
Disisi lain Mira sedang menyiapakan persidangan agar isabel mendapatkan harta kekayaan aset properti milik suaminya Mira berencana memindahkan semua harta kekayaan suaminya isabel aset properti secara sah menggunkan hukum jadi ia pun berdiskusi dengan pengacaranya agar menemukan cara tersebut dan agar harta suaminya isabel tidak disita semua dan suaminya isabel yang ada dirumah ayahnya isabel yang sudah dijual itu pun akhirnya terbangun pada keesokan paginya ia melihat rumah itu sudah kosong dan tidak penghuninya ia terlihat bingung karena baru bangun dan pengaruh ibat tidur yang masih ada sedikit.
“sialan mereka sudah kabur dan meninggalkan aku sendirian” guman suaminya isabel kesal karena ditinggal begitu saja oleh ayahnya isabel dan saudara tiri isabel begitu saja dan suaminya isabel pun berjalan menuju sofa dan saat ia baru duduk iya melihat sebuah surat lalu suaminya isabel pun membuka surat tersebut dan saat ia membacanya ternyata itu surat perceraian antara dirinya dan isabel bahkan isabel sudah menanda tangani surat perceraian itu dan surat perceraian itu harusnya ia serakan tadi pagi oukul delapan pagi ke-kediaman Sekar sesuai intrkusi dari surat kecil yang dimasukan dalam satu amplop dan sekarang sudah pukul sepuluh pagi maka pihak dari yang mengajukan gugatan akan membawa masalah perveraian ini kepengadilan.
Suaminya isabel pun mengumpat karena sangking kesalnya “wanita ****** sialan” umpat suaminya isabel kesal karena banyak masalah yanng menimpanya dan dari pihak Mira yang masih belum menadapatkan surat perceraian dari pihak suaminya isabel maka Mira langsung memerintahkan pengacaranya untuk membawa kasus ini kepengadilan pengacara Mira pun langsung mengurusnya dengan cepat dan langsung mengirim surat panggilan pengadilan kepada suamianya isabel pada sore hari nya.
__ADS_1
Suaminya isabel yang menerima surat pemanggilan dari pengadilan pun menjadi semakin kesal dan gelisah “sialan beraninya wanita ****** itu membawa hal ini kepengadilan” guman suaminya isabel dengan sangat kesal suaminya isabel pun tidak mau menghadiri pemanggilan tersebut ia terus tidur dirumah yang sudah dijual ayahnya isabel itu karena pemilik rumah yang baru belum datang keesokan paginya Mira dan isabel dan pengacara pribadi Mira yang sudah tiba dipengadilan dan seddang menunggu kedatang suaminya isabel mereka menunggu hingga malam tetapi suaminya isabel tidak datang juga sehingga pengadilan membuat surat peringatan dan dikirimkan kepada suaminya isabel suaminya isabel yanng melihat surat peringatan itu pun gelisah.Suaminya isabel pun mengumpat karena sangking kesalnya “wanita ****** sialan” umpat suaminya isabel kesal karena banyak masalah yanng menimpanya dan dari pihak Mira yang masih belum menadapatkan surat perceraian dari pihak suaminya isabel maka Mira langsung memerintahkan pengacaranya untuk membawa kasus ini kepengadilan pengacara Mira pun langsung mengurusnya dengan cepat dan langsung mengirim surat panggilan pengadilan kepada suamianya isabel pada sore hari nya.
Suaminya isabel yang menerima surat pemanggilan dari pengadilan pun menjadi semakin kesal dan gelisah “sialan beraninya wanita ****** itu membawa hal ini kepengadilan” guman suaminya isabel dengan sangat kesal suaminya isabel pun tidak mau menghadiri pemanggilan tersebut ia terus tidur dirumah yang sudah dijual ayahnya isabel itu karena pemilik rumah yang baru belum datang keesokan paginya Mira dan isabel dan pengacara pribadi Mira yang sudah tiba dipengadilan dan seddang menunggu kedatang suaminya isabel mereka menunggu hingga malam tetapi suaminya isabel tidak datang juga sehingga pengadilan membuat surat peringatan dan dikirimkan kepada suaminya isabel suaminya isabel yanng melihat surat peringatan itu pun gelisah.
“tapi aku serius lihat saja tampangnnya itu norak sekali” guman Mira kepada pengacara pribadinya sehingga pengacara pribadinya tidak bisa menahan tawanya lagi dan saat pengacara pribadi Mira yang tiba tiba tertawa isabel dan suamianya isabel pun melihat pengacara pribadi Mira dengan bigung “ah maaf semua mari kita masuk keruang persidangan” ucap pengacara pribadi Mira malu lalu mereka pun masuk kedalam ruang persidangan saat proses persidangan sedang berlangsung suasananya sedikit menengangkan dan walaupun oengacara pribadi Mira dapat memenangkan kasus ini dengan muda karena pengacara yanng dicarikan oleh pengadilan untuk suaminya isabel bukan tandinngan dari pengacara pribadi Mira dan disertai bukti bukti dan saksi yanng kuat.
__ADS_1
Tetapi karena Mira berusaha mengambil sebagian harta kekayaan aset properti mmilik suaminya isabel agar isabel mendapatkan sedikit kompensasi atas apa yang tekah ia dapat dari pernikahannya dengan suaminya yanng suka menyiksa isabel secara mental mau fisik suaminya isabel yang melihat ia akan kalah ia menatap isabel dengan tajam seolah olah akan segera membunuhnya jika sudah keluar dari ruangan persidangan ini isabel pun menjadi ketakutan dan gemetar Mira yang menyadari situasinya pun langsung berbalik menatap kearah suaminya Mira tanpa henti den gan tajam dan dingin dan seolah olah akan membunuhnya sekarang juga ditempat ia berdiri.
Melihat tatapan Mira suaminya isabel jadi ketakutan dan tidak berani menatap kearah isabel karena Mira duduk tepat disamping isabel jadi aia pun tidak berni menatap kearah isaebel dan hanya fokus menatap kearah lainnya isabel pun merasa terharu Mira telah melindunginya dan bahkan sampai membantunya sampai selesai dan sampai tuntas masalahnya padahal dulu dia adalah orang yang ingin merusak hubungan Mira dengan Deo karena ia menyukai Deo sekarang isabel pun mengerti alasannya Deo begitu tergila gila dengan Mira dan begitu menyukai dan mencintainya.
Sidang pun dihentikan dan dilanjutkan dua hari lagi hakim pun mengetuk palunya lalu berjala pergi Mira dan isabel dan pengacara pribadi Mira pun keluar dari ruangan persidangan dan saat mereka baru keluar dari ruangan pengadilan suaminya isabel juga keluar dan menghampiri mereka “aku ingin berbicara dengan istriku” ucap suaminya isabel dan menarik tangan isabel begitu saja tetapi dihentaikan oleh Mira “apa maksud anda istri kalian sudah bercerai” ucap Mira sambil menghempaskan tangan suaminya isabel dari isabel “kami belum resmi bercerai jadi kau tidak punya mengatur dan ikut campur” ucap suaminya isabel dengan kesal “aku juga yakin kau lah yang telah mempengaruhi isabel aku begitu tampan bagaimana mungkin isabel menceraikanku” lanjut suaminya isabel dengan percaya diri mendengar perkataan suaminya isabel Mira tidak tahan lagi dan langsung mengulti suaminya isabel “tolonglah ya anda harus bercermin kalo boleh saya jujur muka anda seperti tikus got” ucap Mira dengan kesal dan tidak sabaran.
__ADS_1