Perjalanan Kisah Cinta Zhifa

Perjalanan Kisah Cinta Zhifa
di bully 2


__ADS_3

Happy reading ★~(◠ω◕✿)


Di gedung sebelah melvan dkk sedang duduk di kursi panjang dekat lapangan mereka sedang mengobrol tentang zhifa dan melvan kemaren karna paksaan dari sahabat nya itu melvan menceritakan tentang kejadian dimana melvan mengajak zhifa keluar


“lo serius van zhifa gak tau lo itu non muslim “tanya aldo ntah udah berapa kali dia bertanya


“hmm” jawab melvan


“Tapi lo keren sih mau shalat gitu” puji ken


“haah dulu aja lo waktu gue ajakin ke kantin pas pelajaran agama Islam lo kagak mau rupanya berguna juga sekarang”celetuk vino


“Kan kan kemakan omongan sendiri lo katanya gak suka ma orang beda agama eh rupanya malah suka ma zhifa”ujar aldo menyindir melvan


“Ck diem deh gue bingung nih”


“bingung ngapa lagi lo”tanya vino


“Gue bodoh banget sih kemaren ngepost foto zhifa huh gue gak tau kalau zhifa itu anak dari sahabat bokap gue”


“tros si lana ngadu tentang postingan gue.”ucap melvan menutup matanya dengan kedua tangan nya yang siku keduanya di atas paha.


“tros² gimana”tanya ken penasaran lalu di anggukin yang lain nya yang ikut penasaran dnegan cerita melvan.


“Gue kena marah habis² an sama bonyok gue tros mereka bilang gue harus jauhin zhifa dan kasih tau yang sebenarnya”Jelas melvan


“yaudah lah lo kasih tau aja dari pada nanti jadi ribet urusan nya apa lagi fans lo itu banyak apa lagi si mak Lampir itu”ucap aldo


“mak Lampir sapa? “tanya vino


“Ck ya si tania lah siapa lagi” mereka hanya ber oh ria saja. mak lampir cocok untuk tania yang cerewet dan jahat. queen bullying yang akan membuly siapa saja yang berdekatan dengan melvan


 "iya van lo harus pantau si zhifa² itu kalau perlu, pasti tania akan ngapain zhif"tutur vino


“Eh eh itu ngapa sih pada ke arah gedung sebelah lari² emng ada apa? “tanya vino menunjuk orang² yang berlari menuju ke gedung sebelah.


“kok lo nanyak ke kita ya gak tau lah”jawab ken..lagian si vino nanya yang jelas teman teman nya duduk disini yang tidak tau apa apa.


“kesana yok penasaran gue mana tau ada cecan kan lumayan”ajak aldo lalu berdiri di ikutin yang lain nya.


“eh eh woy ada apa sih lari² ada yang bagi² sembako apa???”tanya ken pada salah satu mahasiswa yang lewat.


“Oh itu pada ngeliat si tania ngebully anak fakultas manajemen bisnis”jawab mahasiswa itu.


“Tumben² an tuh mak Lampir kesana emang, mahasiswi di sini habis apa sampek ngebully gedung lain”


“gak habis pikir gue sama tania itu …serius!”ucap vino menggeleng kan kepalanya entah apa yang di pikirkan oleh tania kuliah atau membully orang.

__ADS_1


“Siapa yang di bully”tanya melvan perasaan sudah tak tenang bukan apa tetapi tania hanya membully orang yang udah deket dengan melvan dan yah gara² postingan melvan seketika zhifa jadi bahan gosip.


“Itu kalau ga salah nama fa fa zhi apa ya”ujar mahasiswa itu berpikir dengan keras.


“Zhifa”jawab melva


“hah iya zhifa² itu yang jadi trending topik sekarang” tanpa berterimakasih atau berpamitan melvan langsung berlari menuju gedung sebelah tujuan nya adalah mencari zhifa untuk melindungi nya dari kejahatan tania


"dasar" Gumam mahasiswa itu


 


...****************...


“rasain lo makanya jangan berani² sm gue”tania menyemprotkan air dari selang ke arah zhifa tak henti² nya zhifa menangis merapalkan doa berharap ada yang menolong nya sekarang.


“udah hiks tania dingin”tangan zhifa memohon tangan nya menghalangi wajah nya karna air itu sangat sakit jika langsung terkena di wajah nya.


“Lo mohon² kalau gue belum puas juga gak bakal gue berhenti” tawa tania lalu di susul tawa iblis ke 3 sahabat nya.


 “ini nih gatel banget gue pingin narik”


Srekk


Tania berhasil menarik jilbab zhifa dan merobek nya.


“tania lo bener² ya”geram raya melihat rambut zhifa yang menjadi tontonan sekarang. ingin rasa nya raya menedang muka tania .


“lo smua ambil penutup bego tutupin rambut zhifa “bentak maudy tapi tak ada yang berani bergerak karna takut akan kena imbas nya oleh tania.


“Hahaha percuma lo teriak2 disitu ga akan ada jadi pahlawan zhifa” tawa tania lebih tepatnya tawa setan.


Lalu ia menyiramkan air ke arah zhifa, zhifa lelah menangis, menahan sesak karna rambut nya yang terpampang dan menahan dingin di sekujur tubuh nya


 


“Tania”bentak melvan menerobos kerumunan


Lalu melvan melihat zhifa yang basah kuyup dan tidak menggunakan hijab ia sudah menebak pasti itu ulah tania


“mel-van”gugup tania langsung melempar selang air itu kesamping.


“lo apain zhifa ha”bentak melvan dengan  muka memerah.


“aku gak ngapa²in dia kok”ucap tania memeluk lengan melvan , lalu di hempas oleh melvan dengan kasar.


“Jangan sentuh gue”bentak melvan

__ADS_1


Melvan berbalik melihat ke arah zhifa baju yang basah kuyup, mata sembab dan tidak menggunakan jilbab hanya kecil di atas yang melvan tidak tau itu apa tetapi itu menutup rambut zhifa bagian depan. Melvan mengambil kemeja cadangan nya di dalam tas ntah kenapa ia membawa nya tadi ia ber niat ingin ke kantor ayah nya sepulang ngampus tetapi ia gunakan hal lain nya.


Melvan membuka kancing nya dengan terburu² dan menutupi rambut zhifa ia berjongkok menatap zhifa, melvan melepas jaketnya dan di pasang ke badan zhifa..


Sahabat nya yang sudah terlepas dari cekalan sahabatnya tania langsung berlari ke arah zhifa


“Lo kalau lo berani nyentuh zhifa lagi lo berhadapan sama gue” pesan melvan dengan nada tinggi dan menunjuk tania yang diam dengan ekspresi kesal.


Zhifa yang sudah di peluk oleh maudy mereka mengajak zhifa untuk berdiri dan mengajaknya ke UKS tetapi zhifa pingsan untung saja maudy kuat menahan tubuh zhifa


“zhifa² bangun hey”ucap maudy menepuk² pipi zhifa


“kenapa, astaga zhifa pingsan”pekik catlin


“bawa gih ke UKS dy sini gue bantu”ucap raya


“Gak gak UKS jauh bego kita gak kuat kalau bawa dia cm berdua aja”ucap maudy


Melvan berbalik melihat zhifa seperti di tahan oleh maudy dan raya lalu menuju ke arah mereka


“Kenapa? “tanya melvan.


“Ini zhifa nya pingsan”jawab catlin


Melvan menuju ke arah aldo “sini jaket lo”minta melvan dengan nada maksa


“Dih buat apaan”tolak aldo


“sini cepat ntah gue traktir deh sepuas lo”rayu melvan


Dengan senang hati aldo membuka jaketnya dan memberi ke arah melvan


“Makanan aja otak lo” cibir melvan lalu berjalan lagi ke arah zhifa dkk


Melvan menaruh jaket aldo di pinggang zhifa lalu menggendong ala bridal style jaket nya aldo itu untuk menghalang tangan melvan yang menyentuh pinggang dan luruh zhifa


Tania yang meliat itu menggeram marah “awas aja lo zhifa gue akan balas nanti”


“Anjir anjir jaket gue buat gituan emng dasar melvan”pekik aldo tak terima ia kira untuk apa jaketnya ternyata itu lapisan seperti itu. rada tidak ikhlas tapi sudah terlanjur.


Vino dan ken tertawa “haha mampus lo sih di rayu makanan aja langsung luluh”tawa vini


“Ikhlas in aja lah gaush ngeluh lo dapat pahala bantu temen”tambah ken Masih tertawa ngakak melihat muka aldo yang masam


sedangkan aldo hanya mendengus kesal lalu melengos pergi menyusul melvan.


jangan lupa like and komen yaa😍

__ADS_1


 


__ADS_2