Perjalanan Kisah Cinta Zhifa

Perjalanan Kisah Cinta Zhifa
mengetahui kebenarannya


__ADS_3

Happy reading ★~(◠ω◕✿)


...****************...


“kata kan kalau itu bohong van” ucap zhifa tak percaya.


“maaf” hanya kata maadmf yang dapat melvan ucapakan


“katakan kalau itu smua gak bener melvan” bentak zhifa


“iya kita memang tidak seagama zhif lai muslim sedangkan aku non muslim, kamu pasti kenal tante mauren itu mama aku zhifa dan Alana itu adik ku maaf kan aku zhif maaf” jelas melvan


“Jadi selama ini kau berbohong “tanya zhifa


“Aku sudah berusaha memberi tau mu tapi selalu gagal mungkin ini lah waktu yang tepat”


“tapi kenapa” tanya zhifa dengan pandangan kosong


“karna aku cinta sama kamu bahwa aku ingin mualaf supaya bisa bersatu sama mu tetapi orang tua ku melarang nya”


“jangan coba² melvan jika orang tua mu melarang mu jangan coba2 untuk melakukannya” tukas nya


Jujur zhifa kecewa karna orang yang ia cintai selama ini berbeda agama nya


“bagaimana kamu bisa melakukan shalat di masjid waktu itu? “


“akan ku cerita” ucap melvan zhifa hanya menggangguk rasa nya lidah nya tidak kuat untuk berbicara


“ saat kecil aku selalu bermain dengan aldo dan  ken rumah kami dulu satu komplek dulu aku adalah orang yang selalu akan penasaran dengan hal baru terutama dengan mempelajari tentang agama mereka, terkadang saat sore aldo  dan ken selalu mengaji tempat paskib ustad tak jarang aku selalu mengikuti mereka bahwa aku selalu duduk bersama mereke, saat aku aku bersekolah aku jika waktu pelajaran agama Islam di mulai dimana agama lain boleh keluar atau bermain di luar tetapi aku memilih untuk diam di kelas aku memperhatikan gitu agama itu dengan teliti aku memahami nya seperti pelajaran biasa, terkadang guru selalu memberi waktu sesi jawab ke pada mereka tetapi mereka selalu diem dan disitu aku selalu mengangkat tangan ku dan menjawab memang jawaban ku benar yang mana saat ujian mereka selalu memanfaatkan aku untuk memberi jawaban, aku memang tidak pernah membuka kitab Alquran kalian waktu di masjid itu juga baru pertama kali aku menginjakan kaki ku masjid. Dan apa kau tau zhifa aku sangat suka mendengar kan lagu² shalawat dan tentang al quran tak heran aku tau surat² pendek tanpa melihat al-quran karna aku selalu mendengar kan dari agama kalian membaca nya” jelas panjang lebar melvan sedangkan zhifa ia sudah menangis di dalam telapak tangan nya


“Haha aku ini apa zhifa aku rajin pergi ke gereja tetapi aku juga mempelajari Islam”tawa miris melvan


“kamu menyukai agama Islam kenapa tidak mualaf dari dulu”tanya zhifa


“Aku memang menyukainya zhif tetapi aku tidak tau punya pikiran pindah seperti itu setelah aku kenal kamu aku ada pikiran seperti itu dan aku pingin melakukan nya”

__ADS_1


“jangan konyol melvan aku tau pasti mama dan papa mu melarang hubungan ku dengan mu bukan? “pertanyaan zhifa tepat sasaran melvan hanya menggangguk


“jauhin aku melvan dan buat perasaan kita masing²”yang tadi nya zhifa sudah agak tenang sekarang kembali menangis lagi


“ maaf kan aku zhifa tetapi tidak semudah itu maaf “gumam melvan mengusap wajah nya kasar


“Aku akan berusaha menghapus nya van aku pergi” pamit zhifa berlari menuju mobil.


“arrkkkkk ini yang ku takut kan terjadi zhifa menjauhi ku” rancau melvan meninju meja taman itu


...****************...


 


Zhifa sampai di rumah nya dengan jilbab kusut mata sembab hidung merah dan mata yang merah , zhifa berharap bunda nya tidak ad di ruang tamu jadi dia tak perlu melewati pertanyaan bunda nya tetapi nasib tak berpihak kepadanya


“assalamu’alaikum “ salam zhifa pelan


“waalaikumsalam eh zhifa udah pulang” zhifa berdiri diam di depan pintu


“kamu kok nunduk kenapa lohh ini mata mu kenapa”kaget arum melihat mata sembab anak nya


“Bundaa”tangis zhifa memeluk tubuh arum


Arum yang mendapat serangan mendadak pun kaget ada apa dengan anak nya kenapa nangis gak pernah2 zhif fa menangis


“kamu kenapa sayang cerita sama bunda sini” ucap arum mengeluh kepala anaknya yang tertutup jilbab


“Bun hiks dia jahat bun hiks “


“ siapa sayang kasih tau bunda jangan nangis gini ih bunda gak suka liat air mata anak kesayangan bunda” arum mengangkat wajah zhifa lalu menghapus air mata di pipi zhifa


“ kamu kenapa melvan nyakitin kamu iya?? Bilang sama bunda nanti bunda hajar dia” ucap arum menggebu gebu


“Melvan itu hiks dia anak tante mauren bun” jawab zhifa

__ADS_1


“Mauren?? Maksud kamu mauren sahabat bunda yang di mall itu?? “ arum bertanya bingung


“Iya bun”zhifa menggangguk


“berarti melvan non muslim gitu? “ lagi2 zhifa ngangguk


“pantes bunda gak asing banget waktu melvan datang kerumah muka nya itu lo mirip banget sama Wilson bapak nya itu”


“lalu kenapa nangis kamu”


“ bunda zhifa suka melvan”lirih zhifa


“ huh bunda sudah menduga nya tetapi kamu sudah tau kan dia gak seagama dengan mu. Emng kamu sanggup ngejalani perbedaan hmm” zhifa menggeleng


“Yaudh kamu lupa in dia Oke” tutur arum memngelus lengan zhifa lalu berdiri menaiki tangga


“zhifa gak bisa bun”lirih zhifa menatap punggung bnda nya yang menjauh


jangan lupa vote, like dan komennn😍


★~(◠ω◕✿)


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2