Perjalanan Kisah Cinta Zhifa

Perjalanan Kisah Cinta Zhifa
menyebalkan


__ADS_3

Happy Reading ★~(◠ω◕✿)


.


.


.


.


Ting tong


Saat zhifa turun ia  mendengar bel rumah nya berbunyi dengan baby za digendongan nya. Baby za yang anteng karna sedang meminum susu di dot nya, untung saja orang tua baby za membawa kan perlengkapan meskipun tidak lengkap tetapi ia tau pasti bayi nya akan minta susu.


Zhifa belum membuka kan pintu belum trus saja berbunyi. zhifa terdiam sejenak perasaan dia semalam sudah mengunci gerbang lalu bagaimana bisa ad orang yang memencet bel rumah nya sekarang.


 


Zhifa membuka pintu nya dan dapat melihat pria tinggi yang dengan santai nya bersender dii dinding dekat bel rumah zhifa sambil tangan yang masih memegang tombol bel.


Zhifa memandangin laki² itu yang menjabat sebagai dosen nya.


“Pak” panggil zhifa. Raka yang di panggil langsung menoleh dan kaget hampir saja terpeleset tapi tidak jadi.


“ngapain bapak pencet² bel kek orang kesurupan gitu, gak enak di dengar tetangga tau” omel zhifa kepada raka yang memencet bel pagi pagi.


“Kamu ngatain saya kesurupan” tanya raka datar


“ya lagian bapak gitu kali mencet bel rumah saya”


“cepet kamu siap² dan jangan lupa buka gerbang nya”


“tadi bapak masuk gimana? “ zhifa menaikan alis nya


“Manjat lah kamu kira saya gak capek teriak² di pagi hari gini"ketus raka kesal.


"ciri-ciri maling" gumam zhifa tertawa geli


"saya dengar zhifa mau saya turun kan nilai mu" ancam raka spontan zhifa menggeleng. ntah kenapa zhifa tidak canggung kepada raka lagi.


“Santai kali pak” zhifa terkekeh


“ini pak raka gendong baby za dulu ya saya mau siap²” zhifa menyerah kan baby za yang tertidur ke arah raka

__ADS_1


“eh saya tidak bisa menggendong nya”


“belajar pak, masa dosen gak tau cara gendong bayi” teriak zhifa yang sudah masuk meninggalkan raka yang menatap nya kesal


“Ada ya mahasiswi kek gitu”cibir raka


Raka memandangin wajah mungil bayi itu seketika hati nya menghangat. Melihat nya di umur nya yang hampir  28 ini dia memang belum Menikah seharusnya ia sudah menikah dan memiliki bayi seperti bayi yang di hadapan nya. Tetapi jodoh nya saja yang belum pas. Raka juga tidak terlalu suka dengan anak kecil yang menurut nya makhluk yang selalu merepotkan dan mengganggu.


Saat raka mempunyai adik aldo. Mama nya selalu menyuruh raka untuk menjaga tetapi raka selalu menolak karna aldo saat itu selalu menangis dan pernah mengompolin raka . saat itu juga dia tidak suka dengan bayi. Ketika kelahiran si kembar raka memang tak bersama orang tua nya karna dia di bandung bersama nenek nya. Raka yang mendengar mama nya melahirkan 2 bayi perempuan sekaligus. Raka hanya mendengus kesal kenapa mama nya suka sekali membuat bayi2 menyebalkan itu pikir nya. dan benar saja di saat mereka bertemu ketiga adik nya itu sangat menyebalkan dan membuat naik darah.


“pak.gitu banget sih ngelihat ini baby za ny” ucap zhifa membuyarkan lamunan raka.


“baby za? “


“ ya nama nya zailyla bella trinisa”


“bgus gak? “ tanya zhifa mengambil baby za dari raka


“bagus”jawab raka singkat dan berjalan kearah gerbang.


“Mana kunci nya” tanya raka


“Ini ambil di tas saya pak”zhifa memiringkan badan nya agar raka melihat tas nya, tanpa lama raka mengambil kunci yang ada di tas zhifa


Raka menaruh nya lagi dan mencari kunci lain nya dan ia mendapat kan kunci nya


“Ih bapak tau kunci gerbang gak sih itu kunci kamar zhifa”


“sebenarnya kuncinya yang mana” habis sudah kesabaran raka.


zhifa terdiam memikirkan dimana ia meletakkan kunci nya.


“hehe saya lupa pak kunci nya ini di kantongnya baby za tadi saya mau buka gerbang tapi bapak keburu datang” cengir zhifa tanpa rasa bersalah.


Raka hanya menatap zhifa tajam sebentar dan mendengus kesal lalu mengambil kunci yang ad di salah satu kantong baby za. Raka masuk kedalam mobil di ikutin zhifa tujuan mereka ada ke taman dimana mereka menemukan baby za kemaren.


...****************...


Di belahan negara lain ada sepasang anak manusia sedang bertengkar


“kau gila ya” bentak seorang laki²


“ gak aku gak gila” ujar santai seorang perempuan

__ADS_1


“Lalu dimana bayi itu”


“buang”


Dengan santai nya perempuan itu mengatakan “buang”


“ dia anak kau dasar bodoh” hardik laki² itu ingin menampar wanita di depan nya tetapi tidak jadi.


“dia bukan anak ku saja tapi dia anak mu juga”


“kalau itu anak ku kenapa kau tidak memberikan pada ku kenapa kau membuang nya” teriak laki² dengan muka merah padam dengan urat² di leher nya keluar.


“Kau bisa punya anak dengan perempuan lain. Aku tak mau di repotin dengan makhluk kecil yang aneh itu” sebenarnya perempuan itu tidak tega mengucapkan itu tetapi demi ia tetap hidup aman ia membuang bayi nya sendiri.


“Dimana kau buang anak itu”


“aku tidak tau” wanita itu mengedikkan bahu nya


“dasar gila” laki2 itu mencengkram kuat tangan wanita itu


“lepas awsss sakit”.


“jika terjadi apa² kepada anak ku, tak akan ku biarkan kau hidup tenang “ancam laki² itu


“kau harus mengurus surat pindah kuliah ku! Sudah 1 tahun aku tidak kuliah karna mengandung anak mu itu “ ketus wanita itu


“aku akan mengurus nya”.


“bagus lah setelah itu aku akan pergi ke Indonesia bersenang senang dengan cara ku sendiri “


“aku akan mencari anak ku jika dia tidak ketemu jangan harap kau hidup “ desis pria itu


“ kau cari saja London ini luas sayang...dimana kau akan menemukan bayi mungil itu. Ntah ia sudah hidup atau mati di makan binatang buas” ledek wanita itu tersenyum sinis kepada pria di depan nya.


“Kau ibu macam apa kau ini” bentak laki² itu


“sudah ku bilang aku tidak siap menjadi seorang ibu, aku ingin menggugurkan nya tetapi kau melarang ku dengan alasan dosa iyakan. Aku juga bersedia bertaruh nyawa melahirkan anak itu. Sekarang aku ingin bebas menjadi wanita bukan sebagai ibu”teriak wanita itu lalu pergi dari hadapan laki² itu.


 


...****************...


😍😍

__ADS_1


__ADS_2