Penghianatan

Penghianatan
Episode 39


__ADS_3

Lalu setelah hari sudah sore simpanan pertama Veer datang ketempat pembuangan sampah dipinggiran kota ia melihat wanita simpanan Veer yang kedua ia langsung tertawa tertawa terbahak bahak mendengar suara tawa yang keras itu menarik perhatian wanita simpanan Veer yang kedua ia melihat simpanan pertema Veer yang sedang menertawakannya ia pun kesal dan malu.


“HEI PELACUR SADANG APA KAU DISANA?” tanya wanita simpanan Veer yang pertama degan nada mengejek dan tinggi wanita simpanan pertama Veer terus tertawa terbahak bahak “DIAM KAU JALANG” teriak wanita simpanan kedua Veer dengan marah lalu setelah selesai tertawa terbahak bahak ia hendak membebaskan wanita itu dan membawanya keretenir tempat ia meminjam uang dan melimpahkan semuanya kepada mereka.


Tapi dihentikan oleh petugas tempat pembuangan sampah dan mengusirnya pergi “memangnya kenapa kalau saya mau menolongnya?” tanya wanita simpanan Veer yang pertama sedikit kesal “karena wanita ini harus menyelesaikan masa hukumannya” jawab petugas tempat pembuangan sampah itu dengan wajag datar


Lalu setelah hari sudah sore simpanan pertama Veer datang ketempat pembuangan sampah dipinggiran kota ia melihat wanita simpanan Veer yang kedua ia langsung tertawa tertawa terbahak bahak mendengar suara tawa yang keras itu menarik perhatian wanita simpanan Veer yang kedua ia melihat simpanan pertema Veer yang sedang menertawakannya ia pun kesal dan malu.


“HEI PELACUR SADANG APA KAU DISANA?” tanya wanita simpanan Veer yang pertama degan nada mengejek dan tinggi wanita simpanan pertama Veer terus tertawa terbahak bahak “DIAM KAU JALANG” teriak wanita simpanan kedua Veer dengan marah lalu setelah selesai tertawa terbahak bahak ia hendak membebaskan wanita itu dan membawanya keretenir tempat ia meminjam uang dan melimpahkan semuanya kepada mereka.


Tapi dihentikan oleh petugas tempat pembuangan sampah dan mengusirnya pergi “memangnya kenapa kalau saya mau menolongnya?” tanya wanita simpanan Veer yang pertama sedikit kesal “karena wanita ini harus menyelesaikan masa hukumannya” jawab petugas tempat pembuangan sampah itu dengan wajah datar.


Lalu setelah hari sudah sore simpanan pertama Veer datang ketempat pembuangan sampah dipinggiran kota ia melihat wanita simpanan Veer yang kedua ia langsung tertawa tertawa terbahak bahak mendengar suara tawa yang keras itu menarik perhatian wanita simpanan Veer yang kedua ia melihat simpanan pertema Veer yang sedang menertawakannya ia pun kesal dan malu.


“HEI PELACUR SADANG APA KAU DISANA?” tanya wanita simpanan Veer yang pertama degan nada mengejek dan tinggi wanita simpanan pertama Veer terus tertawa terbahak bahak “DIAM KAU JALANG” teriak wanita simpanan kedua Veer dengan marah lalu setelah selesai tertawa terbahak bahak ia hendak membebaskan wanita itu dan membawanya keretenir tempat ia meminjam uang dan melimpahkan semuanya kepada mereka.


Tapi dihentikan oleh petugas tempat pembuangan sampah dan mengusirnya pergi “memangnya kenapa kalau saya mau menolongnya?” tanya wanita simpanan Veer yang pertama sedikit kesal “karena wanita ini harus menyelesaikan masa hukumannya” jawab petugas tempat pembuangan sampah itu dengan wajah datar.

__ADS_1


simpanan Veer yang pertama pun berfikir siapa yang ia singgung " siapa yang disinggung wanita gila ini?" guman simpanan Veer bertanya tanya lalu ia bertanya kepada petugas pembuangan sampah itu kapan hukumannya berakhir.


"lalu kapan hukumannya berakhir pak?" tanya simpanan Veer yang pertama "besok siang" jawab petugas tempat pembuangan sampah itu dengan singkat lalu kembali ke pos nya.


setelah mendapatkan jawaban simpanan Veer yang pertama pun pergi dan saat simpanan Veer baru pergi ada seorang pria berbaju hitam datang dan petugas tempat pembuangan sampah pun mengerti ia langsung bergegas berjalan pulang.


pria berbaju hitam itu berbicara kepada wanita simpanan Veer yang kedua "anda akan dibebaskan jika anda diam malam ini" ucap pria berbaju hitam itu lalu ia berjalan dan masuk kedalam pos.


simpanan kedua Veer pun hanya bisa pasrah dan menunggu hingga besok siang putra dari simpanan kedua Veer sibuk mabuk mabukan dan bermain dengan pelacur dia tidak memikirkan tentang ibunya.


ia sibuk minum berjudi dan bermain wanita hingga dia pulang kerumah pun langsung tertidur disofa keesokan harinya pria berbaju hitam itu mengecek wanita simpanan kedua Veer.


wanita itu pun langsung tersadar dan mencoba berteriak karena kesal disiram dengan air dingin dipagi hari bahkan mereka juga tidak memberinya makan.


tapi mulutnya dilakban jadi ia tidak bisa berbicara tiba tiba ada suara ponsel bunyi dan pria berbaju hitam itu pun pergi untuk mengangkat telpon.


ternyata itu dari tuan alfon tuan alfon memerintahkan pria berbaju hitam itu untuk membawa wanita simpanan Veer yang kedua itu kerumah wanita simpanan Veer yang pertama.

__ADS_1


dan menyuruh pria berbaju hitam itu untuk melepaskan ikatan dikaki dan tangan dan juga lakban dimulutnya setelah sampai dirumah wanita simpanan Veer yang pertama.


pria berbaju hitam itu pun langsung menjalankan perintah setelah tuan alfon mengirimkan alamat rumah sewa wanita simpanan pertama Veer.


ia memasukan wanita simpanan Veer yang kedua kedalam karung dan mengangkatnya dan meletakkan kebagasi mobil lalu ia segera mengemudi menuju rumah wanita simpanan Veer yang pertama sesuai alamat yang tuan alfon berikan.


setelah sampai pria berbaju hitam itu mencari rumah wanita simpanan Veer yang pertama sambil mengangkat karungnya dan saat ia sudah menemukannya ia membuka karungnya.


ia melepaskan ikatan dikaki dan tangan dan juga lakban dimulutnya wanita simpanan Veer yang kedua lalu mengetuk pintu rumah sewa wanita simpanan Veer yang pertama.


"TOK.....TOK.....TOK" putri dari wanita simpanan Veer yang pertama pun membuka pintu ia terkejut seorang pria berbaju melihat wanita simpanan Veer yang kedua yang berada tepat didepan rumahnya.


seperti seorang penjahat yang melarikan diri itu membuat putri dari wanita simpanan Veer yang pertama bigung tetapi wanita simpanan Veer yang kedua malah ketakutan sambil terus melirik kearah samping.


ternyata pria berbaju hitam itu menodongkan senjata api kepada wanita simpanan Veer yang kedua untuk mengancamnya agar tetap berdiri disana jadi wanita itu hanya bisa berdiri disana dengan patuh.


putri dari wanita simpanan Veer yang pertama pun langsung menjambak rambutnya dan membawanya masuk setelah wanita simpanan Veer yang kedua masuk pria berbaju hitam itu pun pergi.

__ADS_1


ia kembali masuk kedalam mobilnya dan pergi setelah tidak beberapa jauh ia pergi dari lokasi komplek perumahan dipinggiran kota ia menelepon tuan alfon.


ia ingin melaporkan kalau tugas yang diberikan tuan alfon kepada sudah selesai dan ia akan segera kembali.


__ADS_2