Penghianatan

Penghianatan
Episode 48


__ADS_3

lalu keesokan paginya mereka melakukan aktivasi seperti biasanya sarapan lalu pergi bekerja setiba Mira dikantor ia melihat Velix yang tertidur dikantor Mira pun tidak membangunkannya dan membiarkan Velix tertidur saja.


lalu ia kembali berjalan meninggalkan Velix saat Mira sudah berjalan pergi Velix langsung bangun dari tidurnya dan membuka mata ia ia melihat Mira yang berjalan semakin jauh dengan tatapan tergila gila dan obsesi yang kuat terhadap Mira.


ia mulai merencakan untuk menghabisi Deo dengan tangannya sendiri tanpa harus menyuruh pembunuh bayaran terkenal karena ia tidak memiliki cukup dana ia tidak bisa menunggu hingga cukup dana baru menyewa pembunuh bayaran terkenal dan hebat untuk membunuh Deo.


jadi ia putuskan untuk membunuh Deo dengan tangannya sendiri pertama agar Mira bisa melupakan Deo sepenuhnya ia berencana membuat Deo berselingkuh terlebih dahulu dengan seorang wanita dan tidur dihotel.


lalu ia akan memicu agar Mira datang kehotel itu dan melihat perselingkuhan Deo dengan wanita lain yang sedang bermain diatas kasur bersama wanita lain dihotel dengan begitu Mira tidak akan begitu sedih saat Deo mati.


karena kecewa kepada Deo yang mengkhianati nya sebelum kematian nya ia merencanakan semuanya sambil tertawa seperti orang gila disisi lain diperusahaan Deo ada seorang wanita yang ingin terus menempel kepada Deo.


dan membuat Deo risih dan emosi kepada wanita itu "Isabel kenapa kamu masih disini?" tanya Deo tidak sabaran Isabel hanya tersenyum lalu menjawab pertanyaan Deo dengan santai "aku hanya merindukanmu" jawab Isabel manja.


mendengar jawaban Isabel membuat Deo sakit kepala "Isabel kamu sudah menikah jadi harus memikirkan suamimu" ucap Deo dingin dan berniat mengusir Isabel mendengar ucapan Deo Isabel merasakan patah hati yang mendalam karena sikap dingin Deo.


Isabel datang keperusahaan dek bertujuan meminta bantuan Deo untuk membantunya bercerai dan pergi keluar negeri untuk menjalankan hidup barunya tetapi Deo terus menanggapi nya dengan dingin dan bahkan berniat mengusirnya secara tidak langsung.


"baiklah tuan muda aku datang kesini ingin meminta bantuan anda" ucap Isabel dingin mendengar Isabel yang datang untuk meminta bantuannya pun membuat Deo bertanya tanya "apa yang bisa saya bantu nona?" tanya Deo dengan dingin.


"aku ingin anda membantuku bercerai dan pergi keluar negeri untuk menjalankan hidup baru" jawab Isabel terlihat sendu Deo sedikit tercegang mendengar permintaan Isabel yang meminta bantuannya untuk bercerai dengan suami yang dijodohkan oleh ayahnya untuknya.

__ADS_1


dan ingin pergi keluar negeri menjalankan hidup baru terdengar sedikit sulit dipercaya oleh Deo "lalu apa yang saya dapatkan?" tanya Deo dengan ekspresi datar mendengar Deo yang meminta imbalan Isabel mencengkram kuat ujung bajunya.


karena ia tidak bisa memberikan apa apa kepada Deo karena ia tidak punya apa apa selama ini selain dukungan dan kasih sayang dari ayahnya walaupun ia hidup mewah dan serba berkecukupan tapi semua itu dari ayahnya dan ayahnya yang mengatur semuanya.


dan harta dan warisan juga hanya akan diwariskan kepada saudara tiri nya karena ia seorang laki laki sedangkan Isabel seorang wanita ditambah Isabel tidak bisa menangani masalah bisnis karena sejak kecil ayahnya tidak pernah membiarkan Isabel belajar tentang bisnis yang ayahnya jalankan.


dan hanya mendidik saudara tiri nya sebagai pewaris Karen saudara tiri Isabel adalah seorang anak laki laki sedangkan Isabel seorang anak perempuan jadi walaupun ia dimanja dan disayangi oleh ayahnya kelak juga dia akan dijual kepada orang lain untuk kepentingan pribadi ayahnya.


Isabel pun menarik nafas dalam dalam untuk menjawab pertanyaan dari Deo " saya tidak bisa memberikan apa apa" jawab Isabel gugup "tetapi saya bisa memberikan informasi penting" lanjut Isabel mendengar ucapan Isabel Deo pun penasaran informasi penting apa yang membuat Isabel percaya dengan informasi itu bisa menukarkan dengan kebebasan nya.


dan Deo bakal membantunya "memang nya informasi penting apa?" tanya Deo penasaran melihat Deo yang sudah penasaran Isabel pun semakin percaya diri "ayah ku ingin mengambil alih perusahaan milik keluarga Florensis dan mencoba membunuhmu" jawab Isabel percaya diri.


"oh kalau itu aku sudah tau dari lama" jawab Deo datar mendengar perkataan Deo Isabel panik ternyata Deo sudah mengetahui dari lama tentang hal ini Isabel pun berfikir mungkin alasan Deo menolak nya karena ayahnya yang mencoba menyingkirkan Deo dan mencoba mengambil posisi nya.


Isabel tak kuasa menahan tangisnya dan ia menangis didepan Deo karena tidak bisa menahan air matanya "hiks hiks hiks" tangis Isabel Deo yang melihat Isabel menangis pun menjadi kebingungan dan bertanya kenapa menangis"kenapa kamu menangis?" tanya Deo kebingungan.


tetapi Isabel masih saja menangis "hiks hiks hiks" tangis Isabel semakin deras dan keras itu membuat Deo bertambah bigung dan berfikir mungkin Isabel menangis karena dia yang tidak mau membantu Isabel jika Isabel tidak memberikan imbalan yang berguna bagi Deo.


jadi Deo pun menghubungi Mira dan bertanya apakah dia bisa membantu Isabel.


"BERDERING"

__ADS_1


"halo de ada apa?" tanya Mira.


"ra Isabel datang meminta bantuan ku untuk membantu nya bercerai dengan suaminya dan membantu nya pergi keluar negeri untuk memulai hidup baru" jawab Deo yang memberikan penjelasan kepada Mira.


"iya terus?" tanya Mira lagi.


"mau gue bantukah?" tanya Deo meminta pendapat Mira.


"iya terserah elu dan itu suara tangisan Isabel kah?" tanya Mira lagi.


"iya dia tiba tiba nangis pas gue bilang harus ada imbalan" jawab Deo.


"jadi dia bilang dia ada informasi penting Tao rupanya informasi itu sudah gue ketahui sejak lama " lanjut Deo.


"jadi dia nangis?" tanya Mira.


"iya nangis dia ra jadi gue mau gimana?" tanya Deo yang kebingungan.


"ya udah bantu aja de" jawab Mira.


mendengar jawaban Mira Deo terkejut dan berfikir Mira sudah ada yang lain dan tidak sayang lagi kepadanya karena Mira tidak ada nada cemburu dari nada bicaranya.

__ADS_1


"ra lu gak sayang lagi sama gue?" tanya Deo dengan nada serius Mira pun kebingungan dengan pertanyaan Deo "sayang kenapa?" tanya Mira balik dengan kebingungan.


"lu gak cinta lagi sama aku?" tanya Deo lagi dengan nada serius Mira pun kebingungan dengan pertanyaan Deo yang aneh " cinta kok emang kenapa?" tanya Mira balik dengan kebingungan sekertaris Deo yang berada disambil tertawa kecil melihat tingkah Deo yang seperti anak kecil yang takut tidak disayang lagi.


__ADS_2