Leo "suka suka gue lah" ucap Leo "Leo kamar lo berantakan ya makanya lo gak suruh gue masuk" ucap Mira sambil mengintip kamar Leo "hah gak lah tapi masuk aja" ucap Leo sedikit panik.
lalu Mira masuk kekamar Leo dan ia duduk di kasur leo tanpa sadar seperti saat mereka berteman dekat dulu dan saat Mira melihat sekeliling ia melihat ada foto pertunangan mereka yang terpajang dikamar Leo dan bingkai foto nya juga sangat besar terpajang tepat didepan kasur leo "wih lo panjang foto pas kita fotbar itu?" tanya Mira kepada Leo "iya kenapa gak boleh kah?" tanya Leo balik kepada Mira "gak sih tapi gak nyangka lo pajang besar pula itu" ucap Mira dengan ekspresi tak percaya.
__ADS_1