
Happy reading ★~(◠ω◕✿)
Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit zhifa sampai di perkarangan yang besar dan mewah. “Ini beneran rumah nya".
zhifa kagum dengan desain rumah nya yang sangat mewah dan elit
“bener sih ini. gak salah maudy ngomong kalau ini alamatnya nya”
"ini istana atau rumah sih? " monolog zhifa kagum melihat rumah yang tinggi dan cantik.
Lalu zhifa turun dan menuju pos yang ada di dalam dekat pagar
“permisi pak” teriak zhifa agar satpam yang ada di dalam mendengar suaranya.
“eh iya neng kenapa” satpam yang sedang makan pun keluar dengan buru buru.
“Pak ini bener rumah nya tante Della? “
“oh iya bener ini rumah nyonya Della” satpam itu menggangguk membenarkan.
“bisa minta tolong bukain pak saya mau masuk, saya sudah disuruh kesini tadi sama tante Della. “ ujar zhifa sopan
“aduh neng sebentar saya telpon nyonya dulu. Saya gak berani langsung bukain orang asing” ucap pak satpam mengambil ponsel di saku nya.
“yaudh deh pak telp aja “
Zhifa menunggu ia melihat pak satpam tadi berbicara di telpon mungkin ia sedang bicara dengan tante Della Pikir zhifa
Tak lama pak satpam membuka gerbang nya “mari neng masuk, nyonya sudah menunggu “
“maksih pak”zhifa berbalik menuju mobilnya dan masuk ke dalam rumah itu.
...****************...
Zhifa membunyikan bel tak lama ada wanita paruh baya membuka nya mungkin umur nya bisa dikatakan sekitar 60 tahun an
“non zhifa ya”
__ADS_1
“eh iya buk saya zhifa” ucap zhifa mencium tangan wanita itu
“Eh ya ampun non jangan gitu toh saya ndak enak. saya ini pembantu loh” ucap wanita paruh baya itu menarik tangan nya
“loh gak papa buk tetep saja saya harus menghormati karna ibu lebih tua dari saya tidak peduli status nya”
“aduh tapi bibik ndak enak lo non”
“jangan panggil non buk panggil zhifa aja” ucap zhifa tersenyum
“yaudh lah non eh zhif ayuk msk nyonya udah nunggu” ajak wanita paruh baya itu menggiring zhifa masukm zhifa menurut saja
“Assalamu’alaikum tante “ salam zhifa mencium tangan della
“waalaikumsalam tante kira kamu gak jadi dateng” jawab della memutar badan nya mengarah ke zhifa.
“Dateng lah tante kan tadi udah janji”
“iya tante pikir gitu tapi kamu gak nanyak alamat tante jadi tante agak ragu kamu dateng apa enggak”
“tadi nya saya juga bingung tan tapi saya nanyak maudy alamat nya” ucap zhifa
Della sangat senang karna ada teman untuk mengobrol ia memang mempunyai anak perempuan tetapi anak nya itu sama sekali tidak ingin di ajak bercerita sama seperti zhifa.
“Dah cocok ini jadi mantu”batin Della tersenyum
“eh zhifa kamu suka masak gak? “tanya della
“suka tan zhifa sering masak kalau bunda lagi di luar kota gini”
“kamu mau masak makan malam gak sama tante. Nanti kamu makan malam disini aja ya” tawar della
“Em boleh deh tan” mendengar persetujuan zhifa Della senang dan menarik tangan zhifa menuju dapur
“Kamu bantu tante potong² sayur aja ya tante yang goreng ayam nya”
“Oke tan”
.
__ADS_1
.
.
.
Mereka berdua memasak sesekali bercanda ria, karna keasikan memasak tanpa mereka sadari makanan sudah tersaji tapi di meja makan.
Karna waktu sudah menujukan pukul 6 sore berarti sebentar lagi papa raka dan raka akan pulang dari kantor, sedangkan aldo pulang dari rumah ken, dan si kembar Ia berkunjung ke pantai jadi mungkin akan pulang sebentar lagi. Karna jika tau si kembar pergi dan pulang sebelum papa nya akan di pastikan si kembar akan habis habisan di semprot oleh ceramah galang.
...****************...
“Kamu mandi gih di kamar tamu pasti kamu gerah kan? “tanya Della.
“iya sih tan tapi zhifa gak bawa baju ganti” jawab zhifa
“Kamu pake baju tante juga gak papa. Baju tante ada yang kecil kok”
“iya tan” zhifa tersenyum kikuk
“yaudh bentar tante ambilin yah” Della langsung naik ke atas zhifa masih duduk di meja makan menunggu Della kembali mengambil baju.
“Ini pakek ini aja gak papa kan” Della menyodorkan baju tunik dengan celananya tidak lupa berserta jilbab yang cocok dengan warna baju.
“Gak papa tan”zhifa mengambil baju itu dari tangan della
“Yaudh kamu mandi dulu ya itu di kamar warna biru.perlengkapan mandi sm make up nya lengkap kok” ucap Della menunjuk pintu warna biru yang searah dengan jalan menuju gazebo
“iya makasih tan” Della membalas dengan menggangguk saja.
Tak lama saat zhifa masuk ke dalam kamar terdengar suara teriakan dari arah luar.
...----------------...
jangan lupa vote and komem
__ADS_1