
tanpa sadar mereka meninggalkan ayahnya Mira sendirian dibelakang mereka sedangkan Mira Deo dan kakeknya Mira berjalan didepan dan Mira berjalan sambil menggandeng tangan kakeknya dan Deo dan meninggalkan ayahnya sendirian bahkan Mira tidak menyapa ayahnya saat ia datang tadi.
simpanan kedua ayahnya Mira yang melihatnya semuanya dari kejauhan pun tanpa sedikit kasihan kepada ayahnya Mira "kasian sekali Veer" guman simpanan kedua ayahnya Mira yang kasian melihat ayahnya Mira karena dicuekin oleh Mira ia pun merasa kasian dan kemudian Mira Deo dan kakeknya pergi dari bandara.
__ADS_1
sesampainya dirumah Mira langsung mandi sedangkan kakeknya Mira sibuk memasak untuk Mira didapur setelah selesai mandi Mira langsung membongkar barang barangnya tanpa mengeringkan rambut nya dengan benar dan Deo yang baru datang pun melihat hal itu ia lalu mengambil handuk dan mengeringkan air air yang menetes dari rambut Mira lalu mengeringkan nya "ra kok g keringkan dulu rambutnya sih" ucap Deo kepada Mira "hehehe maaf aku mau cari hadiah yang aku beli untuk kakek dulu"ucap Mira sambil tersenyum polos.
Deo pun tidak bisa berbuat apa apa mendengar ucapan Mira "hadeh aku memang tidak bisa apa apa padamu" ucap Deo tak berdaya "sudah ketemu" ucap Mira dengan penuh semangat "ya udah bangun ini dah kering rambutnya" ucap Deo "ayo turun kakek udah tungguin kamu buat makan bersama" lanjut Deo "ok deh" ucap Mira lalu mereka turun kebawah bersama kakeknya Mira yang melihat Mira berjalan mendekat langsung menyuruh Mira untuk duduk disampingnya "ra ayo duduk disamping kakek" ucap kakeknya Mira dengan senang "baiklah kakek" ucap Mira sambil berjalan mendekat kearah kakeknya.
__ADS_1
"oh benarkah?" tanya kakeknya Mira sambil tersenyum bahagia "iya setelah makan kita akan membongkar hadiah untuk kakek" ucap Mira dengan penuh semangat "baiklah baiklah kalau begitu kamu duduklah dan makan kakek sudah memasak makanan kesukaan mu" ucap kakeknya Mira lalu Mira pun duduk disamping kakeknya dan memakan masakan kakeknya dengan lahap kakeknya terus mengambil banyak makanan lauk untuk Mira begitu pula dengan Mira ia juga mengambil banyak lauk untuk kakeknya dan Deo tetapi ia tidak mengambil lauk untuk ayahnya ia seperti menganggap kehadiran ayahnya seperti hanya bayangan saja dan tidak pernah menganggap kehadirannya.
ayahnya Mira walaupun ia merasa sedih kecewa dan patah hati karena putrinya yang mengabaikannya dan menganggap kehadirannya seperti bayangan tetapi ia tidak bisa mengatakan apa apa karena emang sejak awal itu adalah kesalahan yang ia lakukan sehingga sulit untuk Mira memaafkannya dan menerimanya kembali sebagai ayahnya setelah apa yang ia lakukan kepada ibunya Mira dan Mira sendiri dengan merusak masa kecil dan kebahagiaan Mira.
__ADS_1