
Happy reading ★~(◠ω◕✿)
Hari minggu adalah hari biasanya zhifa menghabiskan masa libur nya bersama bunda nya begitu pun arum ia akan menutup toko nya supaya ia bisa bersama putri semata wayangnya
“bunda”panggil zhifa langsung duduk di samping arum yang sedang menonton tv
“Hm anak gadis bunda kok cantik banget sih mau kemana hayo”tanya arum menaruh remot ke atas meja
Zhifa mendengus kesal “jadi zhifa gak cantik gitu kemaren²”ucapnya cemberut,
Arum yang mendengar ocehan dari zhifa hanya tertawa “siapa yang bilang gitu hmm anak gadis bunda ini yang paling cantikkk se komplek” ucap arum gemas seraya mencubit kedua pipi zhifa
“Bun ke mall yuk dah lama kita gak ke mall”ajak zhifa ke arum
“Boleh juga tuh bunda juga lagi suntuk yaudh bunda mau siap² kamu juga ya”setelah mengatakan itu arum bergegas naik ke atas untuk mengganti pakaian nya yang tadinya hanya pake daster menjadi gamis syar'i
...****************...
Sekarang zhifa dan arum sudah sampai di salah satu mall terbesar di jakarta mereka memasuki mall itu banyak pasang mata melihat ke arah kedua nya banyak yang menyapa ramah dan bahkan mengira bahwa mereka sepasang adik kakak karna wajah arum yang begitu mudah dan postur tubuhnya yang tinggi hanya beberapa centi lbh tinggi dari zhifa.
“kita ke bagian penjual pakaian muslim ya”ajak arum dan zhifa hanya mengikuti bunda nya saja
Selesai memilih milih pakaian dan hijab yang akan di beli mereka berdua menuju kasir lalu membayar nya
“Bun kita makan siang di restoran mall aja ya yang di situ tuh”seru zhifa menunjuk restoran yang tak jauh dari mereka
Arum menyetujui karna ia pun lapar.
Setelah menemukan tempat duduk arum memanggil pelayan
“permisi mau pesen apa kak”tanya waiter itu ramah
“saya mau pesen chicken salad 1,pancake nya 1,sama minuman nya jus alpukat aja”ujar arum menutup buka menu
“Aku pesen chicken steak 1,kue muffen nya 1,sama jus lemon 1 udah itu aja mbak”
“baik kak di tunggu pesanan nya”pamit waiter itu
“Hm sayang apa bunda begitu muda sampai² orang mengira kita ini adik kakak bukan ibu dan anak huh bunda jadi tersanjung”bangga arum dengan pd nya, zhifa menatap bunda ny ternyata penyakit narsis nya tak hilang²
“bagaimana menurut mu apa kita mengaku sebagai adik dan kakak saja supaya bunda tidak di lihat terlalu tua”canda arum
Lalu mereka tertawa bersama. Tak lama waiter datang menyajikan makanan yang di pesan tadi sambil mengucap “selamat menikmati “
__ADS_1
Mereka makan dengan khidmat tidak ada yang berbicara baru setengah makanan mereka mendengar pekikan seorang wanita ke arah nya
“Astaga arum ini arum kan”pekik wanita paruh baya itu yang zhifa liat pasti umur nya sama dengan bunda nya
“mom jangan gitu ih malu diliatin orang”ucap gadis yang di samping wanita paruh baya itu dan bener saja banyak yang melihat ke arah mereka.
tetapi tidak di hiraukan oleh wanita itu, Arum yang mendengar langsung menoleh dan berdiri “ ya ampun mauren”ucap arum tak kalah heboh nya dengn wanita paruh baya yang di sebut mauren
“lama tidak bertemu dengan mu makin cantik aja ren”puji arum
Mauren terkekeh “haha gak ah aku ya gini2 aja malah kamu kek nya makin cantik ad plus² nya”
2 wanita itu asik bengobrol dan sampai lupa bahwa mereka membawa anak mereka sedangkan anak² nya yang mendengar percakapan orang tua mereka menatap bosan sampai akhirnya gadis di samping zhifa menyapa “Hai kaka”ucap nya sambil tersenyum
Zhifa membalas senyumannya tak kalah manis juga “Hai juga”
“Nama kakak siapa? “tanya lana
“Nazhifa syaffani as syahidah panggil aja zhifa”
“aku panggil kak fani boleh? “tanya lana
“Hm bagus juga belum ada yang manggil fani “ujar zhifa
“Aku alana elfisya xander salam kenal kakak cantik”sapa lana gembira
“kamu kelas berapa alana? Tanya zhifa karna meliat tubuh lana yang begitu mungil sudah di tebak pasti ia masih sekolah
“ kelas 10 hehe”jawab ny
Mereka tros mengobrol ntah itu masalah skolah alana ataupun masalah kuliah zhifa, bahkan lana langsung akrab dengan zhifa begitupun zhifa
“Umur kak fani berapa? Tanya nya penasaran karna kalau di lihat dari segi muka, muka zhifa sangatlah seperti orang dewasa
“21 tahun “
“wahhh sama kyak bang Ryan dong”pekik lana
“kamu punya abang? “
“ yahh aku punya dia tuh sangat usil suka menganggu ku tetapi ia orang sangat sayang pada ku”jelas lana
“Kalau kak fani sama abang pasti cocok deh apalagi kalian cantik ganteng”imbuh lana tertawa kalau di sambut juga tawa zhifa
“wah ini zhifa ya udah besar ternyata dulu msh kecil loh”ujar mauren menyapa zhifa
__ADS_1
zhifa dan lana berhenti berbicara dan melihat ke arah mauren karna mereka duduk bersebrangan hanya terhalang oleh meja persegi
“Haha gak mungkin aku selalu kecil tante”jawab zhifa
“kau mirip sekali dengan arum “
“karna ia anak ku jika dia mirip dengan mu itu tidak mungkin kan”canda arum
“haha kau bisa saja” tawa mauren memukul lengan arum pelan
“Pasti kamu sama seperti ryan yah anak tante itu di Fakultas manajemen keuangan kalau tidak salah “papar mauren lalu di balas gelengan zhifa
“aku berada di gedung yang berbeda dengan itu tan ”jelas zhifa
“mom kalau kak fani sama bg Ryan pasti serasi deh”celetuk lana
“Iya mommy pingin sekali kamu menjadi menantu tante untuk Ryan”sahut mauren
“Tapi kita berbeda yah mau gimana lagi”lirih mauren sedih
“gak usah sedih kelak Ryan pasti dapat wanita yang baik sama Ryan”ucap lembut arum sambil mengusap pundak mauren laku di anggukin oleh mauren
akhirnya mereka melanjutkan obrolan nya terkadang lana dan zhifa menimpali obrolan kedua wanita itu
“Gak terasa yah udah sore aja kita pamit dulu ya rum jangan lupa mampir ke rumah loh"pesan mauren tersenyum
“Haha iya pasti...ini aku juga mau pulang yuk zhif”aja arum yang sudah berdiri bersama mauren
Lalu mereka ber4 keluar dari mall bersama dan menuju mobil mereka
...****************...
Di perjalanan menuju ke rumah zhifa dan arum membicarakan tentang mauren zhifa tau sekarang mauren adalah temen bunda saat mereka sma dan kuliah
“oh iya bun maksudnya tante mauren berbeda itu apa yah? “tanya zhifa ke arah kemudian dimana bunda nya sedang menyetir mobil
“Hm kamu gak tau ya mereka itu non muslim mereka gak sama kaya kita”jelas arum
“padahal Ryan anaknya mauren itu ganteng loh kalau kalian seagama bunda pingin banget kalian deket”canda arum
“bunda apaan sih gitu jangan ih”kesal zhifa
“becanda putri bunda”kekeh arum
__ADS_1