Perjalanan Kisah Cinta Zhifa

Perjalanan Kisah Cinta Zhifa
rahasia mahendra


__ADS_3

...****************...


.


.


.


Smua orang sudah pulang termasuk sahabat zhifa dan keluarga raka kini tinggal raka zhfa arum dn za yang masih tersisa mereka sedang menunggu raka mengambil barang² zhifa yang tertinggal di ruangan pestazhifa tadi. Karna waktu penunjukan pukul 11 malam jadi jalanan mulai sepi bukan tanpa alasan raka ingin ikut satu mobil tetapi raka kasian jika perempuan pulang di tengah malam apa lagi menyetir jadi raka Memutuskan untuk menyetir belum sempat mereka masuk ad seseorang yang mencegah nya.


“arum” panggil laki² paruh baya yang tak lain adalah angga.


Bunda arum yang terpanggil langsung berhenti membuka.pintu menoleh melihat ke arah suara tanpa ia duga yang memanggil nya adalah mantan suami nya dan tak lupa dengan istri nya yaitu lisa.


Zhifa dan raka ikut menoleh dan melihat ayah dan ibu tiri nya yang sudah merusak kebahagiaan nya.


Arum menatap anggap datar “ untuk apa kau kemari? Jngn memamerkan kemesraan mu ?” tanya arum


“Arum aku mohon kali ini dengerin penjelasan Aku”


“untuk apa itu smua sudah jelas kau selalu aaja ingin bicara sesuatu ada apa aku sudah tau smua nya unrltuk apa kau jelaakan lagi kau ingin mengembalikan luka itu iya luka yang sudah mulai mengering selalu saja kau basahin lagi dengan kata² itu” bisa di lihat dari sorot mata arum jika ia mwlihat angga dan lisa dengan tatapan kebencian dan kecewa.


“mbak saya mohon kali ini saja izinkan kami menjelaskan kepada mbak,mbak arum berhak tau sebener nya kita sudah cukup sakit menahan nya” mohon lis mengatupkan tangan nya di depan dada san awdikit menunduk ke arah arum.


Sedangkan raka hanya diam mengendong za yang sudah tertidur ia sudah kembali dan melihat 2 manusia, raka diam ia tak mungkin ikut campur urusan rumah zhifa karna ia tak ada hak untuk itu.


Angga melihat zhifa putri kecil nya itu sudah besar sekarang dan dewasa angga rasa nya ingin memeluk zhifa tapi itu tak mungkin mengingat zhifa masih membenci nya.


“Selamat ulang tahun zhifa anak ayah semoga kebahagiaan menyertai mu nak” ucap angga tersenyum tulus menatap zhifa..


Zhifa memalinglan wajah nya zhifa juga ingin sekali memeluk ayah nya tapi ia tutup itu dengan rasa kwcewa bahkan mata nya sekarang berkaca kaca menahan tangis.


“makasih" balas zhifa yang masih memalinglan wajah nya.


“Selamat ulang tahun dan graduation ya cantik hari ini tante tau hari spesial bagi mu,andai saja kamu panggil tante dengan sebutan mama dan memeluk mama pasti hari ini hari kebahagiaan bagi tante” lisa mengusap air mata di ujung mata nya “ smoga kamu si beri kebahagian dan cinta dari orang ² terdekat mu"


“Maaf kita harus pulang” ucap zhifa lalu masuk ke dlm mobil di ikutin raka.


“Arum bisa kah bsk kita bicara hari ini aku tidak akan merusak hari istimewa bagus zhifa”


"untuk apa lagi hah"


"ku mohon kali ini aja mbak setelah mbak tau kebenarannya setelah itu mbak bisa memutuskan nya"


mohon lisa memegang tangan arum.

__ADS_1


“baiklah hanya kali ini kalian bertemu dengan ku setelah ini ku mohon kepada kalian berdua jangan pernah muncul di hadapan ku”


Arum langsung meninggalkan mereka berdua begitu saja.


 


****


 


Drtt drrt


Getar ponsel gadis yang sedang berada di sebuah club bersama teman² nya.karna suara musik yang begitu keras membuat sang pemilik tak mengangkat nya.beberapa kali selalu berbunyi sampai salah satu teman si gadia itu menyadari bahwa ponsel teman nya sedang berbunyi.


“tania itu ponsel lo dr td kyk ny bunyi mulu dah” ucap temen si gadis itu yang tak lain tania.


Masih ingat dengan tania kan? Dia adalah orang yang berobsesi sama melvan sampai ² bully zhifa waktu itu.


Tania menoleh dan melihat ponsel nya disitu tertera papa dan pembantu nya menelpon banyak sekali.tak lama.ponsel itu berbunyi lagi kali ini papa tania yang menelpon.tanya menekam timbol hijau dan mengangkat nya.


“Hallo” teriak tania karna jika dia berbicara pelan akan di pastikan suaranya tidak bakal kedengaran.


“Tania dimana kamu” suara tegas sang papa terdwngar di telinga tania.bukan takut ia malah biasa aja sudah tak jarang dari kecil tania selalu di didik keras oleh sang papa daei fisik ataupun mental.


“Lagi di club” jawab tania santai ia sudag menjauh dari tempat yang ramai itu.


“hm”


“tania papa tunggu 15 menit kalau kamu gak datang juga kamu akan menyesal”


“ck mana cukup “ protes tania tak suka.


Tut tut tut


Panggilan mati dalam sepihak yang memutuskan adalah papa tania sedangkan tania hanya misuh² tak jelas akhirnya ia masuk lagi ke dalam rombongan teman nya.


“dasar tua bangka”


Mau tak mau tania pulang ke rumah sebelum itu tania izin sama teman² nya.


Tania sampai di rumah papa nya ia memandangi rumah itu gabg dapat di pastikan sudah lama tak menginjakan kaki nya di rumah itu.tania langsung masuk ke dalam tanpa mengucapkan salam.ia melihat papa nya duduk di depan laptop di depan televisi yang menyala,ponsel yang menyala.


“Dah tua juga masih aja kerja”


“bisakah kau masih mengucapkan salam” suara bariton papa tania yaitu mahendra wijaya kusuma.

__ADS_1


“Gak ntar setan rumah kepanasan” tania langsung duduk di depan papa nya dengan memangku cemilanmemang tania yang sangat tidak sopan yaL


“Kau memang tak punya sopan santun” desis mahendra.


“gue gak pernah di ajari sopan santun sm orang tua gue”


“TANIA”


Tania menatap papa nya nyalang “apa!emng papa pernah ngajarin tania attitude pernah ngeluangi waktu buat ngajarin tania jadi lebih baik?....emng pernah pa yang papa pikir itu hanya kerja kerja dan kerja “jelas tania


“Jika aku tak kerja mau makan apa kau selama ini?”


“harta itu smua akan hilang pa tapi keluarga gak bakal hilang”


“sejak kapan kau punya keluarga huh” tanya mahendra sengaja memancing tania


“ya memang aku tak pernah merasakan keluarga bahkan aku tak pernah pelukan seorang ibu” lirih tania.sebenarnya di balik sifat keras kepala tania dan sifat nakal nya ada hati yang tak kuat menahan masalah hidupnya.


Mahendra menatap tania sedu selama ini tania tak mengetahui sesuatu yang membuat mahendra sakit dan malu jika mengingat nya.


“Tania aku disini ingin membicarakan sesuatu dengan mu”!tania kenaikan sebelah alis nya menandakan apa!


“Putuskan hubungan mu dengan melvan² itu aku tak mau kau semakin tersiksa dengan drama mu ini” ujar mahendra serius menatap tania yang mendengarkan itu tak suka.


“Oh sekarang aku tau,papa gak pernah ngasih sayang sama aku tros nitipkan aku sama pembantu .sekarang papa mau ngerebut kebahagiaan aku iya.MAKSUD PAPA APA?” ucap tania dengan suara meninggi dan berdiri.mahendra juga langsung berdiri.


Plakk


“Turunkan suara mu” tanpa sadar mahendra menampar tania bagus tania itu hal biasa karna dari kecil ia slalu mendapat perlakuan kasar sari mahendra ia selalu di didik dengan keras dari mental maupun fisik nya.


Tania masih memegang pipi nya panas” ini !!! ini yang buat aku malas ktemu papa,papa selalu aja berbuat semau papa aku capek “


“jauhin melvan dia tak seagamaa dengan mu kau mengerti itu kan”


“aku tau tapi aku bisa ikut dengan agama nya bukan itu bukan alasan yang menarik tuan mahendra”


“KAU”geram mahendra menunjuk dengan telunjuk nya.


“Stop ya pa aku mau nentuin hidup ku aku udah besar papa urusin aja itu laptop,kantor papa dan klien klien papa,sejak kapan juga papa peduli dengan tania”.


Tania mengambil tas sana ponsel nya berniat ingin keluar dari rumah itu baru saja kaki nya ingin melangkah ke luar tania mendengar seperti auara benda jatuh.tania menoleh mendapatkan papa nya yang tergeletak di lantai memegang dada sebelah kiri nya.tania langsung berlari ke arah papa nya daj menggoyang goyangkan tubuh mahendra.


“Ini gak lucu ya ngeprank nya sejak kapan papa jago ngeprank hah” tapi tak ada sahutan dari mahendra.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


 


 


__ADS_2