Perjalanan Kisah Cinta Zhifa

Perjalanan Kisah Cinta Zhifa
Sah


__ADS_3

 Happy reading(^~^)


.


.


.


Hari hari berlalu hari ini dimana hari kebahagiaan bagi zhfa dan raka.hari pernikahan mereka berdua dimana 2 keluarga bersatu dan menjalin hubungan yang lebih erat lagi.pukul masih menunjukan pukul 8 dimana zhifa sedang di rias oleh MUA sedangkan akad nikah akan di lakukan pukul 10 hari di rumah zhifa.


Untuk resepsi akan di adakan di hotel bintang 5. Raka maupun zhfa kali ini mereka sedang tak aman karna sedari tadi jatung mereka berdetak kencang karna grogi dan sedikit takut.


Keluarga raka memang sudah datang sejak tadi mereka berkumpul di ruang tamu hanya Sedikit saja yang menghadiri akad tetapi jika di acara nanti akan rame dari rekan kerja raka,papa galang dan teman² arum dan tak lupa juga teman² zhifa pasti nya.


Raka duduk di samping rumah melamun di bawah pohon rambutan memikirkan dan berusaha menghafal nama zhifa dan ayah nya ia tak boleh salah sebut kan.


Aldo datang ke arah abang nya ia disuruh oleh della mengawasi abang nya mana tau karna sangking gugup nya raka pingsan.


“yelah bang gitu aja gugup bawa santai aja lah” ucapan aldo duduk si samping abang nya


“Diem deh lo ga tau gue dah kek punya penyakit jantung” raka memegangi jantung nya yang derdetak kencang.


Aldo melirik abang nya “ lebay lo ah”


“pergi deh lo bukan nya semangatin abang nya malah di bilang lebay” sinis raka mengusir aldo dengan mendorong tubuh adik nya pelan.


“ogah lah gue di suruh mama tadi ke sini takut lo nya bunuh diri karna grogi”


“mulut lo ya do mau gue tabok” raka menyentil mulut adik nya itu tang kelewat ceplas ceplos.aldo menyenye omongan abang nya sambio mengusap bibir nya yg di sentil raka.


 


Zhifa sudah selesai di dandanin tinggal menunggu waktu akad nya saja di mulai .penampilan jauh lebih cantik seperti biasa nya ia melihat diri nya di cermin .tak menyangka bahwa ia baru saja lulus kuliah sudah menikah dan memiliki zaman itu sudah bahagia menurut nya.


“hay kaka ipar” sapa zaura


“Belum bego bentar lagi sekarang msh calon” sahut azura.

__ADS_1


“hay masyaallah kalian cantik sekali “ zhifa membalikkan badan nya melihat adik raka masuk kedalam.


Si kembar tersipu malu² kucing “ haha bisa aja kak zhifa mah tp kita memang cantik kok” zhfa menanggapi nya hanya dengan senyuman mananggapi ke narsis an si kembar.


“Oh ya kita disini mau nemenin kakak ya nanti kalau daj waktu nya baru kita turun” ucap azura.


Zhifa menggangguk “kalian nampak za gak?” tanya zhifa kepada si kembar.


“oh za tadi di gendong sama kak maudy” karena za memang sengaj tak di pertemukan dengan zhifa jika sekali ketemu za pasti akan merengek dan tak mau lepas dari zhifa itu sebab nya sebangun dari tidur nya za langsung di ajak main dengan arum supaya tak mencaru zhifa.


Akad nikah akan di mulai kali yang menikahkan zhifa adalah angga sendiri.zhifa dan arum sudah bisa memaafkan angga dan lisa ya meskipun ad sedikit rasa kecewa nya tetapi mereka mulai mengganggap bahwa mereka adalah saudara saja tidak lebih.arum pun menolak saat angga meminta rujuk dan akan menceraikan lisa tetapi arum tidak mau bagaimana pun lisa adalah perempuan juga meskipun lisa ikhlas tetapi mungkin mana ada istri yang ikhlas di minta cerai apa lagi keadaan cinta.


“Kak rileks oke jangan grogi nanti make up nya luntur loh” sedari tadi azura dan zaura menyemangati zhifa seperti gelisah dan gemetar karna ayat² dan doa sudah di baca kan pasti akad akan di mulai.


 


“saya terima nikahnya nazhifa syaffani as-syahidah binti angga adijaya dengan maskawin tersebut di bayar tunai” ucapan raka lantang dengan sekali tarikan nafas.


“Bagaimana para saksi”


“sah”


“Alhamdulillah”


Zhifa hampir saja menitikan air mata nya mendengar kata sah menggema di ruangan.


“selamat kaka ipar” ucap zaura dan azura memeluk shifa dari samping karna zhifa berada di tengah² mereka.


Zhifa membalas peukan mereka”maksih”


“yaudh yuk turun pasti mereka udah pada nunggu calon pengantin nya.”


.


.


.

__ADS_1


“tania” panggil rere dari luar kamar tania.


Tania membuka pintu nya dan menampakan diri nya yang cantik dengan dress dongker nya .


“Eh mau mau kemana non?”tanya rere karna setau rere semenjak meninggalnya mahendra tania jarang keluar.


“Jangan² mau ngejer melvan itu lagi” pikir rere dalam hati.


“Mau ke pesta temen “ jawab tania.


“ayo sarapan dulu dari td pakek non belum makan kata bik sari” ajak rere


“Duluan aja bik tania mau ke kamar papa” tania langsung melenggang pergi meskipun tania sudah lebih hangat tapi sifat nya yang keras itu masih melekat di dirinya.


Tania masuk kedalam kamar papa nya berniat ingin mencari buku hitam di paci papa.memang tak ad yang berani menyentuk barang² papa nta tania bahkan setiap hari saja selalu di bersihkan.


“ketemu” tania memegang buku hitam agak tebal bertulisan “ to tania “


Bukan nya membaca ia malah membawa nya buku itu ke kamar .ia akan baca malam nanti jadi sekarang ia akan ke pesta zhifa.setelah menaruh buku itu ia langsung pergi tanpa sarapan tapi sebelum itu ia sudah berteriak ke rere untuk tidak masuk ke kamar nya dan ia akan makan saat di pesta saja.


.


.


zhifa turun dengan anggun di iringin oleh si kembar kanan dan kiri.para tamu bebisik bisik menganggumi kecantikan sang pengantin wanita nya.raka menatap ke arah tangga melihat zhifa yang sudah menjadi istri nya beberapa menit lalu aura bahagia nya keluar melihat zhifa.



raka sampai tak berkedip melihat nya "sabar bang tahan dulu" goda papi galang.


raka buru buru menetralkan lagi ekspresinya karan sudah terpergok melihat zhifa tanpa teralih.zhifa berjalan ke arah raka dan duduk di samping raka pak penghulu memberikan surat nikag untuk di tanda tandangi selesai itu raka di minta untuk memasangkann cincin untuk ke mempelai wanita begitu juga sebalik nya.


dan terakhir zhifa mencium punggung tangan raka dan raka mencium kening zhifa fengan hangat.


riuh tepuk tangan terisi di ruangan itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


 


 


__ADS_2