Penghianatan

Penghianatan
Episode 19


__ADS_3

saat malam tiba kepala pelayan turun keruang bawah tanah untuk melihat apakah Vivi Losta sudah sadar belum.


“tuan kepala pelayan kami sudah melaksanakan perintahmu” lapor salah satu penjaga.


“ emmm bagus” ucap kepala pelayan itu sambil melirik kearah Vivi dengan dingin.


Saat Vivi melihatnya ia terus meminta tolong kepada kepala pelayan dia mengungkit kebaikan ibunya terhadap kepala pelayan dulu dan meminta kepala pelayan untuk membalas budi ibunya sekarang.


“cepeat bebaskan aku paman” Vivi meminta tolong kepada kepala pelayan.


“dulu ibuku sangat baik padamu kau harus balas budi pada ibuku sekarang” lanjut Vivi.


“baik padaku?”


“ibumu bukan baik padaku tetapi ia ingin aku menusuk tuanku dari belakang dan berdiri dipihaknya” ucap kepala pelayan dengan sinis.


“karena kau sudah cukup istirahatnya kita sudah harus memulai lagi ya” kata pelayan itu sambil mengambil cap tanda budak.


“sebelum itu sebaiknya kau perlu makan dulu ya nona jadi aku akan kembali lagi nanti” kepala pelayanpun berjalan pergi.


“JAGA DIA DENGAN BAIK” kata pelayan dengan tegas lalu berjalan pergi.


Setelah keluar dari ruang bawaah tanah ia naik ketas menuju kamar Veer Sekar untuk melaporkan tentang Vivi.


“TOK TOK TOK”


“permisi tuan ada yang mau saya laporkan.


“masuklah” jawab Veer.


“tuan saya sudah berhasil mengorek sedikit infomasi dari Vivi Losta” lapor kepala pelayan tesebut.


“informasi apa?” tanya Veer dengan penuh semangat.


“Vivi Losta mencoba membunuh nona muda dan dulu Velix Gunawan adalah orang yang sudah ia atur untuk membuat nona muda jatuh cinta lalu dia akan berslingkuh dengannya dan membuat hati nona hancur” jawab kepala pelayan itu.


Seketika Veer tersulut emosi setelah mendengar laporan dari kepala pelayan tersebut dan langsung mengambil belatinya untuk membunuh Vivi Losta.


“mohon tenang tuan dari pada membunuhnya lebih tuan menyiksanya saja untuk membuat dia merasakan penderitaan yang dirasakan nona muda” ucap kepala pelayan tersebut.


“kau bener juga” ucap ayahnya Mira.


Lalu ayahnya Mira keluar dari kamar dan berjalan menuju ruang bawah tanah bersama kepala pelayan untuk menemui Vivi disana saat melihat ayahnya Mira Vivi sangat ketakutan seluruh badanya gemetar hebat.


“BUKA PINTUNYA” perintah kepala pelayan.


Lalu para penjaga membukakan pintunya


“Vivi Losta kau tidak perlu takut karena aku tidak akan membunuhmu” ucap Veer dengan wajah dingin dan datar.

__ADS_1


“benarkah” Vivi tidak percaya.


“ ya “


“tetapi kau harus mebayar mahal harganya ambilakn cap tanda budak” perintah Veer.


“PEGANG DIA” perintah ayahnya Mira.


Lalu para penjaga itu menangkapnya dan memegangnya dengan erat


“TIIIIDDDDDAAAKKKK AKU TIDAK MAU PERGI SANA KALIAN SIALAN” Vivi mengumpat.


“PERGI JANGAN SENTUH AKU DENGAN TANGAN KOTOR KALIAN” teriak Vivi dengan lancang.


Tetapi Veer tetap mencap tanda budak diwajahnya sehingga Vivi menjerit histeris karena wajah yang ia banggakan sekarang sudah rusak da tidak ada lagi Vivi Losta yang cantik sudah tidak ada lagi dan sekarang yang ada hanya Vivi seorang budak tingkat terendah.


“TIIIIDDDAAAAAK WAJAHKU WAJAHKU YANG CANTIK TIDAK” Vivi hancur seketika ia tergulai lemas dilantai dan terus menangis keras.


“sekarang kau adalah budak keluarga Sekar kau akan menjadi pelayan keluarga Sekar dari pangkat yang paling rendah” ucap Veer dengan dingin.


“panggilkan orang untuk memasang chip dikepalanya setelah memasang chip dikepalanya bebaskan dia dan suruh dia mulai bekerja dan awasi dia” kata ayahnya Mira lalu berjalan pergi.


“baik tuan” jawab kepala pelayan menerima perintah.


Lalu kepala pelayan langsung mengutus orang untuk mencari dokter terpercaya keluarga Sekar dan keesokan harinya dokter itu datang untuk memasangkan chip kedalam kepala Vivi setelah selesai memasangkan chip Vivi langsung disuruh bekerja.


Disisi lain Mira dan Deo bersenang senang mereka pergi nonton konser Mira tampil seksi Mira begitu pula dengan Deo yang tampil dengan tampan Deo dan Mira memakai pakaian couple.



“kalo gak kita besok ajalah nonton konsernya”lanjut Deo sambil tersenyum mesum.


“apaan sih aku mau nonton pokoknya” ucap Mira dengan wajah merona.


“Lagi pakek sepatu aja hot banget loh” goda Deo lagi


“apaan sih dasar buaya” balas Mira.


“ ya udah berangkat yuk” ajak Deo.


“ok gas” balas Mira.


Sampai disana mereka sangat menikmati konsernya terutama Mira yang seorang kpoppers Mira pun terlihat sangat senang bisa pergi menonton konser tetapi Mira tidak kelihatan begitu jelas karena dikerumuni banyak orang jadi Deo yang peka pun menggendong Mira agar Mira dapat melihat konsernya.


Setelah selesai menonton konser selesai mereka pun pergi makan diwarung pinggir jalan saat Mira sedang makan dan Deo yang lagi pergi memesan makan lagi seorang pria mendekati Mira.


“ permisi nona cantik boleh minta nomor nya?” tanya pria itu dengan sopan.


“maaf ya tidak bisa” jawab Mira dengan sopan.

__ADS_1


“kalau begitu apa aku boleh menemani nona cantik untuk makan bersama?” tanya pria itu lagi


“nona sendirian saja kan?” tanya pria itu lagi.


“oh tidak saya datang bersama pacar saya” tolak Mira dengan sopan.


“benarkah kalau begitu dimana pacar nona?” tanya pria itu lagi.


“dia sedang membeli makanan lagi” jawab Mira dingin.


Deo yang sedari tadi mendengarkan percakapan mereka langsung tersenyum puas karena Mira menolak orang lain demi dirinya dan mengakui dirinya sebagai pacarnya



Lalu Deo berjalan mendekat dengan membawa sate kacang ditangannya dan juga daging panggang kesukaan Mira.


“bro aku pacarnya ada masalah?” tanya Deo dengan tatapan membunuh.


“ hahaha gak kok bro nyapa aja” jawab pria itu panik.


“yang bener?” tanya Deo lagi dengan dingin.


“iya bro aku pergi dulu ya bro mama gue nelpon” ucap pria itu lalu langsung kabur.


“ra ini daging panggang kesukaanmu” kata Deo sambil menyajikannya didepan Mira.


“makasih de” ucap Mira.


“tadi cowok itu ngapain?” Deo berpura pura tanya.


“minta nomor ku” jawab Mira sambil memakan daging panggangnya.


‘kamu kasih?” tanya Deo lagi.


“enggak” jawab Mira.


“kenapa gak kamu kasih?” tanya Deo lagi.


“aku kan udah punya kamu” jawab Mira singkat.


Mendengar jawaban Mira hati Deo berdebar kencang wajahnya langsung merona seketika karena ucapan sederhana dari Mira.


“udah makan cepet” ucap Mira.


“ok ok” jawab Deo full senyum.


Deo pun makan dengan lahapnya dan dengan perasaan yang teramat senang karena akhirnya Mira mencintainya dengan tulus.


mereka pun mengobrol saat makan Mira menyuapi daging panggang nya yang lezat ke Deo dan saat Mira tidak bisa menghabiskan makanannya Deo membantunya menghabiskannya.

__ADS_1


Mira pun tersenyum melihat Deo yang sangat peka dan sangat manis saat sedang makan karena Deo makan dengan cukup berantakan Mira pun mengelap sudut mulut Deo dengan bersih dan Deo pun salting parah wajah nya merona Mira pun tersenyum melihat wajah Deo yang merona itu.


__ADS_2