
Lalu setelah selesai masak mereka pun makan bersama disisi lain simpanan kedua Veer yang mengetahui Mira sedang pergi jauh dan tidak akan ada diperusahaan one grup selama satu minggu itu setiap hari datang ke perusahaan one grup dan mebuat keributan dan terus mengatakan ingin bertemu dengan salah satu pemegang saham kepercayaan Mira yaitu tuan rido alfon tetapi tuan alfon tidak ingin menemuinya sebab itu lah ia terus membuat keributan di perusahaan one grup.
Kemudain tuan alfon pun membiarkan simpanan kedua Veer itu menemuinya dan ia pun langsung pada intinya dan bertanya apa tujuan simpanan kedua Veer memaksa ingin bertemu dengannya dan terus membuat keributan “kenapa anda terus membuat keributan disini?” tanya tuan alfon simpanan Veer itu langsung mendekati tuan alfon dan mmencoba menggodanya.
“saya datang kesini karena ingin anda membantu saya” ucap simpanan Veer sambil mencoba menggoda tuan alfon yang merupakan salah satu pemegang saham kepercayaan Mira tetapi tuan alfon. Melihat godaan dari simpanan Veer yang kedua tuan alfon hanya diam saja ia juga tidak memberikan respon untuk permintaan yang dibuat oleh simpanan kedua Veer.
Melihat tuan alfon yang tidak berkutik dan hanya diam saja simpanan kedua Veer terus berusaha menggodanya “tuan alfon saya tau anda pasti orang yanag baik hati jadi tolonglah” ucap simpanan kedua Veer lagi dengan manja “……………………..” tapi lagi lagi tuan alfon tidak meberikan jawaban melihat tuan alfon yang diam saja simpanan kedua Veer pun bertekad ia langsung membuka kancing baju tuan alfon.
Tuan alfon langsung melempar simpanan kedua Veer itu kelantai dengan keras lalu memasang kembali kancing bajunya dan merapikan bajunya sedangkan simpanan kedua Veer itu mengerang kesakitan dilantai karena tuan alfon menghempaskannya dengankeras kelantai tuan alfon pun menatap simpanan kedua Veer dengan dingin dan menghina dan mengejeknya “KAU FIKIR KAU SIAPA WANITA PENGGODA SEPERTIMU BISA MENGGODAKU” hina tuan alfon dengan nada tinggi kepada simpanan kedua Veer.
“kau ingin aku menusuk presiden Mira dari belakang jangan harap” ucap tuan alfon dengan dingin lalu ia pun memanggil petugas keamanan untuk menyeret simpanan kedua Veer keluar “penjaga datang keruanganku sekarang” perintah tuan alfon lalu kedua penjaga pun bergegas menuju ruangan tuan alfon dan simpanan kedua Veer yang masih terduduk dlantai sangat kesal dan marah karena hinaan yang ia dapat dari tuan alfon.
__ADS_1
Ia pun berbalik memaki tuan alfon “KAU FIKIR KAU SUDAH HEBAT MENJADI SALAH SATU PEMEGANG SAHAM ONE GRUP” “ TUNGGU PUTRAKU SUDAH BERHASIL MENGUASI ONE GRUP AKU AKAN MENYURUH PUTRAKU MENGHABISIMU DASAR BAJINGAN” ucap simpanan kedua Veer dengan kesal lalu penjaga keamanan pun datang “seret wanita ini keluar dan jangan biarkan dia mendekat diperusahaan one grup” perintah tuan alfon kepada kedua penjaga keamanan itu.
Lalu kedua penjaga keamanan itu menutup mulutnya simpanan keduaVeer dan mengikat kaki dan tangannya dengan kuat lalu memasukkannya kedalam semua karung dan mengangkatnya keluar dari ruangan tuan alfon dan mengangkat sampai menuju tempat bawah tanah dan memasukannya kedalam bagasi dan membawanya menuju tempat pembuangan sampah dipinggir kota setelah sampai kedua penjaga keamanan itu membuka karungnya dan melempar simpanan kedua Veer yang masih terikat tangan dan kakinya dan mulutnya yang masih tertutp kain.
Dan membuangnya kedalam tumpukan sampah yang menggunung simpanan kedua Veer pun menggeliat geliat mencoba membebaskan diri karena tidak mau dibuang ditumpukan sampah tetapi ai dilempar juga setelah selesai kedua penjaga keamanan itu pun kembali keperusahaan disisi lain tuan alfon yang sedang diperusahaan langsung mengbungi Mira.
Untuk memberitahukan simpanan kedua ayahnya membuat rencana untuk menghancurkannya setelah mendapat kabar Mira langsung bergegas pergi kekota menuju perusahaan one grup sebelum pergi ia pamit kepada kakeknya dulu lalu pergi dengan cepat menuju perusahan one grup setelah dua jam perjalanan Mira pun akhirnya tiba diperusahaan one grup.
Disana sudah ada tuan alfon yang menunggu kedatangannya “selamat datang presiden” ucap tuan alfo “iya terima kasih tuan alfo” ucap Mira “kita bicarakan diruangan saya saja” lanjut Mira lalu tuan alfon mengikuti Mira dan lift pribadi presiden dan masuk keruangan Mira “paman apa yang terjadi?” tanya MIra kepada tuan alfon “simpanan kedua ayahmu ingin mengambil alih kekuasaanmu dan ingin menghancurkan dirimu” jawab tuan alfon dengan serius.
“jadi dia mengatakan putranya sudah ia masukan ke one grup” “iya itu berarti kemungkinan putranya menjadi krayawan baru” ucap tuan alfon “baiklah aku mengerti paman” ucap Mira “aku akan menangani semua ini teriam kasih atas info-nya dan kesetiannya paman” lanjut Mira sambil menundukan kepalanya kepada tuan alfon sebagai ucapan terima kasih.
__ADS_1
Tuan alfon pun merasa malu melihat Mira menundukkan kepalanya untuk dirinya “jangan begitu nak ini tidak seberapa” ucap tuan alfo malu setelah sedikit obrolan tuan alfon pun keluar dari ruangan Mira setelah tidak lam tuan alfon keluar Mira memanggil sekertarisnya. Sekertarisnya pun kangsung datang “TOK……TOK…….TOK” “permisi boleh saya masuk presiden?” tanya sekertaris Mira dari balik pintu “masuk” jawab Mira lalu sekertarisnya Mira pun masuk kedalam.
“Alpin aku ingin kamu menyelidiki semua krayawan baru perusahaan one grup aku ingin data deatil” ucap Mira “baiklah presiden” “tapi untuk apa?”tanya sekertaris Mira penasaran “wanita simpanan ayahnyaku mengirim putranya masuk keperusahaan ini” “jika begitu putranya pasti sudah mengubah wajahnya untuk masuk kesini bukan” jawab Mira “oh baiklah saya mengerti presiden” ucap sekertaris Mira.
Lalu sekertaris Mira izin keluar dan langsung mengerjakan tugas yang diberikan Mira kepadanya setelah itu Mira menghubungi kepala penjaga keamanan one grup dan memerintahkannya untuk memperketat keamanan secara diam diam tanpa diketahui pihak luar dan Mira juga langsung memperketat sistem keamanan data data penting perusahaan one grup.
Dan ditempat pembuangan sampah simpanan kedua Veer mencoba melepaskan ikatanya dan terus menggeliat ditumpukan sampah itu dan secara kebetulan putri dari simpanan pertama Veer melihat simpanan kedua Veer yang menggeliat ditempat sampah ddengan tangan dan kaki yang terikat kuat dan mulut yang ia dilakban.
Melihat pemandangan yang jarang terlihat pun putri simpanan pertama Veer tertawa terbahak bahak dan suara tawa itu terdengar oleh simpanan kedua Veer ia pun seketika menjadi kesal dan emosi ia pun meronta ronta dan mencoba meminta pertolongan dari putri simpanan pertama Veer yang sudah ia jebak hingga mempunyai utang sebesar lima ratus juta.
Melihat simpanan kedua Veer yang berusaha meminta pertolongan putri dari simpanan pertama Veer sama sekali tidak berniat membantu tapi menatapnya dengan sinis lalu berjalan pergi dari sana melihat hal itu simpanan kedua Veer sangat emosi dan kesal ia pun terus mengutuk putri simpanan pertama Veer.
__ADS_1
Ia juga terus mengumpat dalam hati karena sangat kesal “dasar wanita jalang” umpat simpanan kedua Veer dalam hati sangking kesalnya “dasar kalian semua tunggu pembalasanku” guman simpanan kedua Veer dalam hati hingga akhirnya petugas tempat pembuangan sampah itu datang dan simpanan kedua Veer pun senang dan merasa memiliki harapan ia pun menggeliat dan berusaha meminta tolong.
Tetapi petugas pembuangan sampah itu hanya menatapnya sebentar lalu berjalan pergi mengabaikan simpanan kedua Veer melihat petugas tempat pembuangan sampah yang mengabaikannya simpanan kedua Veer sangat emosi dan mengutuk petugas tempat pembuangan sampah dengan kejam “dasar orang rendahan aku akan membunuhmu dasar sialan mati saja beraninya mengabaikan ku” guman simpanan kedua Veer dengan rasa kesal.