Perjalanan Kisah Cinta Zhifa

Perjalanan Kisah Cinta Zhifa
taman


__ADS_3

Happy reading ★~(◠ω◕✿)


Sekarang smua orang sedang berkumpul di ruang tamu, pembicaraan itu di dominan suara aldo dan si kembar sesekali orang tua nyangkut menimpali ucapan mereka.


Sedangkan zhifa dan Raka hanya diam menyimak saja.


“zhif nanti kamu nginap aja ya udah malam ini” ujar della menatap zhifa


“hmm gak usah deh tante zhifa pulang aja” tolak zhifa halus sebentar ini sudah lewat yang ia janjikan dengan bunda nya.


“iya kak zhif nginep aja nanti kita drakor bareng” ucap zaura semangat


“drakor aja isi otak lo” cibir aldo kepada si kembar.


“iri bilang babu” jawab azura mewakili kembaran nya.


Aldo hanya memutar bola nya malas. Ia malas berdebat lagi dengan adik nya, sudah di pastikan ia akan kalah.


“Ya ya kak nginep ya” melas zaura


Zhifa bingung harus membalas ap karna ia besok ada kuliah pagi. Jika ia nginap dan besok kembali kerumah akan di pastikan ia akan telat karna rumah raka dan rumah zhifa berlawanan dan lumayan jauh belum lagi ke kampus nya. Itu akan menghabiskan banyak sekali waktu.


“gak usah maksa”ucap raka datar tanpa mengalihkan pandangan nya dari ponsel.


“aelah bang kasian tau kak zhifa nya di rumah sendirian. Bunda nya kak zhifa kan gak di rumah” jangan tanya azura tau dari mana sebab tadi mereka sudah membicarakan tentang ini.


“dia ada kuliah pagi besok kalau dari sini dia akan balik lagi kerumah nya pagi² berangkat ke kampus itu akan makan banyak waktu” jelas raka panjang lebar.


“apakah pak raka ini cenayang” batin zhifa


Karna yang ucapkan raka itu sama seperti apa yang di pikirkan oleh zhifa . Seperti nya raka tau tentang apa yang di pikirkan zhifa sekarang.


“Benar kah itu zhifa? “ tanya della.


“Em iya tan besok zhifa ad kuliah pagi mapel nya pak raka”  jawab zhifa.

__ADS_1


“Yahh” si kembar mendesah kecewa


“halah gak usah sok masang muka kecewa lo berdua. Jijik gue liat nya” ucap aldo menonyor kepala si kembar


Karna tak Terima si kembar melempar bantal sofa ke arah aldo. Dan Terjadi lah peperangan bantal.


“udah udah stopp kalian ini kenapa sih” pekik della kesal melihat kelakuan ketika anaknya yang terlalu aktif


“bang aldo ma! “


“si kembar ma! “


Ucap mereka bertiga serempak.


“Udah lah udah besar juga kek anak kecil kalian ini” lerai galang


“Raka kamu antar kan zhifa ya” lanjut galang


“ eh gak usah om zhifa bawa mobil kok”


“iya tan”


“ nah besok mobil zhifa di bawa aldo ke kampus ya, tapi bsk berangkat sama Raka aja gak papa kan”


“gak tan besok zhifa ke kampus naik taxi aja gak papa”


“ gak ada penolakan cantik” tekan della


Zhifa hanya pasrah dan menggangguk “pinter banget calon mantu tante”


Zhifa tercengang dengan ucapan della bagaimana bisa ia bilang begitu. Oh ya ampun zhifa ingin sekali belari sekarang juga.


“Zhifa ayo cepat” teriak Raka yang sudah di depan pintu.


“eh iya tante, om zhifa pulang dulu assalamu’alaikum” lalu zhifa menyalamin tangan galang dan della. Ketika di bagian si kembar yang menyalami tangan zhifa. Setelah itu zhifa mengatup kan tangan nya di depan sedikit menunduk ke arah aldo dan di balas begitu juga oleh aldo.

__ADS_1


“waalaikumsalam “ ucap mereka


.


.


.


.


Tidak ada yang memulai percakapan hanya ada suara jangkrik malam dan suara kendaraan yang masih ada .saat sampai di perempatan sekitar beberapa meter kerumah zhifa itu hanya ada pepohonan dan taman tidak ada rumah setelah beberapa menit baru memasuki komplek perumahan zhifa.


“Pak apa boleh berenti di taman dekat situ” tanya zhifa menunjuk taman depan. Raka menaikan alia nya seperti bertanya " mau ngapain" zhifa yang mengerti itu langsung berkata jika ia ingin membeli martabak.


“ saya hanya ingin membeli martabak depan, saya mau membeli nya “


“oke baiklah”


Raka memberenti kan di depan penjual martabak. Raka ikut turun menunggu di kursi panjang menunggu zhifa membeli martabak. Tetapi Raka melihat ad tukang es krim dan ia membeli untuk zhifa juga.


“Pak raka dimana? “ monolog zhifa yang tadi melihat raka duduk di kursi sekarang sudah tidak ada.


“ zhifa” panggil raka.


“ eh pak dari mana? “


“saya habis beli es krim, apa mau makan bersama? “ tawar raka menyodorkan 1 cup es krim rasa coklat


“ rasa coklat bapak tau aja es krim kesukaan saya” zhifa mengambil es krim itu dari tangan raka dan memakan nya bersama


“ kita duduk di sana dulu ya”


zhifa menggangguk dan berjalan bersama raka menuju kursi yang tunjuk


...----------------...

__ADS_1


😍😍like like like


__ADS_2