
kayak nya di part sebelumnya author ada salah ketik jadi maklum yah kalau sm part ini berubah tapi udah author benerin kok.hehe
.
.
.
Zhifa dan raka menghampiri di mana orang tua mereka bersantai dan mereka berdua nyaris tertawa melihat penampilan orang tua mereka seperti anak muda tanpa anak.lihat lah papa galang dan ayah angga memakai celana jins pendek berwarna hitam dengan di padukan baju pantai warna hijau dan biru sedangkan mama della dan mama lisa memakai tunik tanpa lengan sedangkan bunda arum memakai rok plisket warna dongker sama baju putih nya. Jangan lupakan kacamata hitam dan topi Yang bertengger di kepala mereka.
“Maaf smua nya kita telat” ucap zhifa saat tiba di hadapan mereka smua.mereka smua kaget ya tentu saja kaget orang lagi berjemur tiba tiba di ajak ngomong.
“Astagfirullah zhifa kamu mau buat bunda jantungan ya” bunda arum langsung duduk dan melepas kacamata nya dan menatap menantu dan putri nya.
“hehe maaf bun “
“eh pengantin baru udah turun..gimana gimana nyenyak gak ? Ya enak lah kasur villa kan empuk ,empuk banget malah”mama della bertanya tetapi ia juga yang menjawab untuk menggoda sepasang pengantin itu.
Pipi zhifa memerah malu dengan godaan mertua nya.” Maaf ya ma jadi ngerepotin kalian jaga za nya”
“eh santai aja lah lagian bukan kita yang jaga tapi para babu kita” ujar galang santai yang di maksud babu oleh angga adalah para anak² mereka termasuk tania dan risa.
Mama della melotot memukul lengan suami nya “ papa ih “
“hahaha”
.
.
.
Tania sedang mengajak za menepi dari pinggir pantai karna matahari juga hampir di atas kepala dan cuaca nya yang sangat panas itu membuat tania kasian kepada bayi mungil itu panasan.takut takut jika hitam kan dia juga yang kena omel emak sama bapak nya.
Untuk saja tania membawa topi jadi bisa ia pakekan ke za dulu untuk menutupi kepada balita itu.tiba² angin berhembus kencang membuat topi itu terbang terbawa angin.
“yahh terbang” ujar tania memandangi kebelakang topi nya memang tak di udara tapi di bawah tak mungkin juga ia ber lari mengejar degan keadaan menggendong za.
“Empi ty empi” (topi onty topi) .
“iya topi nya terbang yaudh gak papa kita minta sama mama zhifa yah”
__ADS_1
Saat tqnia melanjutkan langkah nya tiba tiba ada seseorang menepuk pundak nya “ permisi nona”
“eh iya” ujar nya membalikan badan.
Kedua nya sama sama kaget dan terbengong memikirkan sesuatu di dalam pikiran mereka masing masing.lamunan mereka buyar saat za memberontak ingin meraih topi yang ada di tangan laki laki itu.
“ apa ini topi anak mu nona” laki laki itu mengangkat topi bertanya ke pada tania.
“eh iya om makasih yah” tania mengambil topi itu dari tangan laki² itu dengan tersenyum tipis.
Laki laki itu menatap tania dengan tatapan datar dan dingin sbil berbatin “ apakah aku setua itu ? Ini kedua kalinya aku bertemu dengan nya bahkan ia memanggil ku om.. Lalu apa bedanya dengan dia sudah punya anak bahkan aku saja belum menikah ?”
Yah kalian ingat bukan laki laki itu adalah laki laki yang pernah menabrak tania di depan toko kue waktu itu.
Tania tak mendapatkan balasan dari pria itu lalu berbalik tujuan nya adalah villa karna pasti balita ini sudah letih bermain sadari tadi.
“tunggu” cejah laki laki itu.
“siapa nama mu nona? Dan mengapa kau selalu memanggil ku om” tanya laki² itu.
“saya tania dan em anu karna muka om seperti nya lebih tua dari saya jadi saya e...”
“saya tidak setua itu nona..nama ku deon sama umur ku baru menginjak 29 tahun jadi berhenti memanggil ku om”
“lah bahkan umur ku dengan nya selisih 7 tahun masa salah manggil om” gumam tania tapi pendengaran deon sepertinya sangat tajam jadi ia mempu mendengar gumaman tania.
Tiba tiba ta ia merasa gugup karna tatapan datar deon tidak saat awal mereka bertemu “em maaf o- eh tuan “
“tania” seru zhifa memanggil tania saat melihat gadis itu zhifa dan raka menghampiri tania dan za sedang berbicara dengan seorang pria takut terjadi apa apa jadi zhifa mendekati saja.
“zhifa! Wahh pengantin baru haha kenapa kalian turun kenapa tidak berada di kamar saja semalam “ goda tania kenapa kembaran nya itu.
Deon mengernyit melihat tingkah gadis ah bukan wanita mungkin pikir deon karna sudah mempunyai anak.ia sudah berubah ceria dan tak gugup kepada orang lain berarti tania bisa membuat suasana hati nya berubah ubah.
“Diam lah tania berhenti menggoda ku” kesal zhifa tidak di sana tidak di sini selalu saja di goda smua orang.tania melihat raut kesal zhifa lalu tertawa sampai sampai za yang melihat onty nya tertawa ikut tertawa sepertinya balita itu memahami topik mereka saja.
Deon memandang tania tertawa tiba tuba jantung nya berdetak kencang dan merasakan hal yang aneh di tubuh nya.
“loh deon sejak kapan kau ada apa disini?” tanya raka yang baru menyadari deon di hadapan tania itu sama hal nya dengan deon iya juga kaget saat raka bertanya itu.
“Raka! Ah aku sedang berlibur disini menikmati hari santai ku” lalu mereka berdua berpelukan ala laki laki.
“ku kira kau betah di negeri orang sampai tak ingin pulang ke Indonesia”
__ADS_1
“mana mungkin aku tidak kembali sedangkan ortu gue disini lagian gue udah 1 bulanan mungkin di indo” sahut deon bahkan mereka melupakan 2 wanita yang di hadapan mereka.
“zhif lo kenal laki² itu” bisik tania mendekatkan dengan yg fa tapi padangan mereka masih tertuju pada para lelaki itu yang asik mengobrol itu.
“gue gak kenal tuh selama gue nikah mas raka belum pernah ngenalin temn nya ke gue” balas zhifa sama seperti tania tadi dengan cara berbisik.
“oh iya kenapa lo tadi sama tania,lo kenal sama dia?” tanya raka.
Deon menggeleng “ engga gue gak sengaja ketemu dia tadi topi anak nya terbang jadi gue ambilin”
Raka menggangguk mengerti deon pikir anak tang di gendong tania adalah anak tania .
“ini kenalin istri gue zhifa”
Zhifa mengatupkan tangan nya sedikit menunduk “ zhifa”
Deon juga mengikuti yang di lakukan zhifa” deon sahabat nya raka waktu kuliah”
“dan pasti lo dah kenal ini tania kembaran istri gue”
Mereka saling pandang tidak ad yang berkenalan hanya tatap² an saja.
“Pa-pa” panggil za entah kepada siapa yang pasti ia melihat raka dan deon bergantian.
“Oh ya deon kenalin dia anak gue zaylyla panggil aja za” raka mengambil za dari tangan tania lalu mengendong nya.
“Lucu sekali dia tapi bukan kah kau baru menikah kata mu lalu?”
“dia anak ku”
Deon tak mau bertanya lagi lalu menatap tania yang berbicara dengan zhifa.deon telah berpikir bahwa tania sudah memiliki anak ternyata balita itu adalah anak raka sahabat nya masa kuliah bukan anak tania.
Raka dan deon itu adalah sahabat di masa SMA tetapi hanya 1 tahun karna deon adalah anak pindahan lalu mereka kuliah di negara yang berbeda tetapi mereka di pertemukan di amerika lagi semasa s2 di sana .
Risa sedang makan di restoran bersama tania dan si kembar tetapi mereka smua sudah pergi ke villa karna ada urusan masing² .jadi tinggal lah risa sendiri di restoran sudah 25 menit ia selesai makan dan hanya duduk² saja sambil mengaduk aduk Minuman nya.
“hai kita bertemu lagi ternyata disini haha” ucap seorang laki² menghampiri seorang wanita yang sedang duduk di kursi.
Sontak wanita itu menoleh ke belakang dan mata nya membolat sempurna dan menegamg
“Kau—“
__ADS_1
“aku menemukan mu honey” dengan tersenyum smirk menatap wanita di depan nya seolah ingin memakan wanita itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...