Penghianatan

Penghianatan
Episode 36


__ADS_3

Mendengar ucapan gadis itu pemuda itu merasa diremehkan dan ia pun menjadi kesal “ITU BUKAN URUSANMU” ucap pemuda itu dengan kesal “tapi itu lah kenyataanya marcus kau dan putri paman Sekar itu dari dunia yang berbeda” “putri paman Sekar lebih coccok dengan tunangan dari pada denganmu” ucap gadis itu tersenyum mengejek melihat gadis itu yang terus mengejeknya pemuda itu tidak bisa menahan rasa kesalnya.


Ia pun hendak menampar gadis itu tapi ia berhenti dan tidak menamparnya “kenapa kok gak nampar?” tanya gadis itu menantang pemuda itu “udah aku bilang kamu gak cocok sama putri paman Sekar karena kau gak akan bisa memukul putri paman Sekar jika ia membuatmu kesal” lanjut gadis itu lalu berjalan menjauh meninggalkan pemuda itu sendiri.


Pemuda itu sangat kesal dengan ucapan gadis itu “AAAKKKKKKHH SIALAN” umpat pemuda itu dengan keras karena sangat kesal lalu ia berjalan pulang kerumahnya dengan kesal lalu pada ke-esokan harinya pada pagi harinya seperti biasa pemuda itu datang kerumah Veer untuk membantunya tetapi pemuda berpenampilan lebih rapi dari biasanya karena ingin menarik perhatian Mira.


Saat ia berjalan menuju rumah Veer ia melewati rumah gadis semalam yang ia putusin gadis itu ibunya gadis itu mebuka warung kecil dirumahnya gadis itu pun melihat pemuda itu yanng berdandan dengan sangat rapi berjalan menuju rumah Veer dan ibu gadis itu pun menyapa dengan ramah kerena ibu gadis itu tidak tau apa yang terjadi antara mereka “hei marcus kau akan pergi kemana rapi begitu?” tanya ibunya gadis itu “oh aku akan kerumah paman Sekar untuk membantunya seperti biasa” jawab pemuda itu tersenyum cerah.


“kalau begitu kenapa dandan begitu rapi?” tanya ibunya gadis itu lagi “mungkin dia ingin mendekati putri pak Sekar” jawab salah satu pelangan yang sedang makan diwarung ibu gadis itu “apa benarkah” “iya benar bu teapi saya dengar putri pak Sekar sudah punya tunangan” “ya dan keluarga pak Sekar bukan keluarga kecil seperti kita mereka keluarga kelas atas keluarga konglomerat” para pelanggan warung mulai bergosip pemuda itu tidak menghiraukan mereka dan terus berjalan menuju rumah Veer.


Sesampainya dirumah Veer ia melihat Mira yang baru bangun tidur ia melihat Mira dari jendela kamar Mira ia juga melihat Mira yang masih saja malas malas dan duduk d disofa dekat jendala dengan malas pemuda itu tersenyum “manis banget” guman pemuda itu dalam hati lalu berjalan masuk kedalam dan menyapa Veer.


“selamat pagi paman” sapa pemuda itu “aa pagi nak” balas Veer pemuda itu melihat Veer begitu sibuk dipagi harinya “paman apa yang paman buat?” tanya pemuda itu “oh aku membuat teh hijau untuk putriku dan sarapannya” jawab Veer sambil menyiapkan sarapan Mira “emangnya nona sarapan apa?” tanya pemuda itu lagi “ia kalo sarapan cuman makan dua roti tawar teh hijua panas atau gak roti tawar telur sama sosisi panggang” jawab Veer.


Pemuda itu punn mendengar dengan seksama dan memperhatikan cara Veer membuatkan sarapan untuk Mira saat pemuda itu sedang memperhatikan Deo datang untuk ambil air untuk minum Veer pun bertanya kepada Deo apakah Mira sudah bangun “de apakah Mira sudah bangun?” tanya Veer “emm udah” jawab Deo singkat.


Lalu kembali dan untuk memanggil Mira untuk sarapan setelah tidak berapa lama Deo datang lagi dan mengatakan Mira tertidur lagi “paman Mira tertidur lagi dikursi aku sudah memindahkannya kembali kekasur” ucap Deo “emm anak ini memang tukang tidur” lanjut Deo lalu berjalan pergi pemuda itu juga berjalan mengikuti Deo.

__ADS_1


Deo pun bertanya kenapa pemuda itu mengikutinya pemuda itu menjawab kalau ia harus membersihkan kamar milik Deo dan kakeknya Mira karena kakeknya Mira juga sudah bangun dan sudah pergi olah raga pagi bersama ayahnya Deo lalu Deo pun tidak bertanya lagi dan masuk kekamar Mira pemuda itu pun langsung menghentikan Deo.


“tuan bukankah kakeknya nona…..” belum selesai pemuda itu berbicara sudah disela oleh Deo “itu tidak masalah kami sudah sering tidur bersama bahkan sejak kami kecil” ucap Deo lalu ia berjalan menuju tempat tidur Mira dan berbaring saat Deo baru berbaring Mira yang refleks memeluk Deo dan tidru dalam dekapan Deo marcus yang melihat hal itu merasa sangat cemburu.


Saat melihat wanita idamannya yang tertidur lelap dalam dekapan laki laki lain dan memeluk laki laki lain saat tidur tetapi ia tidak bisa mengatakan apa apa jadi ia membersihkan kamar saja lalu berjalan keluar saat ia berjalan keluar Veer menghentikanya dan menyuruhnya untuk sarapan bersama dulu bersama semua orang.


Lalu mereka pun makan bersama saat sedang makan bersama kakeknya Mira bertanya dimana Deo “dimana bocah ingusan itu?” tanya kakeknya Mira “oh tuan muda tidur sama nona muda” jawab pemuda itu dengan cepat mendengar hal ini kakeknya Mira sedikit kesal “sudahlah tuan besar bukankah mereka juga akan menikah dan tidur bersama dan memberikan seorang cicit untukmu” ucap ayahnya Deo.


“emm benar juga sudahlah” ucap kakeknya Mira lalu mereka lanjut makan melihat mereka yang tidak merespon soal Mira dan Deo yang tidur bersama pemuda itu merasa sedikit kecewa ia selalu ingin dekat Mira seperti Deo yang dekat dengan Mira ia ingin Mira juga hanya melihatnya seorang dan memeluknya saat tidur dan tertidur lelap dalam dekapannya.


Bisa melakukan semuanya bersama Mira ia bisa melihat sifat manja Mira yang hanya ia tunjukan pada orang tertentu seperti Deo bisa melihat senyuman manis yang hanya ia tunjukan kepada Deo seorang kesetian yang hanya ia berikan kepadda Deo seorang ia ingin semua itu pemuda itu berharap ia bisa menjadi Deo walaupun hanya sekali saja.


Setelah selesai makan ia membantu Veer mengurus hewan ternaknya dan kebunnya saat ia sedang fokus bekerja ia melihat Mira yang keluar dengan masih memakai baju tidurnya dan msih belum mandi.


bermain dengan anjing milik Veer yang ia pelihara pemuda itu pun langsung berhenti bekerja dan menatap Mira dan Mira juga melihat kearahnya tiba tiba membuat pemuda itu kaget dan langsung kembali bekerja.


__ADS_1


karena takut ketauan Mira lagi ia pun sambil mencangkul dan sesekali melirik kearah Mira saja ia meliahat Mira dengan tatapan tergila gila “cantik banget padahal belum dandan ataupun mandi” guman pemuda itu pelan lalu saat ia sedang melirik Mira tiba tiba ada yang datang pemuda itu pun melanjutkan pekerjaannya.


Ternyata yang datang adala Deo yang membawa sarapan Mira Deo menyuapi MIra sarapannya seperti menyuapi anak kecil “ra ayo makan aa” ucap Deo sambil menyuapi Mira “apaan sih lu roti doang lebay amat” ucap Mira mengambil rotinya “hehehe istriku manis banget deh” ucap Deo tersenyum licik “idih siapa istri lu pasti ada maksudnya nih” ucap Mira pemuda itu yang melihat kemesaraan dan kedekatan Deo dengan Mira merasa sangat cemburu.


Saat mereka sedang mengobrol datanglah gadis semalam yang pemuda itu bawa pemuda ituberfikir gadis itu mencarinya ternyata mencari Mira dan saat mendengar gadis itu mencari Mira ia pun lengsung berfikir gadis itu ingin mengungkapkan rasanya kepada Mira jadi ia mencoba menghentikan gadis itu.


Tetapi Mira yang melihat gadis diluar pintu pun memanggilnya masuk kedalam gadis itu pu kemudian masuk sambil membawa rantang dan bungkusan lainya dan memberikannya kepada Mira “apa ini?” tanya Mira penasaran “makanan dari ibuku” jawab gadis itu “makasih ya” ucap Mira sambil tersenyum “iya sama sama aku pulang dulu ya” ucap gadis itu berpamitan dengan Mira.


Lalu gadis itu pun berjalan pulang melihat gadis itu yang sudah berjalan pulang pemuda itu menjadi tenang kemudian Mira membuka bungkusan plastik itu ia menemukan makanan kesukaannya lalu Veer yang dari luar rumah pulang ia tau Mira sangat cumi goreng jadi menyuruh Mira untuk memakannya saja bersama Deo.


Lalu Veer berjalan masuk rumah untuk mandi dan Mira pun menyantap cumi goreng itu dengan lahap ia juga menyuapi Deo “de makan enak banget” ucap Mira sambil menyuapi Deo Deo pun memakanya “iya enak banget” ucap Dei lalu menyuapi Mira dan Mira sibuk mengelus elus anjing corgi dan


bermain dengannya jadi Deo menyuapi Mira.


Marcus yang melihat dari jauh pun langsung mencatat diotaknya bahwa Mira suka makan cumi goreng ia pun berencana membeli cumi goreng besok diwarung ibunya gadis yang sudah ia sakiti itu untuk Mira karena Mira suka makan cumi gorengnya.


Tapi pemuda itu masih cemburu kepada Deo karena kedekatan dan kemesraan Deo dan Mira ia melampiaskan semua kekesalannya pada tanah yang sedang ia cangkul ia mencakul tanah itu dengan kuat untuk melampiaskan semua rasa kesalnya rasa cemburunya kepada Deo.

__ADS_1


__ADS_2