
ayahnya Isabel yang melihat ekspresi panik pelayan simpanannya itu pun kaget kenapa pelayan simpanannya itu begitu mengkhawatirkan putranya melebihi dirinya sendiri ia pun merasa janggal dan curiga dengan hubungan saudara tiri Isabel dengan pelayan simpanannya itu.
kepala pelayan yang menyadari bahwa ayahnya Isabel mulai curiga hubungan antara saudara tiri Isabel dan pelayan simpannya itu pun mencoba mengalihkan perhatian dari ayahnya Isabel "tuan besar kita harus segera pergi selagi suaminya nona Isabel sedang tertidur akibat pengaruh obat tidur" ucap kepala pelayan dengan wajah serius kepada ayahnya Isabel.
__ADS_1
ayahnya Isabel pun merasa kepala pelayan ada benarnya jadi mereka pun segera bergegas berangkat ke bandara dan membawa semua barang barang mereka dan meninggalkan pelayan itu sendirian disana setelah luka ditangan saudara tiri Isabel selesai diobati dan diperban dengan rapi pelayan itu tidak kelihatan sedih akan kepergian saudara tiri Isabel.
dan saat saudara tiri Isabel sudah menjauh ia juga menaikki sebuah taksi dan pergi kebandar dengan membawa pakaian dan barang barangnya tetapi ia menaiki pesawat yang berbeda dengan ayahnya Isabel dan kepala pelayan pelayan itu menaiki pesawat malam dan saat pesawat ayahnya Isabel sudah mau berangkat tiba tiba saudara tiri Isabel mengatakan dia ingin kekamar mandi dan sudah tidak tahan menyuruh ayahnya Isabel dan kepala pelayan naik kepesawat duluan dia akan pergi kekamar mandi dulu.
__ADS_1
kepala pelayan yang sudah mengerti maksudnya saudara tiri Isabel pun langsung membujuk ayahnya Isabel untuk pergi terlebih dahulu dan bahkan saat pesawat sudah lepas landas saudara tiri Isabel tetap tidak kelihatan dan ayahnya Isabel pun bertanya tanya kemana perginya saudara tiri nya Isabel kenapa lama sekali pergi kekamar mandinya.
"aku salah makan ayah maafkan aku aku akan tiba nanti malam dan naik pesawat malam" "aku harus kekamar mandi lagi ayah aku tutup panggilannya" ucap saudara tiri Isabel lalu langsung menutup panggilannya ayahnya Isabel pun berdecak kesal melihat saudara tiri Isabel yang langsung menutup panggilannya begitu saja.
__ADS_1
dan disisi lain saudara tiri Isabel sedang duduk bersama dengan pelayan simpanannya ayahnya Isabel mereka duduk dengan mesra dikuris bandara "sepertinya kita mempunya banyak waktu" ucap pelayan itu "tentu saja sayang bagaimana kalau kita jalan jalan keparis dulu" ucap saudara tiri Isabel sambil tersenyum lalu mereka pun pergi memesan tiket untuk pergi keparis dan bersenang senang disana.
pesawat menuju Paris pun akan segera lepas landas mereka pun segera naik kepesawat yang akan segera lepas landas tersebut mereka berdua duduk dengan mesra dipesawat dan bersenang senang mereka bahkan berciuman didalam pesawat mereka saling menyuapi satu sama lain dan tidur bersama dikursi pesawat dengan mesra hingga akhirnya mereka tiba diparis mereka memesan hotel disana dan melanjutkan tidur mereka lalu setelah puas tertidur mereka keluar hotel dan berjalan jalan mereka berfoto layaknya pasangan biasanya .
__ADS_1