
"ya gak apa apa lah kita juga jarang jarang foto" ucap Leo kepada Mira "emm ok ok" ucap Mira "apanya yang ok ok?" tanya Leo dengan sedikit kesal "hehehehe jgn kesel dong" ucap Mira sambil tersenyum "siapa yang kese" ucap Leo "itu mukanya kek marah gitu" ucap Mira sambil menusuk nusuk pelan pipi Leo "emm Mira hentikan" ucap Leo " kenapa kamu marah?" tanya Mira dengan kepala teleng "ah sudahlah aku kalah" ucap Leo sambil menutupi wajahnya " hihihi gak ada yang bisa menang dari ku" ucap Mira senang "oh ya Leo lu kok kurusan sih?" tanya Mira kepada Leo "lu harus jaga dong kesehatan sama pola hidup lu" ucap Mira kepada Leo dengan wajah serius "emm aku gak kurusan kok" ucap Leo "kurangin minum alkohol" ucap Mira kepada Leo dengan wajah serius "lu gak mau bikin gw sedih kan?" tanya Mira kepada Leo dengan wajah serius "gak mau ra" jawab Leo dengan ekspresi sedih "jadi Leo tolong jaga kesehatan kamu ya kalo ada apa apa ada masalah cerita sama aku ok jangan pernah menyerah karena Leo yang aku kenal itu kuat" ucap Mira kepada Leo sambil menarik tangannya Leo untuk duduk disampingnya "emm ok aku ngerti Mira" ucap Leo.
__ADS_1
"bagus gitu dong baru Leo" ucap Mira "baiklah kapan kapan aku datang main lagi ya aku harus keperusahaan" ucap Mira sambil berdiri "jadi semangat terus ya Leo" ucap Mira memberikan semangat kepada Leo "ta ta bye Leo" pamit Mira kepada Leo sambil tersenyum "emm ta ta bye ra" balas Leo dengan ekspresi wajah yang sudah lebih baik karena Mira yang datang melihatnya dan memberikan semangat kepada nya disisi lain ayahnya Leo tuan Hermes melihat Mira yang sudah turun dari lantai atas "ah Mira sudah selesai nak?" tanya tuan Hermes penasaran "aman kok paman" ucap Mira sambil tersenyum "aku pamit pulang ya paman aku masih harus keperusahaan" ucap Mira "ya baiklah kapan kapan datang lagi ya nak dan terima kasih udah mau datang" ucap tuan Hermes senang lalu Mira dan Deo pun akan pergi dan pulang tiba tiba Leo datang "ra ta ta kapan kapan kita main bareng lagi" ucap Leo yang masih berdiri di tangga "nanti w liatin roti sobek gw" lanjut Leo sambil tersenyum mendengar hal itu Mira tercengang lalu mengangguk sambil tersenyum kepada Leo "ok gw tunggu bro" balas Mira lalu Deo menarik Mira pergi dengan segeranya.
__ADS_1
dan sementara tuan Hermes yang melihat putranya yang sudah bersemangat kembali pun menjadi senang "memang benar obat untuk putra ku hanya Mira Sekar" guman tuan Hermes dalam hati tuan Hermes sangat senang karena putranya sudah bersemangat kembali ia menjadi sangat senang dan ia berencana mendekat putra dengan Mira lagi "semakin dekat akan semakin bagus" guman tuan Hermes pelan sedangkan disisi lain Mira dan Deo yang sedang dalam perjalanan wajah Deo yang terlihat masam dari tadi dan Deo tidak menoleh kearah Mira ia hanya memasang wajah yang suram dan amarah yang bergelonjak dalam dirinya Mira yang menyadari itu mencoba menenangkan Deo dan membujuknya "sayang kamu marah banget?" tanya Mira dengan hati hati "gak nanti aku kasih lihat roti sobek lu ya" jawab Deo menyindir.
__ADS_1