
Happy reading ★~(◠ω◕✿)
...****************...
Zhifa melajukan mobil nya untuk ke suatu tempat bukan rumah ia malas untuk ke rumah karna bunda nya pasti belum pulang, zhifa berenti di sebuah taman ia berjalan ke arah kursi yang ada di depan danau.
Zhifa ingin menenangkan pikiran nya ia cukup syok dan kaget dengan yang di lakukan tania karna sewaktu ia sekolah smua orang mengenal zhifa baik dan tak pernah di bully sekarangg ia di bully habis² an oleh tania dan yang membuat zhifa marah rambut yang ia jaga , ia tutup di buka paksa oleh tania..
Zhifa menarik nafas panjang”huh di sini enak cocok buat nenangin pikiran”gumam nya
Lalu tiba² ada seseorang yang duduk di samping zhifa, zhifa tersentak kaget
“Astaghfirullah”kaget zhifa memegang dada nya
“tenang saya menusia kok bukan hantu”jawab laki² itu
“bukan gitu kamu ngaggetin aja”ucap zhifa
“kamu zhifa kan” tanya laki²
“hah kok kamu tau nama aku”pria itu terkekeh
“kamu tidak ingat saya?”tnya laki² itu lalu zhifa memiringkan kepala nya berpikir
“Em kek gak asing tapi siapa ya”gumam zhifa
“saya zaraka yang tabrak popcron kamu di bioskop itu”
“zaraka”ucap zhifa dalam Hati
“oh raka haha maaf lupa ”jawab zhifa tertawa saat mengingat raka.
Yah laki2 itu zaraka kenzo aldinata putra, seorang seorang CEO dan dosen di bandung tetapi ia pindah karna kemauan orang tua nya umur nya 28 tahun itu belum juga menikah itu sebab nya dia di suruh pindah ke Jakarta dan rencana nya orang tua raka akan menjodohkan raka dengan gadis anak dari temen mama nya, tapi raka menolak ia tak mau di jodohkan seperti itu ia bisa mencari wanita sendiri tapi ia belum dapat yang pas itu saja.
“Gak papa manusia juga udah biasa"
“ngapain di sini zhif”raka bertanya karna disini tempat nya sepi dan cocok untuk menenangkan pikiran aama seperti raka hanya beda nya saja raka kesini hanya untuk berkeliling mengenal ibu kota.
“haha iya kak eh. Em saya panggil apa ya”zhifa bertanya karna di lihat dari perawakan raka ia msh muda zhifa menebak umur nya seperti 23 tahunan tapi sedikit dewasa dan ragu..
“gak papa panggil kak aj saya juga gak tua tua amat”
“Umur kak raka berapa msh kuliah yah”tebak zhifa ragu.
“Haha kamu tebak umur saya berapa”bukan nya menjawab raka malah bertanya
“Hm sekitaran 23,24 mungkin karna muka nya muda banget”jawab zhifa ragu tetapi dari kosa kata nya raka seperti om om atau tua dari zhifa jauh.
“haha iya anggap saja begitu”
“kamu kuliah kan dimana?" raka hanya menebak saja sebenernya ia juga tidak mau banyak tanya tetapi ia juga tidak mau berdiam diri dengan zhifa tanpa ada topik pembicaraan.
“Di Universitas bina bangsa”
“wah sama dong aku juga di situ”jawab raka mengubah kosa katanya yang dari saya-kamu menjadi aku-kamu. sungguh plin plan sekalia bapak raka ini.
“hah kakak belum lulus ya?? “
“haha ya gitu deh”ucap raka menggaruk tengkuk nya tak gatal bingung harus apa. ia dia belum lulus kok maksudnya belum lulus S3.
“Aku pindahan dari bandung aku msh baru disini"
“oh mahasiswa baru dong ya”
Mereka terus berbincang bincang sampai sore akhirnya zhifa pamit pulang karna takut bunda nya mencari.
...----------------...
__ADS_1
"assalamu’alaikum”salam zhifa, zhifa mendorong pintunya tapi ke kunci lalu ia mengambil kunci cadangan di tas nya dan membuka pintu, karna pintu masih terkunci berarti bunda nya belum pulang.
“Tumben bunda belum pulang”tanya zhifa ntah sama siapa ia bertanya
Zhifa menaiki tangan baru setengah tangga ia mendengar suara bunda nya mengucap salam lalu zhifa kembali turun dan melihat bunda nya
“assalamu’alaikum”
“Waalaikumsalam bunda kok tumben baru pulang bun”tanya zhifa
“iya toko tadi rame, oh iya bsk bunda mau ke Yogyakarta yah zhif”pamit bunda
“Loh ngapain bun”
“kamu lupa bunda kan ada buka cabang baru di sana jadi besok acara pembukaan toko bunda jadi bunda harus kesana lah”jelas arum
“oh iya zhifa lupa “kekeh zhifa memamerkan senyum manisnya.
“berapa hari bunda kesana”
“mungkin semingguan kamu gak papa kan soalnya kan msh baru jadi bunda harus pantau tros”
“gak papa kok yaudh zhifa naik mau mandi “lalu zhifa menaiki tangga badan nya sudah lengket sekarang meskipun ia sempat do mandiin di lapangan tapi sama aja air keran disana sangat lengket.
“iya”
Tak heran bunda nya membuka cabang di luar kota zhifa sudah sering di tinggal oleh arum sekarang bunda nya sudah mempunyai 15 cabang di berbagai daerah kadang juga arum selalu keluar kota untuk melihat toko kue nya.Dam zhifa sudah terbiasa di tinggal oleh bunda nua pergi pergi sedari kecil.
Tok tok tok
Zhifa yang msh bergelung selimut pun terusik Karna ketukan pintu kamar nyam
“Zhifa “panggil arum
Cklekk
“Tumben banget di kunci kamar nya”
“Bunda mau pergi ke Bandara soalnya bentar lagi take off pesawat nya"
“loh bun ini msh jam 3 katanya jam 7 gimana sih”tanya zhifa karna semalam arum berkata akan pergi jam 7 sekarang saja msh jam 3. jam 3 kurang 15 tetapi bundanya mau pergi huh tidak ada jam lain lan bahkan ia sesnag bermimpi pun harus kepotong sekarang.
“Pesawat gak ada lagi yang berangkat selain jam 4 ini adanya pada besok jadi bunda majuin ajalah”
Zhifa hanya menggangguk “yaudh bunda hati² ya, mau gak zhifa anter ke bandara bun”tawar zhifa
“Halah gak ush nyawa nya belum ngumpul gitu mau nganter bunda”kekeh arum
“tp bunda mau naik apa kesana nya”
“naik taksi online lah “
“jangan bun? Begal sekarang pada nyamar jadi taksi online” cegah zhifa cepat sambil tangan nya melambaikan di depan dada.
“Udh bentar zhifa anter yah, zhifa mau cuci muka sm pakai jilbab dulu”ucap zhifa lalu masuk ke kamar mandi meninggalkan bunda nya di ambang pintu yang menggeleng lucu.
tak butuh waktu lama. zhifa berdanda sekarang ia sudah memakai celana dan sweater dan jilbab nya
“Dah bun yuk”ajak zhifa
Zhifa yang mau masuk dalam. Mobil pun di berenti kan oleh arum yang menarik ujung baju nya agar berhenti.
“Eh bunda aja yang nyetir “
“loh kenapa” heran zhifa tak terima.
“gak papa msh pagi nanti kamu msh ngantuk lagi”kekeh arum langsung masuk kedalam mobil di ikutin zhifa sesudah mencebikan bibir nya kesal.
“bunda ih” pekik zhifa
__ADS_1
l
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Karna jarak Bandara dengan rumah zhifa tak terlalu jauh jadi mereka tidak terlalu memakan banyak waktu
Sesampai di Bandara arum yang mendengar pengumuman bahwa pesawat akan lepas landas pun berpamitan dengan anak gadis nya.
“Kamu jaga rumah yah inget jangan main² di belakang bunda, tetep jaga kesehatan dan batasan okehh”pesan arum lalu mencium puncuk kepala anak nya dengan hangat.
“iya bunda hati² ya jangan luoa jaga kesehatan juga”ucap zhifa mencium punggung tangan arum.
“yaudh bunda pergi assalamu’alaikum”salam arum melambaikan tangan nya
“waalaikumsalam , dadahh bundaa”balas zhifa melambaikan tangan nya.
Setelah melihat bunda nya masuk ke pesawat zhifa langsung melesatkan mobil nya menuju ke rumah, zhifa yang tak pernah melihat terbitnya matahari saat berada di jalan sekarang dapat ia lihat..sangat indah ternyata mataharu muncul dengan malu malu.
Sebelum sampai ke rumah ia mampir dulu ke tempat bubur ayam ia sedang ingin makan bubur tetapi ia malas pulang dan masak jadi lah dia berhenti sebentar untuk sarapan.
“Mang bubur nya 1 yah”pesen zhifa
“sip neng”ucap penjual bubur
Setelah menunggu 15 menit bubur ayam zhifa datang dan di terima oleh senang hati.oleh zhifa.
“makasih mang”
Zhifa makan begitu tenang meskipun masih pagi banyak yang membeli bubur itu tetapi zhifa tak menghirau kan nya yang penting sekarang perutnya sedang lapar.
“loh zhifa “
Zhifa mendongak “melvan”
“kamu ngapain makan bubur di situ zhif” ujar melvan
“ya gakpapa emang gak boleh ya makan bubur di sini”jawab zhifa ngenggas tetapi malah lucu di mata melvan dan mengganggap hanya candaan saja ya walaupun aslinya memang bercanda.
“haha ya gak gitu lah”melvan terkekeh saja melihat respon zhifa yang menggemaskan.
Melvan duduk di samping zhifa “tumben pagi² ini msh jam 6 dah nongkrong aja di tempat bubur”tanya melvan
“Iya habis nya laper tadi habis nganter bunda ke bandara”
“loh bunda kemana? “
“ke Jogja mau pembukaan toko baru”
“kamu ngapain di sini”tanya zhifa bukan apa karna komplek melvan dan tukang bubur itu jauh jadi jika melvan hanya lewat itu tidak mungkin.
“ tadi mommy aku pingin bubur yang di sini”zhifa hanya ber oh ria saja.
“Em zhifa aku mau ngomong “
“loh ini kan kamu udah ngomong “canda zhifa
“Bukan aku mau ngomong kalau aku... “melvan menarik nafas nya karna ucapan nya terpotong karna tukang bubur
“Kalau aku? “tanya zhifa mengkerutkan kening nya.
“kalau aku”lagi² ucapanya terpotong karna sering ponsel
"siapa sih ganggu banget" gumam melvan kesal
“haha”tawa zhifa lepas saat melihat muka kesal melvan yanh baru pertama kali zhifa liat dan itu sangat lucu.
“eh zhif aku pulang dulu yah ini tadi mommy ku udah telp nanyakin bubur nya” pamit melvan melupakan ucapan nya tadi.
“oke okee nanti aja sambung kalau aku nya”gurau zhifa
__ADS_1
Lalu mobil melvan langsung pergi dari penjual bubur dan zhifa yang selesai makan langsung membayar bubur nya dan pulang.
jangan lupa like and komen nyaaaa😍