Penghianatan

Penghianatan
KENCAN TRANSPARAN


__ADS_3

Setelah seketaris Mira pergi Deo pun bangkit dari tempat duduk nya.


"paman aku permisi dulu ya"ucap Deo.


"kamu ingin kemana nak?"tanya ayah Mira.


"aku akan naik keatas,aku ingin mengajak Mira berkecan secara tidak langsung"jawab Deo.


"boleh kan paman?"tanya Deo sambil menatap kearah ayah Mira dengan memelas.


"hais anak muda memang penuh energi pergi lah" jawab ayah Mira memberikan izin.


"Baikalah terima kasih paman" kata Deo sambil tersenyum dan berjalan naik keatas.


Deo kemudian naik keatas dan berjalan menuju kamar Mira dengan senang.


"TOK TOK TOK"


"Mira boleh aku masuk?" tanya Deo.


"masuklah Deo" jawab Mira dari dalam.


lalu Deo pun membuka pintu kamar Mira


Deo terpaku sebentar melihat pesona Mira yang sedang membaca buku.


"Mira ayo kita pergi ketaman hiburan" ajak Deo.


"apa tapi......" ucap Mira belum selesai dan sudah disela oleh Deo.


"ayolah kita pergi aku sudah lama tidak pergi ketaman hiburan"ucap Deo sambil memelas dihadapan Mira.


Mira pun tak berdaya dan terpaksa menyetujui permintaan Deo tersebut.


"Baiklah keluar dulu aku akan ganti baju" ucap Mira kepada Deo.


"baiklah" kata Deo dengan senang.

__ADS_1


lalu Deo pun berjalan keluar dari kamar Mira dan Mira pun segera ganti baju setelah Deo keluar dari kamarnya.


setelah lima belas menit Mira pun keluar dari kamar nya.



Deo yang melihat penampilan Mira pun terpesona oleh kecantikan nya.


"hei Deo ayo pergi" kata Mira kepada Deo yang berdiri seperti patung dan hanya menatap Mira.


"Deo Deo "panggil Mira lagi.


"hah iya kenapa"jawab Deo yang baru tersadar.


"mau pergi gak?"tanya Mira.


"jadi ayo berangkat " jawab Deo sedikit panik.


lalu mereka pun turun bersama sama kelantai bawah.


"paman apa mobilnya sudah siap?" tanya Deo kepada kepala pelayan.


" baiklah ayo kita berangkat Mira" ajak Deo sambil memegang tangan Mira.


lalu mereka berjalan keluar rumah sambil bergandengan dan mereka naik kemobil dan pergi menuju taman bermain.


selama perjalanan mereka bercerita tentang masa kecil mereka sambil mengenang nya.


setelah satu jam akhirnya mereka sampai Deo memakirkan mobilnya setelah memarkirkan mobil Mira pergi membeli tiket.


dan saat Mira sedang membeli tiket tidak sengaja ia bertemu dengan Velix mereka berdua saling bertatapan mata.


"halo CEO"sapa Velix kepada Mira.


"halo" jawab Mira singkat.


"CEO saya ingin menjelaskan kejadian....." belum sempat Velix berbicara tiba tiba Deo datang.

__ADS_1


Deo datang langsung mengandeng tangan Mira.


"Mira apa sudah selesai membeli tiket?" tanya Deo sambil memiringkan kepalanya melihat kearah Mira.


"sudah ayo kita masuk"jawab Mira.


"baiklah ayo" kata Deo.


saat mereka ingin berjalan masuk tiba tiba ada seorang gadis yang merangkul tangan Velix.


"sudah selesai beli tiketnya sayang?" tanya gadis itu.


Deo yang melihat hal itu pun langsung berpikir untuk mensudutkan Velix.


"oh ada pak Velix rupanya" kata Deo yang sedari tadi tidak menganggap kehadiran Velix.


"ini pacar pak Velix cantik juga ya" kata Deo sambil nyengir.


"tapi lebih cantik Mira ku" Deo melanjutkan perkataannya.


"Deo apa sih" ucap Mira sambil memukul Deo pelan.


"pak saya mohon anda jaga bicara anda"ucap Velix mulai kesal.


"maaf pak Velix kalau aku mengatakan Mira lebih cantik dari pacar mu" ucap Deo sambil memprovokasi Velix.


"tapi Mira lah yang paling cantik Dimata ku" lanjut Deo.


lalu Mira Kembali memukul kecil Deo.


"sudah elu mau main apa gak?"tanya Mira.


"mau ayo masuk" jawab deo lalu berjalan pergi dan menoleh kearah Velix sambil tersenyum seperti mengejek.


"CEO bukan begitu maksud sa..." Velix yang mencoba menjelaskan pun diabaikan oleh Mira dan deo.


"sayang kita masuk yuk" ucap gadis yang merangkul Velix tadi.

__ADS_1


"KAU MASUK SAJA SENDIRI AKU MALAS KAU PULANG SENDIRI" bentak Velix kepada gadis yang tidak tau apa apa itu.


lalu Velix berjalan pergi menjauh dari gadis itu. sedangkan gadis yang dibentak Velix langsung berlari sambil menangis.


__ADS_2