
ayahnya Mira yang ikut duduk dan makan bersama mereka hanya terdiam ayah Deo yang mengerti perasaan ayahnya Mira pun berusaha mengisyaratkan kepada Mira agar Mira menemani ayahnya juga untuk memeriksa kesehatan nya apalagi ayahnya Mira baru keluar dari rumah sakit karena kecelakaan "Mira bawa ayahmu pergi cek juga soalnya dia kan baru kecelakaan jadi bawa disekalian cek kedokter juga ya" ucap ayahnya Deo kepada Mira "kurasa gak perlu deh ayah karena kan ayah mertua juga baru keluar rumah sakit hari ini berarti dokternya udah cek semua dong" ucap Deo "iya benar paman jadi buat apa kedokter lagi kan habis dari dokter" lanjut Mira setuju "iya benar walaupun keluarga kita kaya kita juga harus berhemat dan menabung untuk masa depan" lanjut salah satu sepupu laki laki Mira dengan wajah serius "tapiiii teta...." belum selesai ayahnya Deo berbicara sudah disela oleh Deo "gak perlu ayah kita juga perlu hemat jika suatu saat terjadi sesuatu pada perusahaan" ucap Deo mendengar mereka semua yang tidak setuju ayahnya Deo masih saja mau bersikeras tetapi ayahnya Mira menghentikan ayahnya Deo "sudahlah ayo makan semuanya" ucap ayahnya Mira mencoba mencairkan suasana semua orang pun lanjut makan dan mengobrol dan bercanda tawa dengan gembira setelah selesai makan Mira melanjutkan pekerjaan nya diruang kerja nya karena akhir akhir ini Mira memang banyak pekerjaan jadi tidak bisa menemani bibi nya menonton drama Korea bersama.
__ADS_1
Deo juga akhir akhir ini memiliki banyak pekerjaan jadi Deo juga tidak ikut berkumpul Mira dan Deo pun bekerja diruang kerja yang sama Mira bekerja dengan sangat serius sedangkan Deo terus melirik kearah Mira dan berharap Mira melirik kearahnya juga tetap ternyata Mira sama sekali tidak melirik kearahnya dan hanya fokus pada komputer dan dokumen dokumen nya saja dan tidak melirik Deo. Deo sedikit kecewa karena Mira begitu fokus pada pekerjaan dan tidak meliriknya sebentar saja "istriku sangat gila kerja" guman Deo pelan sambil menggerutu lalu melanjutkan pekerjaan sambil terus mengeluh Mira yang disampingnya Deo pun kebingungan kenapa suaminya ini terus mengeluh dan menggerutu saat berkerja "ada apa de kok dari tadi gerutu terus?" tanya Mira kebingungan mendengar pertanyaan Mira Deo pun langsung menunjukkan wajah cemberutnya"huh baru lihat kearah suamimu hah" ucap Deo pelan dalam hati "aku rasa perkejaan itu adalah suamimu" jawab Deo dengan wajah cemberutnya mendengar hal itu Mira pun mengerti Deo sedang cemburu pada pekerjaan nya karena Mira terlalu fokus kepada pekerjaan nya "tentu saja suamiku adalah orang yang sedang cemberut ini" ucap Mira sambil berjalan kearah Deo "oh suamiku yang manis ini sedang cemburu pada setumpuk dokumen?" tanya Mira sambil tersenyum jahil "huh setumpuk dokumen yang membuat mu terus menatapnya tanpa berkedip" jawab Deo sambil terlihat kesal.
__ADS_1
"baiklah suamiku yang manis pekerjaan ku sudah selesai" ucap Mira sambil mencium pipi Deo dengan lembut "rencana nya aku mau menyelesaikan dengan cepat agar bisa menghabiskan waktu bersama suami ku dan aku juga ada hadiah istimewa untuk suamiku ini" ucap Mira "tetapi siapa sangka rupanya pekerjaan suamiku masih sangat banyak jadi hadiah istimewa nya batal deh" lanjut Mira sambil berjalan menjauh dari Deo "jadi aku tidur duluan ya suamiku" ucap Mira sambil berjalan menuju tempat tidur Deo yang mendengar perkataan Mira tadi pun menjadi menyesal "tiiiidddaaaakk hadiah istimewa ku jatah ku huhuhu" ucap Deo dalam hati dengan sangat menyesal dan sedih karena tidak cepat cepat menyelesaikan pekerjaannya.
__ADS_1