
Happy reading ★~(◠ω◕✿)
Seminggu setelah kejadian di pesta dimana zhifa datang sebagai calon istri pak raka dosen di kampus zhifa, saat di pesta memang zhifa tak bersama sahabat ia mengikuti mama nya raka kesana kemari mama raka atau della sangat antusias memperkenalkan zhifa dengan rekan kerja atau teman sosialita nya, sebenarnya zhifa ingin menolak tapi ia takut mama raka akan kecewa kepada nya, zhifa dan raka mengikuti kemauan della dam zhifa hanya bisa pasrah akan hal itu.
Setelah kejadian itu zhifa berusaha menghindari raka maupun melvan mereka berdua selalu mencari kesempatan untuk berbicara dengan zhifa tetapi zhifa selalu menolak dan memberi alasan.
“Zhifa zhifa aku mohon berhenti sebentar” pinta melvan yang mengikuti langkah kaki zhifa tetapi zhifa tak menghiraukan ia tros berjalan dengan cepet ntah kemana tetapi memang keadaan kampus sudah sepi jadi aman untuk mereka.
Zhifa lelah melvan trus saja mengikuti nya “melvan stop jangan ngikutin aku lagi “ ucap zhifa sedikit meninggikan suara nya karna dari tadi melvan mengikuti nya terus menerus.
“Zhifa jangan gitu pleaseee jangan menjauh “ mohon melvan dengan muka melas Nya.
“Kalau aku gak menjauh gimana kita bisa menghapus nya “ lirih zhifa hampir menangis matanya sudah berkaca kaca.
“Kita bisa menjadi teman seperti awal, kita akan bisa perlahan aku mohon jangan menjauh”.
“akan ku pikir kan beri aku waktu “zhifa berjalan menuju parkiran entah sejak kapan air mata zhifa turun zhifa tak tau itu ia melajukan mobil nya pulang ke rumah.
jika saja dia tau dari awal ia tidak mau menaruh rasa kepada melvan yang zhifa tau itu juga dosa.
...****************...
Drrt drtt
“Nomor siapa ini” monolog zhifa melihat nomor asing di ponsel nya tertera.
lalu zhifa mengangkat dan menempelkan di telinganya
“assalamu’alaikum hallo” ucap zhifa.
“waalaikumsalam ini zhifa ya? “.
“em iya ini siapa?. “
“oh syukur deh saya kira ini salah nomor”
“ini saya Della mama nya raka zhif”
"ha tante della kok bisa ada nomor ku sih" batin zhifa terkejut siapa yang memberi nomornya.
“oh tante ada apa ya? “tanya zhifa bingung
“apa kamu bisa kerumah tante sekarang? “
“ada apa ya tan kok tiba²”
__ADS_1
“saya hanya ingin bertemu dengan mu. saya tidak ada teman nya di rumah smua orang sedang pergi, saya kesepian disini” adu Della dengan suara memelas
"aduh gimana ini"
“Baiklah tante zhifa ke rumah tante sekarang”
“wah benerkan terimakasih zhifa”
“Iya tante kalau gitu zhifa tutup ya Assalamu’alaikum”
“waalaikumsalam “
"dateng gak ya tapi kok rada segan ya nanti ada pak raka lagi"
...****************...
“Ini gimana apa gue cari alasan aja ya biar ga kerumah pak raka? “ gumam zhifa yang duduk di kasur nya sambil berfikir mengetuk dahinya supaya mencari jalan keluar.
“jangan-jangan gue kan dah janji tadi ma tante della”
“aduhh gimana ini”
Zhifa menghidupkan ponsel nya dan mencari nomor bunda nya, karna arum sedang di luar kota untuk mengurus toko nya.. jadi ia berniat meminta izin karna setiap akan pergi zhifa harus meminta izin kepada arum.
...Sumber keuangan zhifa♡...
^^^Assalamu’alaikum bunda zhifa mau izin keluar boleh| gak??^^^
Sempat menunggu beberapa menit menunggu balasan dari arum, zhifa berjalan ke kamar memikir kan apa yang harus dia jawab ketika bunda nya bertanya
Ting
...Sumber keuangan zhifa♡...
|Waalaikumsalam, pergi saja tapi ingat pulang jangan larut tetap ingat pesan bunda
“bunda gak nanyak aku mau pergi kemana gitu”batin zhifa heran
^^^Oke bunda sayang|^^^
__ADS_1
Zhifa menuju ke kamar mandi untuk berisiap² kali ini ia harus menggunakan apa?
Zhifa bingung sempat menghabiskan waktu lama untuk memilih pakaian yang cocokk akhirnya zhifa keluar dengan pakaian casual nya .
...(baju zhifa)...
Zhifa turun menuju ke mobil nya.
“astaghfirullah gue kan gak tau rumah tante Della tros gimana dong kesana nya” gumam zhifa tersadar ia sudah menyetujui ucapan tante della tapi ia tidak tau dimana rumah nya.
“kalau gue nanyak lagi gimana ya”
Zhifa berpikir sejenak “wahh zhifa lo memang pinter ngapa gak gue tanya aja ma maudy dia kan pacar aldo mungkin aja tau, aldo kan adik nya pak raka”
Lalu zhifa mencari nomor maudy dan menelpon nya
“Assalamu’alaikum dy “ ucap zhifa
“... “
“gue mau nanyak rumah aldo dong”
“... “
“bukan elah gue disuruh mama nya pak raka tapi gue lupa nanyak alamatnya”
“..... “
“tenang dy gue gak suka nikung teman kok”
“.... “
“makasih bebeb ku”
“.... “
Zhifa langsung mematikan nya dan masuk kedalam mobil. Zhifa melesat membelah ibu kota di siang hari dengan panas terik ini kerumah yang di sebutkan oleh maudy.
😍😍😍
harus vote dong dan like ya pleaseee
__ADS_1