
jangan lupa like ya..
happy reading ◝(⑅•ᴗ•⑅)◜..°♡
.
.
.
Hari ini adalah hari kelulusan zhifa hari di mana zhifa mendapatkan gelar baru dan hari dimana umur nya bertambah tetapi karna kesibukan mengurus baby za ia sampai melupakan bahwa hari ini hari kelahiran nya.
Zhifa sudah mengenakan kebaya sedangkan baby za juga memakai baju berwarna sama seperti zhifa dari kecil baby za selalu di ajarin hijab dengan zhifa tetapi jika za menangis dan menarik jilbab nya zhifa tak masalah itu karna memang mengingat za masih cukup kecil jd ia membiarkan itu.
“Bunda udah siap? “ zhifa baru turun dengan kebaya nya dan rok nya sebenarnya zhifa ingin memakai gamis yang cocok untuk acara wisuda dengan alasan susah jalan jika memakai span tetapi arum memaksa karna acara wisuda ini sangat berarti dan harus keren semua orang akan memakai span jika itu baju kebaya bkn gamis jika acara wisuda. Akhirnya mau tak mau zhifa memakai baju pilihan bunda nya yang sudah couple bertiga dengan za.
“Wah kamu cantik banget anak bunda sama seperti baby za yah” puji arum kepada zhifa dan berusaha berbicara dengan za.
Baby za hanya menanggapi dengan ketawa dan bertepuk tangan seperti nya ia juga mengaggumi mama nya.
“uh anak mama cantik banget sih” zhifa mencium za gemas karna bayi itu selalu saja ketawa dan siapa saja yang melihat nya pasti akan ingin mencubit pipi gembul za.
“Udah lah zhi jangan nanti make up mu nempel di za smua” arum berusaha menjauhkan za dari zhifa karna zhifa mencium nya dan menggeser geser kan hidung nya di pipi za.
“Haha zhifa gemas bun”
“yaudh lh ini bunda aja yang nyetir ya” arum memberikan za ke zhifa kalau mereka bertiga menuju garasi dan melakukan mobil nya ke salah satu hotel dimana acara wisuda di gelar.
...****************...
“Kamu mau kemana mas? “ tanya seorang wanita yang melakukan hati suami nya berpakaian formal karna setau wanita itu suami nya lagi cuti karna asam lambung nya kumat .
“Aku ada urusan sebentar “
“tapi kamu masih sakit gimana kalau aku temenin yah” bujuk istri nya.
“kamu yakin ingin ikut” tanya angga dan di anggukin lisa.
“Aku ingin bertemu putri ku hari ini hari ulang tahun nya”
“wah benarkan, aku ingin sekali ikut tetapi 5 tahun yang lalu zhifa benar² sangat marah saat aku ikut dengan mu” ucap lisa sedih.
Yah angga adalah ayah kandung zhifa dan lisa adalah ibu tiri nya zhifa. Memang zhifa sangat membenci lisa bahkan zhifa bisa saja mengamuk dan menangis histeris jika melihat lisa. Lisa sangat ingin dekat dengan anak dari suami nya itu tetapi zhifa selalu menolak untuk bertemu jangan kan dengan lisa terkadang jika angga ingin bertemu zhifa selalu mencari alasan.
“ayo ikutlah itu sudah 5 tahun udah saat nya kita ceritakan kebenaran kepada zhifa dan arum” ajak angga memeluk pundak istri nya
“Ya kamu benar mas aku sangat bersalah selama ini kita menyembunyikan kebenarannya dari mbak arum dan zhifa,kita juga udah berusaha memberi tau kan nya tetapi mbak arum tidak mau mendengarkan nya.”.
__ADS_1
“bersiaplah kita akan ke hotel di mana acara wisuda di gelar ” angga berucap itu kepada istri nya. Lisa langsung bergegas ke kamar nya mengganti pakaian dengan pakaian yang lebih pantas.
......
Sekarang di hotel tempat zhifa menggelar wisuda sudah ramai orang yang datang dari mahasiswa yang wisuda sampai orang tua yang mendampingi.
Sekarang orang tua aldo, ken, vino dan melvan sedang berkumpul mereka adalah sahabat semasa SMA jadi tak heran jika anak nya juga bersahabat saat menikah pun jarak mereka tak berjauhan lebih tepat nya adalah para laki² yang bersahabat kalau para istri mereka dekat karena selalu berkumpul dengan yg lain, kecuali orangtua aldo ia memang menikah dahulu selesai tamat Della tak melanjutkan kuliah nya, ia langsung di lamar oleh galang jd tak heran Della mempunyai anak yang sudah dewasa sedangkan yang lain mempunyai anak pertama seumuran dengan anak kedua Della.
Acara akan di mulai tetapi zhifa masih terjebak macet mau tak mau zhifa akan telat menghadiri acara nya.
Di dalam hotel sedari tadi ada yang cemas memikirkan seseorang yang di tunggu² belum datang juga.
“Kamu kenapa sih bang gelisah banget” ujar Della melihat anak nya yang mondar mandir seperti kehilangan sesuatu.
“Ma zhifa belum datang “
Della kaget “ kamu serius jd gimana? “
“raka gak tau mau “
.
.
Hening
Karna acara wisuda nya sudah mulai dan sudah bebrapa manusia yang sudah mendapatkan gelar dan memindahkan tali topi toga nya. Jadi suara sepatu high heels itu terdengar nyaring di gedung itu. Smua pasang mata melihat ke arah pintu masuk dan melihat zhifa yang sedang berdiri anggun di sana tanpa arum karna arum pelan² berjalan bersama za sedangkan za fa sedikit tergesa gesa.
“huh gue kira dia gak datang” cuman raya
“Iya gue udh deg deg an anjirr mana di telpon kagak di angkat” tambah maudy
“Akhirnya” seseorang tersenyum melihat zhifa yang datang.
Zhifa berjalan pelan menuju kursi nya di sbelah sahabat nya. Zhifa agak malu karna smua orang melihat nya tetapi sesaat kemudian acara yang berhenti mulai berjalan kembali. Karna zhifa sudah melewati nama nya mau tak mau zhifa terakhir di panggil.
Acara berjalan kurang lebih 5 jam karna mahasiswa disini smua di jadikan satu dari gedung zhifa dan gedung sebelah makanya zhifa sama wisuda dengan melvan dkk. Dan yang paling terhapus zhifa termasuk siswi berprestasi urutan 1 di gedung nya.
“Aaaa congrast ya beb akhirnya kita terlepas dari siksaan ini” pekik catlin memeluk sahabatnya layak nya teletubbies
“huuhh lega nya”
“congrats juga buat kalian smoga habis ini jangan jadi beban ya guys cari kerjaan okey” ucap zhifa yang masih berpelukan
__ADS_1
“aa zhifa tau aj kalau kita selalu beban” tawa raya
“haha”
Tawa mereka berhenti saat ada seseorang yang berdehem . Mereka melihat dan ad 4 pemuda yang menyaksikan mereka berpelukan sedari tadi..
Maudy berjalan ke aldo “ congrats yang sayang” maudy memberikan senyuman manis nya ke kekasih nya aldo.
Yah yang datang adalah aldo dkk nya lebih tepat nya aldo yang memaksa teman nya untuk menemui kekasih nya.
“Kamu juga babe selamat” aldo memeluk maudy dan di balas oleh maudy.
“Panas panas panas oyy ini gedung kagak ada AC apa ya” sindir ken
“Behh berasa dunia milik berdua ya bund yang lain mah ngontrak” aldo melepas pelukan nya karna mendengar sindiran dari ken dan vino.
“apa sih lo rese banget “ kesal aldo
Melvan menatap zhifa sedari tadi dan ia memberani kan diri berjalan ke arah nya. “selamat ya zhifa “ melvan tersenyum hangat dan di balas senyuman juga oleh zhifa “ maksih dan selamat kembali untuk mu”
“kalian bertiga juga selamat atas kelulusan nya” ucap melvan kepada tiga sahabat zhifa .
Dan mereka mengucapkan selamat kepada satu sama lain dan kini sesi foto mereka menyewa salah satu fotografer tim untuk acara ini.
Mereka berdiri foto ria awalnya sahabat zhifa berfoto ber4 dan berfoto dengan keluarga nya. Tetapi ke4 lelaki itu melihat mereka iri dan aldo meminta fotografer itu memoto dengan kekasih nya. Setelah itu raya dengan ken , catlin dengan vino dan terakhir melvan di suruh oleh fotografer nya berfoto dengan zhifa .
Melvan berdiri di samping zhifa “ mas bisa foto kan juga dengan ponsel saya” pinta melvan dan setujui oleh tukang fotografer nya.
Dari kejauhan sepasang mata menatap ke arah melvan dan zhifa tak suka darah nya sudah mendidih tetapi ia urungkan karna jika zhifa marah rencana nya akan gagal.
“zhifa” panggil bunda arum
Zhifa menoleh “ ya bun?”
“sudah selesai kan ayo ikut bunda..”
Zhifa bingung “ mau kemana bun dan dimana za? “
“oh baby za sedang di gendong oleh teman bunda, udah ayo ikut aja”
“kalian kalau mau ikut boleh kok tapi di belakang yah jangan ganggu oke” bunda arum mengedipkan mata nya ke arah maudy, raya dan catlin. Sedangkan mereka hanya cekikikan.
Aldo yang penasaran bertanya kepada maudy” yang emng ad apa? “
“haha kamu kepo banget nnt juga kamu pasti terharu”
Mereka tak mau menjawab lelaki kepo itu dan langsung berjalan saja meninggalkan lelaki itu dengan rasa penasaran. Akhirnya mereka ikut mengikuti para wanita itu keluar dari acara itu.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...